๐ดLIVE: Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Ditangkap, Ini Jawaban Mabes Polri
์ง๊ธ ๋ณด๊ณ ์๋ ์์
๐ดLIVE: Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Ditangkap, Ini Jawaban Mabes Polri
์กฐํ์ 492,533
์์ ์ค๋ช ยท ๋๋ฌ์ ํผ์น๊ธฐ
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Mabes Polri merespons kabar sejumlah perwira tinggi berpangkat inspektur jenderal (irjen) atau jenderal bintang dua yang disebut-sebut diamankan personel Brigade Mobil (Brimob).
Informasi tersebut beredar pada Selasa (3/11/2026). Para perwira tinggi itu dikabarkan ditangkap buntut pengerahan massa dalam aksi di Yogyakarta dan dibawa ke Markas Komando (Mako) Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat.
Menanggapi kabar tersebut, Kadiv Humas Polri Irjen Johnny Eddizon Isir dalam keterangan pada Selasa (3/11/2026), mengatakan pihaknya akan mengecek informasi melalui proses evaluasi internal setelah kegiatan pengamanan dan pelayanan penyampaian pendapat di muka umum.
Johnny menjelaskan, setiap kegiatan pengamanan demonstrasi menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian.
Ia menyebut pendekatan Polri dalam menangani aksi unjuk rasa kini mengedepankan konsep crowd management, bukan sekadar crowd control.
Menurutnya, Polri tetap menghormati dan mengawal masyarakat yang menyampaikan pendapat sesuai ketentuan perundang-undangan.
Namun, apabila terdapat individu atau kelompok yang melakukan tindakan anarkis dan melanggar hukum, kepolisian tetap akan menindak sesuai aturan yang berlaku.
Saat kembali ditanya secara khusus mengenai kabar adanya petinggi Polri yang diperiksa atau ditangkap terkait pengerahan massa di Yogyakarta, Johnny belum memberikan penjelasan terperinci.
Ia hanya menyatakan pihaknya akan mengecek proses evaluasi tersebut.
Dalam kesempatan berbeda, Johnny juga sempat menanggapi pembicaraan yang berkembang di kalangan wartawan mengenai kabar tersebut.
Saat ditemui di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, Selasa (3/11/2026), ia mengaku memahami informasi yang tengah menjadi perhatian awak media.
Johnny kemudian menyampaikan bahwa pihaknya akan memberikan informasi lebih lanjut, meski belum mengungkap identitas pihak yang dimaksud maupun perkara yang diduga melatarbelakangi kabar penangkapan tersebut.
Sementara itu, sejumlah wartawan mengaku melihat personel Brimob mendatangi area Mabes Polri pada Senin (2/11/2026) sore hingga malam.
Kehadiran personel tersebut disebut tidak biasa. Namun, belum ada keterangan resmi yang memastikan kaitan kedatangan anggota Brimob itu dengan kabar dugaan penangkapan sejumlah perwira tinggi Polri.
(Tribun-Video.com/Tribunnews.com)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Kabar Dugaan Petinggi Polri Diamankan, Kadiv Humas Polri: Nanti Kami akan Cek
https://www.tribunnews.com/nasional/7906068/kabar-dugaan-petinggi-polri-diamankan-kadiv-humas-polri-nanti-kami-akan-cek?page=all
Program: Live Tribunnews Update
Host: Putri Dwi Arrini, Fransisca Krisdianutami Mawaski
Editor Video: Aditya Wisnu Wardana, Agilio OktoViasta
#BreakingNews #MabesPolri #PetinggiPolri #PengerahanMassa #Yogyakarta #PoldaDIY #HukumDanKriminal #BeritaYogyakarta #BeritaNasional #BeritaTerkini #BeritaViral
TRIBUN-VIDEO.COM - Mabes Polri merespons kabar sejumlah perwira tinggi berpangkat inspektur jenderal (irjen) atau jenderal bintang dua yang disebut-sebut diamankan personel Brigade Mobil (Brimob).
Informasi tersebut beredar pada Selasa (3/11/2026). Para perwira tinggi itu dikabarkan ditangkap buntut pengerahan massa dalam aksi di Yogyakarta dan dibawa ke Markas Komando (Mako) Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat.
