Kisah Pilu Lansia Pedagang Cermin Pejompongan, Sempat Antar Tetangga ke RS sebelum Tewas Dikeroyok
지금 보고 있는 영상
Kisah Pilu Lansia Pedagang Cermin Pejompongan, Sempat Antar Tetangga ke RS sebelum Tewas Dikeroyok
조회수 716
영상 설명 · 눌러서 펼치기
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Terkuak detik-detik sebelum pedagang cermin, Bambang Setiawan (60), warga Pejompongan, Tanah Abang, Jakarta Pusat tewas dikeroyok oleh kelompok tak dikenal saat kericuhan pecah di kawasan itu pada Kamis (27/8/2026) malam.
Sang istri, Sudarsih (57) menceritakan bahwa korban sempat mengantarkan tetangganya ke rumah sakit beberapa jam sebelum kericuhan pecah di kawasan tersebut.
Pada Kamis (27/8/2026) yang bertepatan dengan aksi demo di DPR RI, Bambang memang menutup toko cermin miliknya lebih cepat dari biasanya.
Hal itu dilakukan karena kondisi di Jalan Pejompongan sudah mencekam.
"Sebenarnya tutupnya jam 18.00 WIB. Tapi karena saya lihat massa sudah banyak, saya bilang ke Bapak untuk tutup saja. Akhirnya kita udah tutup jam setengah 5 sore," kata Sudarsih saat ditemui di rumahnya di kawasan bantaran rel Pejompongan, Jumat (28/8/2026).
Antarkan Tetangga ke Rumah Sakit
Setelah menutup toko, Bambang diminta mengantarkan tetangganya ke RS Pelni menggunakan sepeda motor.
"Ada lah di RS Pelni kurang lebih 2 sampai 3 jam begitu, dia pulang nih sekitar jam 9 malam," kata Sudarsih.
Saat korban pulang ke rumah, situasi di Pejompongan memang sudah mencekam. Massa mulai terdorong masuk ke area permukiman.
Setelah situasi sempat mereda, korban kemudian keluar rumah bermaksud untuk menjaga gang permukiman dari massa yang terlibat kericuhan.
Sang istri mengaku tidak melarang lantaran mengira korban hanya ingin melihat situasi atau membantu warga sekitar seperti kejadian-kejadian sebelumnya.
"Biasanya kalau ada kejadian begini dia cuma nonton, kadang ngebantu ngucurin air buat cuci muka warga," kata sang istri.
Tak Pulang Hingga Malam
Namun hingga larut malam, korban tak kunjung kembali.
Rasa cemas membuat pihak keluarga dan pengurus RT setempat melakukan pencarian di sekitar lokasi hingga pukul 01.30 WIB dini hari, tetapi hasilnya nihil.
Anak korban sampai mendatangi RS Pelni tempat tetangganya yang tadi diantarnya dirawat, namun tak menemukan korban.
Kepastian mengenai kondisi korban baru terkuak sekitar pukul 04.00 WIB. (*)
Artikel ini telah tayang di TribunJakarta.com dengan judul Detik-detik Sebelum Lansia Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok saat Kericuhan, Sempat Tolong Tetangga
https://jakarta.tribunnews.com/jakarta/441612/detik-detik-sebelum-lansia-pedagang-cermin-tewas-dikeroyok-saat-kericuhan-sempat-tolong-tetangga
Program: Tribunnews Update
Editor Video: Ramadhan Aji Prakoso
Uploader: Radifan Setiawan
TRIBUN-VIDEO.COM - Terkuak detik-detik sebelum pedagang cermin, Bambang Setiawan (60), warga Pejompongan, Tanah Abang, Jakarta Pusat tewas dikeroyok oleh kelompok tak dikenal saat kericuhan pecah di kawasan itu pada Kamis (27/8/2026) malam.
Sang istri, Sudarsih (57) menceritakan bahwa korban sempat mengantarkan tetangganya ke rumah sakit beberapa jam sebelum kericuhan pecah di kawasan tersebut.
