๐ดKorban Banjir Nepal Selamat Setelah Terkubur Berhari-hari, Ungkap Air Bah Datang dalam 5 Menit
์ง๊ธ ๋ณด๊ณ ์๋ ์์
๐ดKorban Banjir Nepal Selamat Setelah Terkubur Berhari-hari, Ungkap Air Bah Datang dalam 5 Menit
์กฐํ์ 3,262
์์ ์ค๋ช ยท ๋๋ฌ์ ํผ์น๊ธฐ
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Banjir bandang dan longsor yang menerjang wilayah pegunungan Nepal meninggalkan pemandangan kehancuran.
Rumah-rumah tersapu arus, jalan terputus, bangunan tertimbun lumpur dan bebatuan, sementara ratusan orang masih dinyatakan hilang.
Namun, di tengah kepungan air, lumpur dan reruntuhan, operasi penyelamatan menghadirkan sejumlah kisah yang nyaris sulit dipercaya.
Setelah berjam-jam hingga berhari-hari berada dalam kondisi ekstrem, beberapa korban ditemukan masih hidup.
Salah satu momen paling menggetarkan terjadi di Timure, distrik Rasuwa.
Tim penyelamat yang sedang menyisir wilayah terdampak mendengar suara tangisan samar dari balik tanah dan bebatuan.
Mereka segera menggali sumber suara tersebut.
Di balik timbunan reruntuhan, ditemukan seorang anak perempuan berusia enam tahun yang masih hidup.
Anak itu diperkirakan telah terjebak selama tiga hari di kawasan dengan ketinggian lebih dari 2.200 meter.
Setelah berhasil dikeluarkan, kondisinya memburuk sehingga petugas segera mengevakuasinya ke pos polisi bersenjata Nepal sebelum direncanakan diterbangkan ke Kathmandu untuk mendapatkan perawatan medis.
Bagi tim penyelamat, suara tangisan dari balik reruntuhan tersebut menjadi tanda bahwa harapan belum sepenuhnya hilang di tengah kawasan yang porak-poranda.
Keajaiban berikutnya masih ditunggu dari sebuah terowongan pembangkit listrik tenaga air yang menjadi tempat terjebaknya ratusan pekerja.
Setelah banjir bandang dan longsor menerjang kawasan tersebut, para pekerja terperangkap di dalam terowongan. Kondisi di luar lokasi menyulitkan proses evakuasi, sementara waktu terus berjalan.
Pada 29 Agustus, tentara Nepal mulai mengebor lapisan lumpur dan memasukkan udara ke dalam terowongan.
Langkah itu dilakukan untuk meningkatkan peluang bertahan hidup para pekerja yang masih berada di dalam.
Pemerintah Nepal memperkirakan lebih dari 100 pekerja kemungkinan masih hidup di dalam terowongan. Sebelumnya, tim penyelamat telah berhasil mengevakuasi 279 pekerja ke tempat aman.
Personel penyelamat dari India dan China juga turut membantu Nepal menghadapi operasi yang sangat kompleks tersebut.
Di tengah situasi yang serba tidak pasti, setiap celah yang berhasil dibuka, setiap suara yang terdengar, dan setiap korban yang ditemukan hidup menjadi alasan bagi tim penyelamat untuk terus menggali.
Di sisi lain, kesaksian korban selamat mengungkap kepanikan banjir bandang yang menerjang Nepal dan datang jauh lebih cepat dari perkiraan.
Seorang warga bernama Mehrutha mengatakan banjir yang diperkirakan tiba dalam 30 menit ternyata datang hanya dalam waktu lima menit.
Saat itu, Mehrutha dan warga lainnya sedang menjalani aktivitas di rumah sebelum tiba-tiba diterjang arus banjir.
Banjir deras bahkan menghanyutkan sejumlah toko dan bangunan yang berada di sekitar permukiman.
Sebagian warga berhasil menyelamatkan diri dengan menggunakan jalan menuju dataran yang lebih tinggi di sisi gunung.
Sementara itu, warga yang berada di kawasan lebih rendah menuju Bidur dilaporkan banyak yang kehilangan nyawa.
Petugas pencarian terus menyisir wilayah terdampak menggunakan anjing pelacak, sementara alat berat dikerahkan untuk membersihkan puing-puing.
Lebih dari 15.000 personel keamanan bersama helikopter dan tim darat terus melakukan pencarian, penyelamatan, serta evakuasi di tengah rusaknya jalan, jembatan, dan jaringan komunikasi.
https://www.viory.video/en/videos/a3022_29082026/skyway-to-safety-nepal-helicopters-airlift-survivors-from-valleys-cut-off-by-deadly-floods
https://www.viory.video/en/videos/a3053_28082026/tunnel-of-mud-part-two-more-stunning-images-of-those-survivors-of-deadly-deluge
https://www.viory.video/en/videos/a3050_28082026/tunnel-miracle-two-rescued-alive-from-flooded-nepal-hydropower-tunnel-after-being-trapped-since-wednesday
https://www.viory.video/en/videos/a3020_29082026/going-under-muddy-floodwater-swallows-riverside-buildings-as-yongjiang-surges-through-nanning
(Tribun-Video.com)
Program: Hot Topic
Editor Video: Difa Isnaeni Azizah
#viory
TRIBUN-VIDEO.COM - Banjir bandang dan longsor yang menerjang wilayah pegunungan Nepal meninggalkan pemandangan kehancuran.
Rumah-rumah tersapu arus, jalan terputus, bangunan tertimbun lumpur dan bebatuan, sementara ratusan orang masih dinyatakan hilang.
Namun, di tengah kepungan air, lumpur dan reruntuhan, operasi penyelamatan menghadirkan sejumlah kisah yang nyaris sulit dipercaya.
