๐ด Erupsi Anak Krakatau, Prabowo Tegaskan Keselamatan Warga! 605 Prajurit TNI Siaga Hadapi Darurat
์ง๊ธ ๋ณด๊ณ ์๋ ์์
๐ด Erupsi Anak Krakatau, Prabowo Tegaskan Keselamatan Warga! 605 Prajurit TNI Siaga Hadapi Darurat
์กฐํ์ 16,296
์์ ์ค๋ช ยท ๋๋ฌ์ ํผ์น๊ธฐ
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru.
TRIBUN-VIDEO.COM - Presiden Prabowo Subianto memastikan pemerintah menangani dampak erupsi Gunung Anak Krakatau secara hati-hati dan terukur.
Arahan tersebut disampaikan Kepala Badan Komunikasi Pemerintah RI, Qodari, dalam rapat virtual bersama Kementerian Perhubungan pada Minggu (6/9).
Qodari mengatakan, pemerintah pusat terus memantau perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau dan potensi dampaknya.
"Pertama, Bapak Presiden dan pemerintah memantau secara cermat perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau beserta setiap potensi dampaknya," ujar Qodari.
Berbagai risiko yang dapat mengancam keselamatan masyarakat juga terus diantisipasi dan dipantau secara ketat.
Prabowo menegaskan, keselamatan warga menjadi prioritas utama pemerintah.
Tidak boleh ada kompromi dalam upaya melindungi nyawa masyarakat di tengah aktivitas Gunung Anak Krakatau yang masih berlangsung.
Sementara itu, Kodam XXI/Radin Inten menyiagakan 605 personel TNI Angkatan Darat.
Pengerahan personel dilakukan untuk membantu penanganan dampak peningkatan aktivitas Gunung Anak Krakatau (GAK).
Ratusan prajurit tersebut disiagakan pada Minggu (6/9), dan siap dikerahkan ke wilayah yang terdampak jika dibutuhkan.
Kesiapan personel diawali dengan apel di Markas Yonif TP 848/Satya Pandya Cakti, Lampung Tengah.
Pangdam XXI/Radin Inten, Mayjen TNI Kristomei Sianturi, mengatakan, pengerahan personel adalah bentuk respons cepat dan kesiapsiagaan TNI dalam menghadapi kondisi darurat.
Selain personel, Kodam juga menyiapkan berbagai kendaraan dan perlengkapan pendukung.
Di antaranya truk, kendaraan operasional, motor, mobil pemadam kebakaran, dapur lapangan, ambulans, hingga kendaraan untuk evakuasi dan distribusi logistik.
Sejumlah peralatan lainnya juga disiapkan, seperti tenda, alat kesehatan, genset, perlengkapan listrik, hingga drone untuk pemantauan udara.
Kodam XXI/Radin Inten juga terus memantau perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau dan memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah serta instansi terkait.
(Tribun-Video.com)
Program: Hot Topic
Editor Video: Agilio OktoViasta
TRIBUN-VIDEO.COM - Presiden Prabowo Subianto memastikan pemerintah menangani dampak erupsi Gunung Anak Krakatau secara hati-hati dan terukur.
Arahan tersebut disampaikan Kepala Badan Komunikasi Pemerintah RI, Qodari, dalam rapat virtual bersama Kementerian Perhubungan pada Minggu (6/9).
Qodari mengatakan, pemerintah pusat terus memantau perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau dan potensi dampaknya.
"Pertama, Bapak Presiden dan pemerintah memantau secara cermat perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau beserta setiap potensi dampaknya," ujar Qodari.
Berbagai risiko yang dapat mengancam keselamatan masyarakat juga terus diantisipasi dan dipantau secara ketat.
Prabowo menegaskan, keselamatan warga menjadi prioritas utama pemerintah.
Tidak boleh ada kompromi dalam upaya melindungi nyawa masyarakat di tengah aktivitas Gunung Anak Krakatau yang masih berlangsung.
Sementara itu, Kodam XXI/Radin Inten menyiagakan 605 personel TNI Angkatan Darat.
Pengerahan personel dilakukan untuk membantu penanganan dampak peningkatan aktivitas Gunung Anak Krakatau (GAK).
Ratusan prajurit tersebut disiagakan pada Minggu (6/9), dan siap dikerahkan ke wilayah yang terdampak jika dibutuhkan.
Kesiapan personel diawali dengan apel di Markas Yonif TP 848/Satya Pandya Cakti, Lampung Tengah.
Pangdam XXI/Radin Inten, Mayjen TNI Kristomei Sianturi, mengatakan, pengerahan personel adalah bentuk respons cepat dan kesiapsiagaan TNI dalam menghadapi kondisi darurat.
Selain personel, Kodam juga menyiapkan berbagai kendaraan dan perlengkapan pendukung.
Di antaranya truk, kendaraan operasional, motor, mobil pemadam kebakaran, dapur lapangan, ambulans, hingga kendaraan untuk evakuasi dan distribusi logistik.
Sejumlah peralatan lainnya juga disiapkan, seperti tenda, alat kesehatan, genset, perlengkapan listrik, hingga drone untuk pemantauan udara.
Kodam XXI/Radin Inten juga terus memantau perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau dan memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah serta instansi terkait.
(Tribun-Video.com)
Program: Hot Topic
Editor Video: Agilio OktoViasta
Tribunnews ๋ค๋ฅธ ์์
Ustaz Riza Muhammad Punya 30 ART, Ungkap Rumah Seluas 2.000 Meter dengan 3 Bangunan
์กฐํ์ 12,509
Bantah Mokondo, Giorgio Antonio Ajak Sarwendah Liburan ke Eropa, Tetap Live Sambil Jalan-jalan
์กฐํ์ 8,053
Instruksi Tegas Prabowo soal Penanganan Erupsi Anak Krakatau, Keselamatan Warga Tak Boleh Kompromi
์กฐํ์ 7,012
Penerbangan di Bandara Soetta Lumpuh Imbas Erupsi Anak Krakatau, Penumpang Terlantar
์กฐํ์ 9,014
CCTV Rusak Kena Erupsi, Pemantauan Gunung Anak Krakatau Dialihkan ke Pos Pantau Pasauran Banten
์กฐํ์ 7,137
Prabowo soal Erupsi Gunung Anak Krakatau, Imbau Rakyat Tetap Tenang, Waspada & Jaga Kesehatan
์กฐํ์ 14,300
๐ดErupsi Gunung Anak Krakatau Lumpuhkan Aktivitas 8 Bandara! 150 Ribu Penumpang Terdampak
์กฐํ์ 10,455
299 Personel Polri dan 10 Anjing K9 Disiagakan Antisipasi Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau
์กฐํ์ 6,451