๐ดLIVE: Potensi Tsunami akibat Erupsi Gunung Anak Krakatau Dinilai Kecil, Kondisi Morfologi Berbeda
์ง๊ธ ๋ณด๊ณ ์๋ ์์
๐ดLIVE: Potensi Tsunami akibat Erupsi Gunung Anak Krakatau Dinilai Kecil, Kondisi Morfologi Berbeda
์กฐํ์ 22,759
์์ ์ค๋ช ยท ๋๋ฌ์ ํผ์น๊ธฐ
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Erupsi Gunung Anak Krakatau kembali menjadi perhatian, setelah aktivitas vulkaniknya bahkan berdampak terhadap sejumlah jalur penerbangan.
Berdasarkan pembaruan data BMKG, Minggu (6/9/2026) pukul 13.00 WIB, sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau terpantau mencapai ketinggian hingga 50 ribu kaki.
Kondisi ini menyebabkan gangguan operasional penerbangan di sejumlah wilayah.
Lantas, di tengah meningkatnya aktivitas Gunung Anak Krakatau, apakah erupsi kali ini berpotensi kembali memicu tsunami seperti yang terjadi pada 2018?
Badan Geologi Kementerian ESDM memastikan, potensi tsunami akibat aktivitas Gunung Anak Krakatau saat ini tergolong kecil.
Kepala Badan Geologi Kementerian ESDM, Lana Saria, menjelaskan kondisi Gunung Anak Krakatau saat ini berbeda jauh dibandingkan sebelum tsunami Selat Sunda pada 22 Desember 2018.
Menurutnya, tsunami 2018 bukan semata-mata dipicu oleh erupsi, melainkan terjadi akibat runtuhnya sebagian besar tubuh Gunung Anak Krakatau ke laut.
Sementara saat ini, tubuh Gunung Anak Krakatau yang kembali tumbuh setelah erupsi 2018 masih relatif kecil.
Karena itu, berdasarkan evaluasi Badan Geologi, belum terdapat indikasi tubuh gunung yang berpotensi mengalami keruntuhan besar hingga dapat memicu tsunami.
Pemetaan morfologi terkini juga menunjukkan bagian dasar tubuh gunung dan kawah utama tidak mengalami perubahan signifikan.
Meski risiko tsunami dinilai sangat rendah, perkembangan aktivitas vulkanik dan perubahan morfologi Gunung Anak Krakatau tetap dipantau secara intensif oleh Badan Geologi.
(Tribun-Video.com)
https://jambi.tribunnews.com/makalam/1204713/erupsi-gunung-anak-krakatau-potensi-terjadinya-tsunami-dinilai-kecil
Program: Live Tribunnews Update
host: Rima Anggi
Editor: Reka Alfa
#tni #al #muaraangke #bersihbersih
TRIBUN-VIDEO.COM - Erupsi Gunung Anak Krakatau kembali menjadi perhatian, setelah aktivitas vulkaniknya bahkan berdampak terhadap sejumlah jalur penerbangan.
Berdasarkan pembaruan data BMKG, Minggu (6/9/2026) pukul 13.00 WIB, sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau terpantau mencapai ketinggian hingga 50 ribu kaki.
Kondisi ini menyebabkan gangguan operasional penerbangan di sejumlah wilayah.
Lantas, di tengah meningkatnya aktivitas Gunung Anak Krakatau, apakah erupsi kali ini berpotensi kembali memicu tsunami seperti yang terjadi pada 2018?
Badan Geologi Kementerian ESDM memastikan, potensi tsunami akibat aktivitas Gunung Anak Krakatau saat ini tergolong kecil.
Kepala Badan Geologi Kementerian ESDM, Lana Saria, menjelaskan kondisi Gunung Anak Krakatau saat ini berbeda jauh dibandingkan sebelum tsunami Selat Sunda pada 22 Desember 2018.
Menurutnya, tsunami 2018 bukan semata-mata dipicu oleh erupsi, melainkan terjadi akibat runtuhnya sebagian besar tubuh Gunung Anak Krakatau ke laut.
Sementara saat ini, tubuh Gunung Anak Krakatau yang kembali tumbuh setelah erupsi 2018 masih relatif kecil.
Karena itu, berdasarkan evaluasi Badan Geologi, belum terdapat indikasi tubuh gunung yang berpotensi mengalami keruntuhan besar hingga dapat memicu tsunami.
Pemetaan morfologi terkini juga menunjukkan bagian dasar tubuh gunung dan kawah utama tidak mengalami perubahan signifikan.
Meski risiko tsunami dinilai sangat rendah, perkembangan aktivitas vulkanik dan perubahan morfologi Gunung Anak Krakatau tetap dipantau secara intensif oleh Badan Geologi.
(Tribun-Video.com)
https://jambi.tribunnews.com/makalam/1204713/erupsi-gunung-anak-krakatau-potensi-terjadinya-tsunami-dinilai-kecil
Program: Live Tribunnews Update
host: Rima Anggi
Editor: Reka Alfa
#tni #al #muaraangke #bersihbersih
Tribunnews ๋ค๋ฅธ ์์
๐ดOASE: Wajib Halal Mulai Oktober, Sudah Siap Penuhi Aturannya?
PDIP Sentil Buku Islam Ala Prabowo, Sebut Bisa Jadi Bumerang ke Presiden: Picu Ejekan & Kritikan
์กฐํ์ 4,759
Aktivitas Gunung Anak Krakatau masih Mengancam, BNPB: Ada Hawa Panas & Hujan Abu di Radius 3 Km
์กฐํ์ 2,215
Tangis Warga Zeitoun Makamkan 100 Korban Reruntuhan di Gaza, Evakuasi Lambat Terkendala Alat Berat
์กฐํ์ 505
Gebrakan Prabowo! Siapkan Rekening Otomatis BRI-BSI untuk Salurkan Bansos, Warga Dapat Rp80 Ribu
์กฐํ์ 6,023
Bagaimana Sikap Basarnas seusai Hari Pertama Pencarian 5 Jurnalis yang Hilang saat Meliput Nihil?
์กฐํ์ 275
Iran Pamer Negosiasi Oman Hampir Capai Kesepakatan, Ancam Terapkan Zona Terlarang Selat Hormuz
์กฐํ์ 1,826
Anggota DPR Miliarder Tercatat Masuk Desil 4 Rentan Miskin, Eva Stevany: Saya Tidak Terima Bansos
์กฐํ์ 2,901