KPK Dalami Dugaan Rp106 Miliar Suap ATRBPN Danai Muktamar NU, Nama Nusron Wahid Terseret
지금 보고 있는 영상
KPK Dalami Dugaan Rp106 Miliar Suap ATRBPN Danai Muktamar NU, Nama Nusron Wahid Terseret
조회수 1,765
영상 설명 · 눌러서 펼치기
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Komisi Pemberantasan Korupsi terus mengusut dugaan kepemilikan uang ratusan miliar rupiah yang menyeret nama Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid.
Tim penyidik kini menelusuri dugaan aliran dana yang diduga membiayai operasional Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama di Jombang, Jawa Timur, akhir Agustus 2026 lalu.
Plt Direktur Penyidikan KPK, Achmad Taufik Husein, mengonfirmasi tim penyidik sedang mendalami keterlibatan Nusron Wahid dalam perkara ini.
"Tadi ditanyakan apakah benar ada penyampaian informasi terkait dengan kegiatan muktamar salah satu organisasi di Indonesia. Kita belum bisa sampaikan, tetapi ini juga menjadi substansi materi penyidikan," kata Taufik, Rabu (16/9/2026).
Ia meminta publik memahami bahwa penyidikan baru saja dimulai, dan detail aliran dana berpotensi mengganggu kelancaran proses hukum ke depan.
Dugaan aliran dana ini bermula dari operasi tangkap tangan KPK pada Senin (14/9/2026).
Tim KPK menemukan puluhan koper dan tas kardus berisi uang tunai lebih dari Rp106,3 miliar di kediaman mantan Bupati Kebumen, Arif Sugiyanto, di kawasan Cibubur.
Arif yang berstatus tersangka sekaligus orang kepercayaan Nusron, diduga menjadi operator utama di lapangan.
Ia diduga menampung dana dari berbagai pihak yang mengurus layanan pertanahan, termasuk suap perizinan Hak Guna Bangunan dari PT Summarecon Agung Tbk.
"Tolong dipahami bahwa kita tunggu proses update penyidikan ke depan. Apakah uang-uang itu dipakai atau seperti apa, itu menjadi materi penyidikan yang akan didalami," ujar Taufik.
Nusron Wahid sendiri memiliki rekam jejak panjang di NU, mulai dari memimpin Gerakan Pemuda Ansor hingga menjabat Wakil Ketua Umum PBNU periode 2022 sampai 2024.
Meski KPK telah menetapkan delapan orang tersangka, termasuk empat orang dekat Nusron, lembaga antirasuah ini belum menyematkan status tersangka kepada sang menteri.
Taufik menjelaskan, tim satgas menghadapi kendala waktu yang sangat sempit saat melakukan OTT perdana, sehingga penyidik fokus pada pihak yang terlibat langsung di lapangan.
KPK memastikan tim penyidik akan terus mengembangkan kasus dugaan suap dan gratifikasi layanan pertanahan ini.
Penyidik akan terus menggali keterangan untuk membuktikan asal-usul dan peruntukan dana ratusan miliar rupiah tersebut, termasuk memastikan keterlibatan aktor utama di baliknya.
(Tribun-Video.com)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Telusuri Jejak Rp106 M, KPK Dalami Dugaan Aliran Uang ke Muktamar NU, Nama Nusron Wahid Ikut Disorot,
https://www.tribunnews.com/nasional/7883418/telusuri-jejak-rp106-m-kpk-dalami-dugaan-aliran-uang-ke-muktamar-nu-nama-nusron-wahid-ikut-disorot.
Program: Tribunnews Update
Host: Nurma Aisyah
Reporter: Ilham Rian Pratama
Editor Video: Daniel Dwi Y
Uploader: bagus gema praditiya sukirman
TRIBUN-VIDEO.COM - Komisi Pemberantasan Korupsi terus mengusut dugaan kepemilikan uang ratusan miliar rupiah yang menyeret nama Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid.
Tim penyidik kini menelusuri dugaan aliran dana yang diduga membiayai operasional Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama di Jombang, Jawa Timur, akhir Agustus 2026 lalu.
