allsnsrank
ํšŒ์›๊ฐ€์ž…

๐Ÿ”ดLIVE: Tersangka Pembunuhan Keji Madiun Kerap Menangis saat Diperiksa Polisi, Istri Sah Turun Tangan

Tribunnews
๊ตฌ๋…์ž 1,570๋งŒ๋ช…
์กฐํšŒ์ˆ˜ 7,880ํšŒ ยท ์ข‹์•„์š” 21 ยท ์ฐธ์—ฌ์œจ 0.27% ยท 2026-11-02 ๐Ÿ“Š ์ฑ„๋„ ์ •๋ณด ๋ณด๊ธฐ โ–ถ ์œ ํŠœ๋ธŒ

์ง€๊ธˆ ๋ณด๊ณ  ์žˆ๋Š” ์˜์ƒ

๐Ÿ”ดLIVE: Tersangka Pembunuhan Keji Madiun Kerap Menangis saat Diperiksa Polisi, Istri Sah Turun Tangan
์กฐํšŒ์ˆ˜ 7,880
์˜์ƒ ์„ค๋ช… ยท ๋ˆŒ๋Ÿฌ์„œ ํŽผ์น˜๊ธฐ
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru


TRIBUN-VIDEO.COM - Tersangka pembunuhan ibu dan anak di Madiun, Dwi Bagus Martono (40), disebut kerap menangis saat menjalani pemeriksaan di Polda Jawa Timur.

Tangisan Bagus biasanya muncul ketika penyidik mulai menggali kehidupan pribadinya, terutama hal-hal yang berkaitan dengan masa lalu dan keluarganya.

Berbeda saat ditanya mengenai kronologi pembunuhan hingga motif perbuatannya, Bagus justru mampu menjawab setiap pertanyaan secara terperinci dengan sikap tenang.

Kanit III Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim, AKP Muhammad Fauzi dalam keterangan pada Jumat (30/10/2026), mengungkapkan Bagus memiliki karakter tenang dan konsisten selama proses pemeriksaan.

Namun, sikap tersebut berubah ketika penyidik menyinggung sisi personal Bagus. Terutama saat membahas latar belakang pendidikan, pekerjaan, serta hubungan tersangka dengan keluarga dan lingkungan sekitarnya.

Fauzi mengatakan Bagus beberapa kali tak kuasa menahan tangis ketika diingatkan bahwa dirinya selama ini dikenal sebagai pribadi yang baik dan berbakti kepada orang tua.

Menurut Fauzi, di luar tindak pidana yang disangkakan kepadanya, Bagus memiliki hubungan yang baik dengan kedua orang tuanya.

Saat ayah dan ibunya jatuh sakit, Bagus disebut menjadi satu-satunya anak yang merawat mereka. Sang ibu meninggal dunia pada 2021, kemudian disusul ayahnya pada 2023.

Bahkan, Bagus pernah memilih tidak memperpanjang kontrak pekerjaan bergaji besar demi merawat kedua orang tuanya di rumah.

Fauzi tak menampik kondisi emosional Bagus menjadi perhatian penyidik selama proses pemeriksaan. Sebab, tersangka beberapa kali mengaku tidak sanggup ketika pertanyaan mulai menyentuh sisi pribadi dan membuatnya tertekan.

Meski demikian, penyidik tetap berupaya menggali keterangan yang dibutuhkan untuk kepentingan penyidikan. Fauzi mengatakan pihaknya memilih menyesuaikan pendekatan agar kondisi psikologis tersangka tetap terjaga.

Untuk menjaga kondisi psikologis tersangka, penyidik juga memberikan kesempatan kepada Bagus bertemu dengan istri sahnya, MA.

Pertemuan singkat itu berlangsung setelah pelaksanaan prarekonstruksi di rumah tersangka pada Selasa (27/10/2026).

Fauzi mengatakan langkah tersebut merupakan bagian dari pendekatan humanis penyidik. Ia bahkan meminta MA membantu menguatkan mental suaminya selama menjalani proses hukum.

Dalam pertemuan tersebut, MA juga meminta Bagus bersikap kooperatif dan menerima konsekuensi hukum atas perbuatannya.

Selain meminta bantuan keluarga, penyidik turut melibatkan tim psikiater untuk memeriksa kondisi kejiwaan Bagus.

Fauzi menegaskan langkah tersebut dilakukan agar hak-hak tersangka tetap terpenuhi selama proses penyidikan. Polisi juga ingin memastikan kondisi mental Bagus tidak terganggu sehingga keterangan yang diberikan dapat diperoleh secara objektif.

(Tribun-Video.com/Tribunjatim.com)

Artikel ini telah tayang di TribunJatim.com dengan judul Dwi Bagus Martono Kerap Nangis saat Diperiksa Soal Pribadinya, Polisi sampai Minta Bantuan Istri Sah

https://jatim.tribunnews.com/surabaya/564996/dwi-bagus-martono-kerap-nangis-saat-diperiksa-soal-pribadinya-polisi-sampai-minta-bantuan-istri-sah?page=all


Program: Live Tribunnews Update
Host: Putri Dwi Arrini
Editor Video: Aditya Wisnu Wardana


#BreakingNews #DwiBagus #PembunuhanMadiun #PolresMadiun #PoldaJatim #HukumDanKriminal #BeritaMadiun #BeritaJatim #BeritaNasional #BeritaTerkini #BeritaViral