Menanggapi kabar tersebut, Kadiv Humas Polri Irjen Johnny Eddizon Isir dalam keterangan pada Selasa (3/11/2026), mengatakan pihaknya akan mengecek informasi melalui proses evaluasi internal setelah kegiatan pengamanan dan pelayanan penyampaian pendapat di muka umum.
Johnny menjelaskan, setiap kegiatan pengamanan demonstrasi menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian.
Ia menyebut pendekatan Polri dalam menangani aksi unjuk rasa kini mengedepankan konsep crowd management, bukan sekadar crowd control.
Menurutnya, Polri tetap menghormati dan mengawal masyarakat yang menyampaikan pendapat sesuai ketentuan perundang-undangan.
Namun, apabila terdapat individu atau kelompok yang melakukan tindakan anarkis dan melanggar hukum, kepolisian tetap akan menindak sesuai aturan yang berlaku.
Saat kembali ditanya secara khusus mengenai kabar adanya petinggi Polri yang diperiksa atau ditangkap terkait pengerahan massa di Yogyakarta, Johnny belum memberikan penjelasan terperinci.
Ia hanya menyatakan pihaknya akan mengecek proses evaluasi tersebut.
Dalam kesempatan berbeda, Johnny juga sempat menanggapi pembicaraan yang berkembang di kalangan wartawan mengenai kabar tersebut.
Saat ditemui di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, Selasa (3/11/2026), ia mengaku memahami informasi yang tengah menjadi perhatian awak media.
Johnny kemudian menyampaikan bahwa pihaknya akan memberikan informasi lebih lanjut, meski belum mengungkap identitas pihak yang dimaksud maupun perkara yang diduga melatarbelakangi kabar penangkapan tersebut.
Sementara itu, sejumlah wartawan mengaku melihat personel Brimob mendatangi area Mabes Polri pada Senin (2/11/2026) sore hingga malam.
Kehadiran personel tersebut disebut tidak biasa. Namun, belum ada keterangan resmi yang memastikan kaitan kedatangan anggota Brimob itu dengan kabar dugaan penangkapan sejumlah perwira tinggi Polri.
(Tribun-Video.com/Tribunnews.com)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Kabar Dugaan Petinggi Polri Diamankan, Kadiv Humas Polri: Nanti Kami akan Cek
https://www.tribunnews.com/nasional/7906068/kabar-dugaan-petinggi-polri-diamankan-kadiv-humas-polri-nanti-kami-akan-cek?page=all
Program: Live Tribunnews Update
Host: Putri Dwi Arrini, Fransisca Krisdianutami Mawaski
Editor Video: Aditya Wisnu Wardana, Agilio OktoViasta
#BreakingNews #MabesPolri #PetinggiPolri #PengerahanMassa #Yogyakarta #PoldaDIY #HukumDanKriminal #BeritaYogyakarta #BeritaNasional #BeritaTerkini #BeritaViral
Tribunnews ๋ค๋ฅธ ์์
Roy Suryo Pamerkan Kaus "Saya akan Lawan" seusai Jokowi Perlihatkan Ijazah di Persidangan
Niat Bantu Ekonomi Keluarga, Remaja Bekasi Nekat Kerja Jadi CS Judol di Kamboja, Berakhir Tragis
์กฐํ์ 8
Pilihan Rektor Unsrat Periode 2026-2030 Makin Hangat, Hari Ini 4 Bakal Calon Dijadwalkan Daftar
Mayat Terkubur di Lahan Kosong Ogan Ilir, Ternyata Pedagang Sayur yang Dibunuh Karyawan Sendiri
์กฐํ์ 5
Penampakan Dokter Tifa Tiba di PN Jaktim Dikawal Loyalis & Kuasa Hukum, Polisi Perketat Penjagaan
์กฐํ์ 140
Rebutan Warisan dengan Ipar, Akses Rumah Christina di Surabaya Ditutup Tembok Beton Berpaku
์กฐํ์ 22
Roy Suryo Ungkap Alasan Tertawa saat Jokowi Pamerkan Ijazah di Depan Hakim, Masih Ragukan Keaslian
์กฐํ์ 527
Luncurkan Prodi S3 IKM, FKM Undana Kupang Kini Miliki Jenjang Pendidikan Lengkap S1 hingga S3
์กฐํ์ 11