DPR Minta BGN Serius Tangani Keracunan MBG, Desak RI Tanggung Biaya Perawatan:Dampaknya Kronis
지금 보고 있는 영상
DPR Minta BGN Serius Tangani Keracunan MBG, Desak RI Tanggung Biaya Perawatan:Dampaknya Kronis
조회수 2,148
영상 설명 · 눌러서 펼치기
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM- Wakil Ketua DPR RI Saan Mustopa meminta Badan Gizi Nasional (BGN) serius menangani kasus Febiona Purba, siswi SMA berusia 16 tahun yang diduga mengalami hilang ingatan setelah keracunan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Menurut Saan, kondisi yang dialami Febiona sudah sangat memprihatinkan karena diduga mengalami gangguan ingatan sebagai dampak dari keracunan.
Saan pada Rabu (9/9) menilai, seluruh biaya pengobatan dan pemulihan korban juga perlu menjadi tanggung jawab pemerintah.
Menurutnya, banyak penerima program MBG berasal dari keluarga dengan kondisi ekonomi menengah ke bawah.
Atas hal itu, keluarga korban dinilai tidak seharusnya menanggung sendiri biaya pengobatan akibat kejadian tersebut.
Saan berharap penanganan dilakukan secara menyeluruh agar korban dapat segera mendapatkan perawatan yang dibutuhkan dan kembali pulih.
"Kita minta ya dari BGN, bahkan dari apa, instansi-instansi yang terkait untuk bisa menangani apa, mereka secara serius ya. Mereka secara serius dan sungguh-sungguh agar dampak dari keracunan apa, MBG itu, itu anaknya bisa segera pulih," kata Saan.
"Kalau yang ini kan sudah berisiko karena kehilangan ingatan, masuk dalam penyakit-penyakit yang memang apa, dampaknya sangat kronis kan begitu. Nah karena itu, baik pemerintah daerah, terutama juga dari BGN memang untuk apa, mengambil tindakan yang lebih apa, lebih cepat dan lebih serius lagi," ujarnya.
Mengenai kasus keracunan MBG ini, Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution buka suara.
Bobby mengatakan, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara terus memantau kondisi kesehatan Febiona, baik secara fisik maupun mental.
Menurut Bobby, tim medis masih perlu melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk mengetahui apakah gangguan tersebut berkaitan dengan obat, saraf, atau faktor lainnya.
"Kita bilang anak kita terjadi gangguan, nanti gangguan di sini perlu kita lihat apakah tindak lanjut dari medisnya, pemeriksaan dari medisnya, apakah memang pengaruh dari obatnya atau sarafnya atau yang lainnya," ucapnya.
Sebagai informasi, selain Febiona, siswi bernama Agnesia P br Silitonga juga diduga mengalami gangguan kesehatan setelah menyantap MBG.
Terkait kejadian ini, para orang tua siswa meluapkan keluhannya saat rapat dengar pendapat (RDP) bersama DPRD Karo pada Senin (7/9).
Ibu Agnesia, Fitriani br Sijabat mengaku kondisi Agnesia kembali memburuk beberapa hari lalu hingga harus dilarikan ke RS Efarina Berastagi.
Dari hasil pemeriksaan, dokter menyebut Agnesia mengalami gangguan ginjal dan membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut.
Fitriani mengaku syok mendengar kondisi putrinya.
Ia mengatakan, kondisi keuangannya saat ini juga terbatas.
Sementara itu, biaya pengobatan Agnesia kali ini tidak ditanggung seperti saat pertama kali mendapat perawatan setelah dugaan keracunan MBG.
(Tribun-Video.com)
Program: Tribunnews Update
Host: Adila Ulfa Muna Risna
Editor Video: Ni'amu Shoim Assari Alfani
Uploader: Tri Hantoro
Reporter: Fersianus Waku, Anisa Rahmadani
TRIBUN-VIDEO.COM- Wakil Ketua DPR RI Saan Mustopa meminta Badan Gizi Nasional (BGN) serius menangani kasus Febiona Purba, siswi SMA berusia 16 tahun yang diduga mengalami hilang ingatan setelah keracunan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Menurut Saan, kondisi yang dialami Febiona sudah sangat memprihatinkan karena diduga mengalami gangguan ingatan sebagai dampak dari keracunan.
