๐ดGRIB Jaya Akui Hercules Ada di Lokasi Kericuhan Demo DPR, Polisi Dalami Dugaan Keterlibatan Ormas
์ง๊ธ ๋ณด๊ณ ์๋ ์์
๐ดGRIB Jaya Akui Hercules Ada di Lokasi Kericuhan Demo DPR, Polisi Dalami Dugaan Keterlibatan Ormas
์กฐํ์ 20,905
์์ ์ค๋ช ยท ๋๋ฌ์ ํผ์น๊ธฐ
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru.
TRIBUN-VIDEO.COM - Ketua GRIB Jaya, Rosario de Marshall alias Hercules disebut berada di lokasi kericuhan pascademo DPR pada Kamis (27/8).
Terkait hal itu, GRIB Jaya membenarkan dan mengungkap alasan Hercules berada di lokasi kericuhan.
Kuasa hukum GRIB Jaya, Wilson Colling buka suara terkait hal itu.
Menurut Wilson, keberadaan Hercules di lokasi kericuhan untuk membubarkan massa.
Terlebih dalam video yang beredar di media sosial, Hercules berteriak 'pulang' kepada orang-orang yang berada di pinggir jalan.
Wilson menyebut seruan Hercules sebagai imbauan agar massa meninggalkan lokasi.
Pasalnya, dikatakan situasi saat itu sudah tidak kondusif.
โSeruan untuk โpulangโ justru dapat dimaknai sebagai imbauan agar masyarakat atau massa meninggalkan lokasi secara tertib ketika situasi sudah tidak kondusif,โ kata Wilson
Saat ditanya sosok yang memberikan perintah Hercules ikut membubarkan massa, Wilson tidak menjawab.
Ia hanya mengingatkan menghormati hak masyarakat untuk menyampaikan aspirasi.
Wilson juga mengingatkan pentingnya menjaga ketertiban dan keamaan saat penyampaian pendapat di muka umum.
Sementara itu, Polisi saat ini masih mendalami dugaan keterlibatan ormas saat kericuhan pecah di sekitaran Gedung DPR RI, Jakarta Pusat seusai demo pada Kamis (27/8/2026).
Adapun sebelumnya sempat beredar narasi di media sosial bahwa kerusuhan yang pecah dan mengakibatkan satu lansia tewas disebabkan ulah ormas.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto dalam konferensi pers pada Jumat (28/8/2026) di Jakarta Selatan mengatakan pihaknya masih mengumpulkan fakta terkait dugaan tersebut.
Disinggung mengenai adanya keterlibatan pimpinan GRIB Jaya, Hercules, Budi meminta masyarakat agar tak mudah mempercayai informasi yang beredar di media sosial.
Menurutnya, banyak unggahan di media sosial yang berisi disinformasi, provokasi, hingga hoaks.
Budi lantas mencontohkan sejumlah unggahan lama yang kembali disebarkan seolah-olah menggambarkan situasi terkini.
Terkait kerusuhan yang terjadi, polisi mengamankan total 322 orang, sebanyak 45 di antaranya ditetapkan jadi tersangka.
Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti terkait kerusuhan ini.
(Tribun-Video.com)
Program: Hot Topic
Editor Video: Agilio OktoViasta
TRIBUN-VIDEO.COM - Ketua GRIB Jaya, Rosario de Marshall alias Hercules disebut berada di lokasi kericuhan pascademo DPR pada Kamis (27/8).
Terkait hal itu, GRIB Jaya membenarkan dan mengungkap alasan Hercules berada di lokasi kericuhan.
Kuasa hukum GRIB Jaya, Wilson Colling buka suara terkait hal itu.
Menurut Wilson, keberadaan Hercules di lokasi kericuhan untuk membubarkan massa.
Terlebih dalam video yang beredar di media sosial, Hercules berteriak 'pulang' kepada orang-orang yang berada di pinggir jalan.
Wilson menyebut seruan Hercules sebagai imbauan agar massa meninggalkan lokasi.
Pasalnya, dikatakan situasi saat itu sudah tidak kondusif.
โSeruan untuk โpulangโ justru dapat dimaknai sebagai imbauan agar masyarakat atau massa meninggalkan lokasi secara tertib ketika situasi sudah tidak kondusif,โ kata Wilson
Saat ditanya sosok yang memberikan perintah Hercules ikut membubarkan massa, Wilson tidak menjawab.
Ia hanya mengingatkan menghormati hak masyarakat untuk menyampaikan aspirasi.
Wilson juga mengingatkan pentingnya menjaga ketertiban dan keamaan saat penyampaian pendapat di muka umum.
Sementara itu, Polisi saat ini masih mendalami dugaan keterlibatan ormas saat kericuhan pecah di sekitaran Gedung DPR RI, Jakarta Pusat seusai demo pada Kamis (27/8/2026).
Adapun sebelumnya sempat beredar narasi di media sosial bahwa kerusuhan yang pecah dan mengakibatkan satu lansia tewas disebabkan ulah ormas.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto dalam konferensi pers pada Jumat (28/8/2026) di Jakarta Selatan mengatakan pihaknya masih mengumpulkan fakta terkait dugaan tersebut.
Disinggung mengenai adanya keterlibatan pimpinan GRIB Jaya, Hercules, Budi meminta masyarakat agar tak mudah mempercayai informasi yang beredar di media sosial.
Menurutnya, banyak unggahan di media sosial yang berisi disinformasi, provokasi, hingga hoaks.
Budi lantas mencontohkan sejumlah unggahan lama yang kembali disebarkan seolah-olah menggambarkan situasi terkini.
Terkait kerusuhan yang terjadi, polisi mengamankan total 322 orang, sebanyak 45 di antaranya ditetapkan jadi tersangka.
Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti terkait kerusuhan ini.
(Tribun-Video.com)
Program: Hot Topic
Editor Video: Agilio OktoViasta
Tribunnews ๋ค๋ฅธ ์์
Demo Biaya Hidup di Perancis Memanas saat Halloween: 500+ Orang Ditangkap, Polisi Diserang Molotov
์กฐํ์ 36
Langkah Prabowo Mendadak Terhenti Gegara Dengar Pria Lantang Teriak 'Berdaulat Pak Presiden!'
์กฐํ์ 839
Terungkap Lagi Sosok Wanita Peserta Deklarasi Sumpah Pemuda di Bundaran HI Bukan Mahasiswa & Dibayar
์กฐํ์ 3,288
Raffi Ahmad & Willie Salim Kompak Mengaku Tak Tahu Apa-apa Soal Acara di Bundaran HI
์กฐํ์ 1,162
Gun Romli Desak Polisi Bongkar Gulung Sindikat Mahasiswa Gadungan: Rakyat Disuguhi Keterangan Palsu
์กฐํ์ 1,557
Yurike Prastika Ungkap Ketegaran Hadapi Kanker Stadium 4, Rela Payudaranya Diangkat Demi Kesembuhan
์กฐํ์ 660
Protes Tertahan Rombongan Prabowo, Pengendara Ramai-ramai Bunyikan Klakson Panjang
์กฐํ์ 4,207
Ferdinand Respons Putusan MA soal Suket Wapres: Jadi Bukti Kuat Gibran Layak Jadi Tersangka
์กฐํ์ 3,924