Plt Direktur Penyidikan KPK, Achmad Taufik Husein, mengonfirmasi tim penyidik sedang mendalami keterlibatan Nusron Wahid dalam perkara ini.
"Tadi ditanyakan apakah benar ada penyampaian informasi terkait dengan kegiatan muktamar salah satu organisasi di Indonesia. Kita belum bisa sampaikan, tetapi ini juga menjadi substansi materi penyidikan," kata Taufik, Rabu (16/9/2026).
Ia meminta publik memahami bahwa penyidikan baru saja dimulai, dan detail aliran dana berpotensi mengganggu kelancaran proses hukum ke depan.
Dugaan aliran dana ini bermula dari operasi tangkap tangan KPK pada Senin (14/9/2026).
Tim KPK menemukan puluhan koper dan tas kardus berisi uang tunai lebih dari Rp106,3 miliar di kediaman mantan Bupati Kebumen, Arif Sugiyanto, di kawasan Cibubur.
Arif yang berstatus tersangka sekaligus orang kepercayaan Nusron, diduga menjadi operator utama di lapangan.
Ia diduga menampung dana dari berbagai pihak yang mengurus layanan pertanahan, termasuk suap perizinan Hak Guna Bangunan dari PT Summarecon Agung Tbk.
"Tolong dipahami bahwa kita tunggu proses update penyidikan ke depan. Apakah uang-uang itu dipakai atau seperti apa, itu menjadi materi penyidikan yang akan didalami," ujar Taufik.
Nusron Wahid sendiri memiliki rekam jejak panjang di NU, mulai dari memimpin Gerakan Pemuda Ansor hingga menjabat Wakil Ketua Umum PBNU periode 2022 sampai 2024.
Meski KPK telah menetapkan delapan orang tersangka, termasuk empat orang dekat Nusron, lembaga antirasuah ini belum menyematkan status tersangka kepada sang menteri.
Taufik menjelaskan, tim satgas menghadapi kendala waktu yang sangat sempit saat melakukan OTT perdana, sehingga penyidik fokus pada pihak yang terlibat langsung di lapangan.
KPK memastikan tim penyidik akan terus mengembangkan kasus dugaan suap dan gratifikasi layanan pertanahan ini.
Penyidik akan terus menggali keterangan untuk membuktikan asal-usul dan peruntukan dana ratusan miliar rupiah tersebut, termasuk memastikan keterlibatan aktor utama di baliknya.
(Tribun-Video.com)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Telusuri Jejak Rp106 M, KPK Dalami Dugaan Aliran Uang ke Muktamar NU, Nama Nusron Wahid Ikut Disorot,
https://www.tribunnews.com/nasional/7883418/telusuri-jejak-rp106-m-kpk-dalami-dugaan-aliran-uang-ke-muktamar-nu-nama-nusron-wahid-ikut-disorot.
Program: Tribunnews Update
Host: Nurma Aisyah
Reporter: Ilham Rian Pratama
Editor Video: Daniel Dwi Y
Uploader: bagus gema praditiya sukirman
Tribunnews 다른 영상
Pelapor Bongkar Kejadian di Private Room Betrand Peto, Soroti Alasan Menangis karena Dilecehkan Kini
조회수 8
Rajin Olahraga Boleh Makan Gula? Ini Penjelasan Dokter
조회수 1
Perang Iran Bikin Pete Hegseth Terancam, Menhan AS Disebut di Ambang Pemakzulan
조회수 9
Kangen Band Batal Bubar, Andika Ungkap Alasan Para Personel Tetap Dianggap sebagai Saudara yang Baik
조회수 54
Sempat Disandera, Sopir Lajuran di Jayawijaya Ditemukan Tewas Ditembak KKB dan Jasad Dibakar
조회수 154
Momen Terakhir Aris Sanda Sebelum Tewas Ditembak KKB, Dipaksa Akui Papua Merdeka Sambil Diancam
Benarkah Houthi Serang Mekkah dan Madinah? Ini Fakta Sebenarnya di Balik Klaim Arab Saudi
조회수 1,515
Di Balik Pidato Singkat Purbaya hanya 30 Detik, Bagaimana Menurut Pengamat Komunikasi?
조회수 177