Saan pada Rabu (9/9) menilai, seluruh biaya pengobatan dan pemulihan korban juga perlu menjadi tanggung jawab pemerintah.
Menurutnya, banyak penerima program MBG berasal dari keluarga dengan kondisi ekonomi menengah ke bawah.
Atas hal itu, keluarga korban dinilai tidak seharusnya menanggung sendiri biaya pengobatan akibat kejadian tersebut.
Saan berharap penanganan dilakukan secara menyeluruh agar korban dapat segera mendapatkan perawatan yang dibutuhkan dan kembali pulih.
"Kita minta ya dari BGN, bahkan dari apa, instansi-instansi yang terkait untuk bisa menangani apa, mereka secara serius ya. Mereka secara serius dan sungguh-sungguh agar dampak dari keracunan apa, MBG itu, itu anaknya bisa segera pulih," kata Saan.
"Kalau yang ini kan sudah berisiko karena kehilangan ingatan, masuk dalam penyakit-penyakit yang memang apa, dampaknya sangat kronis kan begitu. Nah karena itu, baik pemerintah daerah, terutama juga dari BGN memang untuk apa, mengambil tindakan yang lebih apa, lebih cepat dan lebih serius lagi," ujarnya.
Mengenai kasus keracunan MBG ini, Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution buka suara.
Bobby mengatakan, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara terus memantau kondisi kesehatan Febiona, baik secara fisik maupun mental.
Menurut Bobby, tim medis masih perlu melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk mengetahui apakah gangguan tersebut berkaitan dengan obat, saraf, atau faktor lainnya.
"Kita bilang anak kita terjadi gangguan, nanti gangguan di sini perlu kita lihat apakah tindak lanjut dari medisnya, pemeriksaan dari medisnya, apakah memang pengaruh dari obatnya atau sarafnya atau yang lainnya," ucapnya.
Sebagai informasi, selain Febiona, siswi bernama Agnesia P br Silitonga juga diduga mengalami gangguan kesehatan setelah menyantap MBG.
Terkait kejadian ini, para orang tua siswa meluapkan keluhannya saat rapat dengar pendapat (RDP) bersama DPRD Karo pada Senin (7/9).
Ibu Agnesia, Fitriani br Sijabat mengaku kondisi Agnesia kembali memburuk beberapa hari lalu hingga harus dilarikan ke RS Efarina Berastagi.
Dari hasil pemeriksaan, dokter menyebut Agnesia mengalami gangguan ginjal dan membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut.
Fitriani mengaku syok mendengar kondisi putrinya.
Ia mengatakan, kondisi keuangannya saat ini juga terbatas.
Sementara itu, biaya pengobatan Agnesia kali ini tidak ditanggung seperti saat pertama kali mendapat perawatan setelah dugaan keracunan MBG.
(Tribun-Video.com)
Program: Tribunnews Update
Host: Adila Ulfa Muna Risna
Editor Video: Ni'amu Shoim Assari Alfani
Uploader: Tri Hantoro
Reporter: Fersianus Waku, Anisa Rahmadani
Tribunnews 다른 영상
KPK Kejar Aliran Dana Korupsi Bappenda, Keterlibatan Bupati Bogor Terus Didalami
조회수 191
Naik Kelas dan Pulih dari Cedera: Cerita Perjuangan Rizky Juniansyah di Asian Games 2026
조회수 39
Pelatih Reidel Toiran Tebar Optimisme, Timnas Voli Putra Indonesia Bidik Medali di Asian Games 2026
조회수 55
KPK Duga Uang Rp3,4 Miliar yang Disita dari Ahmad Ali Berasal dari Korupsi Batu Bara Kukar
조회수 589
🔴Bikin Denial Jadi Luluh! Maysha Jhuan Ungkap Effort Cowok di Balik Lagu 'Kamu Doang'
Dentuman Misterius Hebohkan Warga Malang Raya, BMKG Menduga akibat Aktivitas Gunung Semeru Erupsi
조회수 3,792
Perebutan Selat Hormuz Tegang, IRGC Sita Kapal Selam Tak Berawak Amerika Serikat di Kawasan
조회수 3,365
Emak-Emak di Jogja Tuntut Dana Dialihkan untuk Tangani Bencana: Setop MBG! Proyek Tipu-tipu Busuk
조회수 2,125