Pada Kamis (27/8/2026) yang bertepatan dengan aksi demo di DPR RI, Bambang memang menutup toko cermin miliknya lebih cepat dari biasanya.
Hal itu dilakukan karena kondisi di Jalan Pejompongan sudah mencekam.
"Sebenarnya tutupnya jam 18.00 WIB. Tapi karena saya lihat massa sudah banyak, saya bilang ke Bapak untuk tutup saja. Akhirnya kita udah tutup jam setengah 5 sore," kata Sudarsih saat ditemui di rumahnya di kawasan bantaran rel Pejompongan, Jumat (28/8/2026).
Antarkan Tetangga ke Rumah Sakit
Setelah menutup toko, Bambang diminta mengantarkan tetangganya ke RS Pelni menggunakan sepeda motor.
"Ada lah di RS Pelni kurang lebih 2 sampai 3 jam begitu, dia pulang nih sekitar jam 9 malam," kata Sudarsih.
Saat korban pulang ke rumah, situasi di Pejompongan memang sudah mencekam. Massa mulai terdorong masuk ke area permukiman.
Setelah situasi sempat mereda, korban kemudian keluar rumah bermaksud untuk menjaga gang permukiman dari massa yang terlibat kericuhan.
Sang istri mengaku tidak melarang lantaran mengira korban hanya ingin melihat situasi atau membantu warga sekitar seperti kejadian-kejadian sebelumnya.
"Biasanya kalau ada kejadian begini dia cuma nonton, kadang ngebantu ngucurin air buat cuci muka warga," kata sang istri.
Tak Pulang Hingga Malam
Namun hingga larut malam, korban tak kunjung kembali.
Rasa cemas membuat pihak keluarga dan pengurus RT setempat melakukan pencarian di sekitar lokasi hingga pukul 01.30 WIB dini hari, tetapi hasilnya nihil.
Anak korban sampai mendatangi RS Pelni tempat tetangganya yang tadi diantarnya dirawat, namun tak menemukan korban.
Kepastian mengenai kondisi korban baru terkuak sekitar pukul 04.00 WIB. (*)
Artikel ini telah tayang di TribunJakarta.com dengan judul Detik-detik Sebelum Lansia Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok saat Kericuhan, Sempat Tolong Tetangga
https://jakarta.tribunnews.com/jakarta/441612/detik-detik-sebelum-lansia-pedagang-cermin-tewas-dikeroyok-saat-kericuhan-sempat-tolong-tetangga
Program: Tribunnews Update
Editor Video: Ramadhan Aji Prakoso
Uploader: Radifan Setiawan
Tribunnews 다른 영상
Fakta Hubungan Intim: Vagina Kering Buat Istri Tidak Nyaman
조회수 36
Benarkah Vagina Basah Tanda Wanita Terangsang? Ini Kata Dokter
조회수 11
Fatur Pelajar yang Diseret dan Dikeroyok saat Kericuhan Pejompongan Ternyata Qori Berprestasi
조회수 92
Viral Nasabah Ngaku Dikatain “Kampungan”, Kasus Sempat Memanas Kini Berujung Damai
조회수 1,596
🔴LIVE: Pelajar Diseret & Dikeroyok saat Ricuh Pejompongan, Guru Sekolah: Bayangkan Itu Anak Sendiri!
조회수 210
Buruh Inginkan Batas Maksimal PKWT Hanya Sampai Lima Tahun dalam RUU Perlindungan Ketenagakerjaan
조회수 38
Zelenskyy Naikkan Serangan!, Perintahkan Tentara Ukrainan Luncurkan 1.000 Drone Sehari ke Rusia
조회수 2,096
Strategi Iran Hadapi Tekanan Ekonomi AS, Mojtaba Serukan Kurangi Dolar dan Perkuat Produksi Lokal
조회수 2,009