๐ดLIVE: Bentrokan Warga dan Pekerja Asing Pecah di Morowali, 75 WNA China Dievakuasi
์ง๊ธ ๋ณด๊ณ ์๋ ์์
๐ดLIVE: Bentrokan Warga dan Pekerja Asing Pecah di Morowali, 75 WNA China Dievakuasi
์กฐํ์ 1,174
์์ ์ค๋ช ยท ๋๋ฌ์ ํผ์น๊ธฐ
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Bentrokan antara warga dengan pekerja asing pecah di area operasional PT Anugerah Sakti Konstruksi (ASKON), Desa Matarape, Kecamatan Sombori Kepulauan, Kabupaten Morowali, Sulteng pada Jumat (2/10/2026).
Peristiwa ini bermula ketika warga desa menggelar aksi untuk memprotes dampak debu dari aktivitas pengangkutan material perusahaan.
Hal ini lantaran aktivitas tersebut menganggu permukiman dan lahan pertanian warga.
Perwakilan manajemen PT ASKON sempat menemui massa untuk melakukan komunikasi dan negosiasi.
Namun, komunikasi antara kedua pihak berlangsung tegang dan tak menghasilkan kesepakatan.
Lantaran tak membuahkan hasil, warga kemudian melakukan pemalangan jalan menggunakan kayu, bambu, dan spanduk.
Massa juga mendirikan tenda di lokasi sehingga akses menuju dermaga atau jetty perusahaan terhenti.
Sekira pukul 12.15 Wita, situasi kembali memanas lantaran ada sekelompok pekerja mendatangi lokasi dengan membawa besi dan senjata tajam.
Kapolres Morowali AKBP Reza Khomeini pada Minggu (4/10/2026) mengatakan, kelompok pekerja tersebut merupakan WNA.
Mereka kemudian melakukan perlawanan terhadap warga hingga terjadilah bentrokan.
Akibat bentrokan, empat orang mengalami luka, terdiri dari satu WNA dan tiga warga.
Tak hanya itu, sejumlah kendaraan juga dilaporkan mengalami kerusakan, seperti mobil bak terbuka dan Mitsubishi Pajero Sport yang dihantam alat berat.
Untuk mengendalikan situasi, personel Polres Morowali dikerahkan ke lokasi.
Selanjutnya Polres Morowali meminta bantuan personel Polres Konawe Utara untuk memperkuat pengamanan.
Hal itu dilakukan karena lokasi operasional PT Askon berada di kawasan berdekatan dengan wilayah perbatasan Kabupaten Morowali dan Kabupaten Konawe Utara.
Selain itu, juga turut melibatkan dua Satuan Setingkat Kompi (SSK) personel Batalyon C Satuan Brimob Polda Sulteng.
Kapolres mengatakan, pengerahan dilakukan sebagai langkah antisipasi agar situasi tak berkembang dan meluas.
Buntut peristiwa ini, sebanyak 75 WNA dievakuasi dari lokasi kejadian menuju Mako Polda Sulteng untuk menjalani pemeriksaan.
Polisi juga berkoordinasi dengan pihak Imigrasi untuk memastikan keberadaan para WNA tersebut, termasuk memeriksa dokumen dan kelengkapan administrasi mereka.
Dalam proses penyelidikan, Satreskrim Polres Morowali turut melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi secara intensif.
Terkait peristiwa ini, polisi mengimbau warga untuk tetap tenang dan tak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.
(TribunVideo.com)
Artikel ini telah tayang di TribunPalu.com dengan judul 75 WNA Dievakuasi dari Lokasi Konflik PT Askon Morowali, Polisi Intensif Periksa Saksi, https://palu.tribunnews.com/sulteng/194689/75-wna-dievakuasi-dari-lokasi-konflik-pt-askon-polisi-intensif-periksa-saksi.
Penulis: Ismet Togean 20 | Editor: Fadhila Amalia
Program: Live Tribunnews Update
Host: Fransisca Krisdianutami Mawaski
Editor Video: Muhammad Taufiq Rahman Setyawan
TRIBUN-VIDEO.COM - Bentrokan antara warga dengan pekerja asing pecah di area operasional PT Anugerah Sakti Konstruksi (ASKON), Desa Matarape, Kecamatan Sombori Kepulauan, Kabupaten Morowali, Sulteng pada Jumat (2/10/2026).
Peristiwa ini bermula ketika warga desa menggelar aksi untuk memprotes dampak debu dari aktivitas pengangkutan material perusahaan.
Hal ini lantaran aktivitas tersebut menganggu permukiman dan lahan pertanian warga.
