Gus Kikin Terpilih Jadi Ketum PBNU, Benarkah Ada Campur Tangan Istana? Gus Ipul Buka Suara
지금 보고 있는 영상
Gus Kikin Terpilih Jadi Ketum PBNU, Benarkah Ada Campur Tangan Istana? Gus Ipul Buka Suara
조회수 6,903
영상 설명 · 눌러서 펼치기
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Ketua Panitia Pelaksana Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul membantah tuduhan adanya intervensi pemerintah dalam proses pemilihan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) periode 2026–2031.
Gus Ipul memastikan seluruh tahapan pemilihan yang menetapkan KH Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin) sebagai Ketua Umum PBNU berlangsung tanpa campur tangan maupun tekanan dari pihak luar.
“Tidak ada intervensi, tidak ada hal-hal yang perlu dikhawatirkan dalam proses muktamar ini,” ujar Gus Ipul saat ditemui wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (31/8/2026).
Pernyataan tersebut disampaikan untuk meredam isu yang menyebut adanya keterlibatan pihak Istana Negara dalam mengarahkan paket calon Rais Aam dan Ketua Umum PBNU.
Menurut Gus Ipul, kabar yang beredar di media sosial mengenai dinamika pemilihan sering kali berbeda dengan fakta yang terjadi di lokasi muktamar. Ia mencontohkan bahwa kekhawatiran yang sempat muncul sebelum acara tidak terbukti saat pelaksanaan.
“Banyak isu di luar sana. Banyak sekali, dulu tahu sendiri kan isunya kayak apa ini. Tapi, ternyata lihat, semua berjalan lancar,” kata Gus Ipul.
Ia pun meminta publik tidak menelan mentah-mentah perbincangan di platform digital.
“Berita-berita yang selama ini kita lihat di media sosial kadang-kadang itu jauh dari kenyataan. Jadi, saya bisa pastikan bahwa tidak ada itu intervensi,” tegasnya.
Gus Kikin Terpilih Mufakat Lewat AHWA
Proses penentuan Ketua Umum PBNU resmi tuntas pada Senin (31/8/2026) pagi di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur. Pemilihan dilakukan melalui forum musyawarah Ahlul Halli Wal Aqdi (AHWA), yakni badan khusus yang terdiri dari para ulama senior untuk menentukan pimpinan tertinggi NU.
Perwakilan AHWA KH Anwar Iskandar membacakan langsung penetapan hasil musyawarah tersebut.
“Setelah melakukan musyawarah dari lima nama calon, maka AHWA secara mufakat memilih KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin menjadi Ketua Umum PBNU masa khidmat 2026–2031,” ujar Kiai Anwar. (*)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Gus Kikin jadi Ketum PBNU, Gus Ipul Tepis Isu Paket Pesanan Istana, https://www.tribunnews.com/nasional/7876050/gus-kikin-jadi-ketum-pbnu-gus-ipul-tepis-isu-paket-pesanan-istana.
Program: Tribunnews Update
Editor Video: Ramadhan Aji Prakoso
Uploader: Radifan Setiawan
TRIBUN-VIDEO.COM - Ketua Panitia Pelaksana Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul membantah tuduhan adanya intervensi pemerintah dalam proses pemilihan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) periode 2026–2031.
Gus Ipul memastikan seluruh tahapan pemilihan yang menetapkan KH Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin) sebagai Ketua Umum PBNU berlangsung tanpa campur tangan maupun tekanan dari pihak luar.
“Tidak ada intervensi, tidak ada hal-hal yang perlu dikhawatirkan dalam proses muktamar ini,” ujar Gus Ipul saat ditemui wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (31/8/2026).
Pernyataan tersebut disampaikan untuk meredam isu yang menyebut adanya keterlibatan pihak Istana Negara dalam mengarahkan paket calon Rais Aam dan Ketua Umum PBNU.
Menurut Gus Ipul, kabar yang beredar di media sosial mengenai dinamika pemilihan sering kali berbeda dengan fakta yang terjadi di lokasi muktamar. Ia mencontohkan bahwa kekhawatiran yang sempat muncul sebelum acara tidak terbukti saat pelaksanaan.
“Banyak isu di luar sana. Banyak sekali, dulu tahu sendiri kan isunya kayak apa ini. Tapi, ternyata lihat, semua berjalan lancar,” kata Gus Ipul.
Ia pun meminta publik tidak menelan mentah-mentah perbincangan di platform digital.
“Berita-berita yang selama ini kita lihat di media sosial kadang-kadang itu jauh dari kenyataan. Jadi, saya bisa pastikan bahwa tidak ada itu intervensi,” tegasnya.
Gus Kikin Terpilih Mufakat Lewat AHWA
Proses penentuan Ketua Umum PBNU resmi tuntas pada Senin (31/8/2026) pagi di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur. Pemilihan dilakukan melalui forum musyawarah Ahlul Halli Wal Aqdi (AHWA), yakni badan khusus yang terdiri dari para ulama senior untuk menentukan pimpinan tertinggi NU.
Perwakilan AHWA KH Anwar Iskandar membacakan langsung penetapan hasil musyawarah tersebut.
“Setelah melakukan musyawarah dari lima nama calon, maka AHWA secara mufakat memilih KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin menjadi Ketua Umum PBNU masa khidmat 2026–2031,” ujar Kiai Anwar. (*)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Gus Kikin jadi Ketum PBNU, Gus Ipul Tepis Isu Paket Pesanan Istana, https://www.tribunnews.com/nasional/7876050/gus-kikin-jadi-ketum-pbnu-gus-ipul-tepis-isu-paket-pesanan-istana.
Program: Tribunnews Update
Editor Video: Ramadhan Aji Prakoso
Uploader: Radifan Setiawan
Tribunnews 다른 영상
🔴MOMSPIRATION: Anak Susah Sikat Gigi? Yuk Simak Tips & Trick dari Dokter gigi anak
Paris Memanas! Massa Lempar Bom Molotov hingga Petugas Polisi Terbakar dalam Aksi Demonstrasi
조회수 144
Godzilla El Nino Turun ke Jakarta! Aktivis Desak Pemerintah Hentikan Investasi Energi Fosil Sekarang
조회수 50
🔴LIVE: Raffi Ahmad dan Polda Metro Jaya Minta Maaf soal Polemik "Mahasewa" saat Acara Sumpah Pemuda
조회수 1,191
Laka Maut di Mesir! Minibus Tabrak Truk, 10 Tewas dan 24 Terluka: Mereka Hanya Cari Nafkah
조회수 123
Badai PHK Hantam Singapura, Cetak Rekor Tertinggi sejak Pandemi Covid-19, Kini Tembus 4.800 Pekerja
조회수 1,611
Ben-Gvir Tuduh Partai Arab Curangi Pemilu Israel! Qatar Dituding Danai Dugaan Kecurangan
조회수 1,096
Motif Penyerangan Berdarah di Kampung Ambon Terungkap, Dendam Dibalas Parang dan Senjata Api
조회수 4,765