Setelah berjam-jam hingga berhari-hari berada dalam kondisi ekstrem, beberapa korban ditemukan masih hidup.
Salah satu momen paling menggetarkan terjadi di Timure, distrik Rasuwa.
Tim penyelamat yang sedang menyisir wilayah terdampak mendengar suara tangisan samar dari balik tanah dan bebatuan.
Mereka segera menggali sumber suara tersebut.
Di balik timbunan reruntuhan, ditemukan seorang anak perempuan berusia enam tahun yang masih hidup.
Anak itu diperkirakan telah terjebak selama tiga hari di kawasan dengan ketinggian lebih dari 2.200 meter.
Setelah berhasil dikeluarkan, kondisinya memburuk sehingga petugas segera mengevakuasinya ke pos polisi bersenjata Nepal sebelum direncanakan diterbangkan ke Kathmandu untuk mendapatkan perawatan medis.
Bagi tim penyelamat, suara tangisan dari balik reruntuhan tersebut menjadi tanda bahwa harapan belum sepenuhnya hilang di tengah kawasan yang porak-poranda.
Keajaiban berikutnya masih ditunggu dari sebuah terowongan pembangkit listrik tenaga air yang menjadi tempat terjebaknya ratusan pekerja.
Setelah banjir bandang dan longsor menerjang kawasan tersebut, para pekerja terperangkap di dalam terowongan. Kondisi di luar lokasi menyulitkan proses evakuasi, sementara waktu terus berjalan.
Pada 29 Agustus, tentara Nepal mulai mengebor lapisan lumpur dan memasukkan udara ke dalam terowongan.
Langkah itu dilakukan untuk meningkatkan peluang bertahan hidup para pekerja yang masih berada di dalam.
Pemerintah Nepal memperkirakan lebih dari 100 pekerja kemungkinan masih hidup di dalam terowongan. Sebelumnya, tim penyelamat telah berhasil mengevakuasi 279 pekerja ke tempat aman.
Personel penyelamat dari India dan China juga turut membantu Nepal menghadapi operasi yang sangat kompleks tersebut.
Di tengah situasi yang serba tidak pasti, setiap celah yang berhasil dibuka, setiap suara yang terdengar, dan setiap korban yang ditemukan hidup menjadi alasan bagi tim penyelamat untuk terus menggali.
Di sisi lain, kesaksian korban selamat mengungkap kepanikan banjir bandang yang menerjang Nepal dan datang jauh lebih cepat dari perkiraan.
Seorang warga bernama Mehrutha mengatakan banjir yang diperkirakan tiba dalam 30 menit ternyata datang hanya dalam waktu lima menit.
Saat itu, Mehrutha dan warga lainnya sedang menjalani aktivitas di rumah sebelum tiba-tiba diterjang arus banjir.
Banjir deras bahkan menghanyutkan sejumlah toko dan bangunan yang berada di sekitar permukiman.
Sebagian warga berhasil menyelamatkan diri dengan menggunakan jalan menuju dataran yang lebih tinggi di sisi gunung.
Sementara itu, warga yang berada di kawasan lebih rendah menuju Bidur dilaporkan banyak yang kehilangan nyawa.
Petugas pencarian terus menyisir wilayah terdampak menggunakan anjing pelacak, sementara alat berat dikerahkan untuk membersihkan puing-puing.
Lebih dari 15.000 personel keamanan bersama helikopter dan tim darat terus melakukan pencarian, penyelamatan, serta evakuasi di tengah rusaknya jalan, jembatan, dan jaringan komunikasi.
https://www.viory.video/en/videos/a3022_29082026/skyway-to-safety-nepal-helicopters-airlift-survivors-from-valleys-cut-off-by-deadly-floods
https://www.viory.video/en/videos/a3053_28082026/tunnel-of-mud-part-two-more-stunning-images-of-those-survivors-of-deadly-deluge
https://www.viory.video/en/videos/a3050_28082026/tunnel-miracle-two-rescued-alive-from-flooded-nepal-hydropower-tunnel-after-being-trapped-since-wednesday
https://www.viory.video/en/videos/a3020_29082026/going-under-muddy-floodwater-swallows-riverside-buildings-as-yongjiang-surges-through-nanning
(Tribun-Video.com)
Program: Hot Topic
Editor Video: Difa Isnaeni Azizah
#viory
Tribunnews ๋ค๋ฅธ ์์
2 Siswa SMK PKL Ditemukan Tewas Mengenaskan di Bengkel Ketok Magic Mimika, Leher Korban Terluka
์กฐํ์ 310
Mini Grand Canyon di Indonesia, Imbas Sungai Bogowonto Purworejo Surut
์กฐํ์ 24
Terduga Pelaku Pembunuhan Wanita yang Ditemukan Membusuk di Kebun Sawit Desa Kace Ditangkap Polisi
์กฐํ์ 168
Gus Ipul soal Kericuhan di Muktamar NU: Bagian dari Aspirasi, Sekarang Sudah Reda Itu Lah Kami
์กฐํ์ 416
Sudaryono Tegaskan Uang MBG Milik Rakyat, Ingatkan SPPG Tak Lalai Kelola Anggaran: Wajib Ada Laporan
์กฐํ์ 72
๐ดLIVE: 2 Siswa SMK PKL Ditemukan Tewas Mengenaskan di Bengkel Ketok Magic Mimika, Leher Terluka
์กฐํ์ 435
๐ดLIVE: Mayat Wanita Membusuk di Kebun Sawit Desa Kace, Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pembunuhan
์กฐํ์ 474
Rekaman Video Perlihatkan Dahsyatnya Banjir Bandang yang Terjang Luzon Filipina
์กฐํ์ 160