Perwakilan manajemen PT ASKON sempat menemui massa untuk melakukan komunikasi dan negosiasi.
Namun, komunikasi antara kedua pihak berlangsung tegang dan tak menghasilkan kesepakatan.
Lantaran tak membuahkan hasil, warga kemudian melakukan pemalangan jalan menggunakan kayu, bambu, dan spanduk.
Massa juga mendirikan tenda di lokasi sehingga akses menuju dermaga atau jetty perusahaan terhenti.
Sekira pukul 12.15 Wita, situasi kembali memanas lantaran ada sekelompok pekerja mendatangi lokasi dengan membawa besi dan senjata tajam.
Kapolres Morowali AKBP Reza Khomeini pada Minggu (4/10/2026) mengatakan, kelompok pekerja tersebut merupakan WNA.
Mereka kemudian melakukan perlawanan terhadap warga hingga terjadilah bentrokan.
Akibat bentrokan, empat orang mengalami luka, terdiri dari satu WNA dan tiga warga.
Tak hanya itu, sejumlah kendaraan juga dilaporkan mengalami kerusakan, seperti mobil bak terbuka dan Mitsubishi Pajero Sport yang dihantam alat berat.
Untuk mengendalikan situasi, personel Polres Morowali dikerahkan ke lokasi.
Selanjutnya Polres Morowali meminta bantuan personel Polres Konawe Utara untuk memperkuat pengamanan.
Hal itu dilakukan karena lokasi operasional PT Askon berada di kawasan berdekatan dengan wilayah perbatasan Kabupaten Morowali dan Kabupaten Konawe Utara.
Selain itu, juga turut melibatkan dua Satuan Setingkat Kompi (SSK) personel Batalyon C Satuan Brimob Polda Sulteng.
Kapolres mengatakan, pengerahan dilakukan sebagai langkah antisipasi agar situasi tak berkembang dan meluas.
Buntut peristiwa ini, sebanyak 75 WNA dievakuasi dari lokasi kejadian menuju Mako Polda Sulteng untuk menjalani pemeriksaan.
Polisi juga berkoordinasi dengan pihak Imigrasi untuk memastikan keberadaan para WNA tersebut, termasuk memeriksa dokumen dan kelengkapan administrasi mereka.
Dalam proses penyelidikan, Satreskrim Polres Morowali turut melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi secara intensif.
Terkait peristiwa ini, polisi mengimbau warga untuk tetap tenang dan tak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.
(TribunVideo.com)
Artikel ini telah tayang di TribunPalu.com dengan judul 75 WNA Dievakuasi dari Lokasi Konflik PT Askon Morowali, Polisi Intensif Periksa Saksi, https://palu.tribunnews.com/sulteng/194689/75-wna-dievakuasi-dari-lokasi-konflik-pt-askon-polisi-intensif-periksa-saksi.
Penulis: Ismet Togean 20 | Editor: Fadhila Amalia
Program: Live Tribunnews Update
Host: Fransisca Krisdianutami Mawaski
Editor Video: Muhammad Taufiq Rahman Setyawan
Tribunnews ๋ค๋ฅธ ์์
Prabowo Panggil Kepala Bakom Syahganda, Bahas Strategi Komunikasi Pemerintah Lebih Dekat ke Rakyat
์กฐํ์ 3,498
75 WNA Dievakuasi ke Polda Sulteng seusai Bentrok dengan Warga di Morowali, Bermula dari Aksi Protes
์กฐํ์ 4,076
Vicky Prasetyo Menangis Histeris Lihat Dede Sunandar Tak Sadarkan Diri usai Terima Pukulan Keras
์กฐํ์ 5,285
Hakim MK Pertanyakan Durasi Pendidikan Gibran, Minta KPU Perjelas Verifikasi Masa Studi di Singapura
์กฐํ์ 1,666
Iran Balas Dendam Bombardir 7 Kapal Tanker Minyak yang Nekat Terobos Selat Hormuz hingga Meledak
์กฐํ์ 1,844
Jelang Final FIFA ASEAN Cup 2026 Lawan Thailand, John Herdman Ungkap Persiapan Timnas Indonesia
์กฐํ์ 800
Dalang Penyiksaan 4 ABK Kapal Cumi Ditangkap, Korban Dipukuli 24 Kru karena Tak Capai Target
์กฐํ์ 2,798
Wakil Nakhoda KM Maulana 23 Perintahkan Kekerasan ke 4 ABK di Laut Aru, Izin Kapal Kini Dicabut
์กฐํ์ 1,577