allsnsrank
ํšŒ์›๊ฐ€์ž…

๐Ÿ”ดLIVE: Ayah Mozza Hajar Pembunuh Anaknya saat Rekonstruksi di Semarang, Mengaku Baru Pertama Bertemu

Tribunnews
๊ตฌ๋…์ž 1,570๋งŒ๋ช…
์กฐํšŒ์ˆ˜ 33,381ํšŒ ยท ์ข‹์•„์š” 31 ยท ์ฐธ์—ฌ์œจ 0.09% ยท 2026-10-07 ๐Ÿ“Š ์ฑ„๋„ ์ •๋ณด ๋ณด๊ธฐ โ–ถ ์œ ํŠœ๋ธŒ

์ง€๊ธˆ ๋ณด๊ณ  ์žˆ๋Š” ์˜์ƒ

๐Ÿ”ดLIVE: Ayah Mozza Hajar Pembunuh Anaknya saat Rekonstruksi di Semarang, Mengaku Baru Pertama Bertemu
์กฐํšŒ์ˆ˜ 33,381
์˜์ƒ ์„ค๋ช… ยท ๋ˆŒ๋Ÿฌ์„œ ํŽผ์น˜๊ธฐ
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Proses rekonstruksi kasus pembunuhan gadis bernama Mozza Axillia Gunarsa di Semarang diwarnai pemukulan pada Rabu (7/10/2026) siang.

Aksi pemukulan dilakukan oleh ayah Mozza terhadap pelaku bernama Mahendra Verry Dwi Anggara di depan rumah kos tempat pembunuhan.

Sebagai informasi, kasus pembunuhan terhadap Mozza terungkap pada September lalu saat jasadnya ditemukan di kawasan Tol Jangli, Semarang.

Sebelum ditemukan tewas, Mozza sempat dinyatakan hilang selama setahun.

Pemukulan terhadap Mahendra terjadi saat ia dan polisi tiba di sebuah rumah kos di Tegalsari, Kecamatan Candisari.

Ayah Mozza, Singgih melayangkan tiga pukulan ke arah pipi dan bagian belakang kepala Mahendra.

Petugas yang mengawal tersangka kemudian langsung mengamankan Mahendra ke halaman rumah kos tersebut.

Singgih rupanya sudah menunggu kedatangan tersangka bersama polisi di lokasi kejadian.

Selama proses rekonstruksi, Singgih mengawasi di depan rumah kos.

Selain di rumah kos, Singgih juga mengikuti jalannya rekonstruksi di lokasi pembuangan jasad Mozza di kawasan Jangli.

Kepada wartawan, Singgih mengatakan bahwa dirinya tak mampu menahan emosi ketika melihat Mahendra untuk kali pertama.

Singgih berujar, detail adegan yang diperagakan oleh tersangka membuat dugaan pembunuhan berencana makin kuat.

Ia pun berharap agar rekonstruksi tersebut jadi bagian penting dalam proses hukum sehingga perkara kematian sang anak dapat ditangani secara serius.

Adapun dalam rekonstruksi, Mahendra memperagakan sejumlah adegan terkait kematian Mozza.

Satu di antaranya adalah saat membawa jasad Mozza dari lantai atas menuju lantai bawah.

Mahendra membawa jasad Mozza menggunakan karung dan membawanya menggunakan motor ke kawasan Jangli untuk dibuang.

Kasatres PPA dan PPO Polrestabes Semarang, Kompol Ni Made Srinitri, mengatakan rekonstruksi melibatkan tersangka dan enam orang saksi.

Rekonstruksi pertama dilakukan di rumah kos wilayah Candisari yang menjadi lokasi dugaan kekerasan hingga menyebabkan Mozza meninggal dunia.

Ni Made berujar, fakta-fakta yang diperagakan dalam rekonstruksi masih sesuai dengan hasil pemeriksaan penyidik.

Adapun enam saksi yang dilibatkan dalam rekonstruksi memiliki keterkaitan berbeda dengan perkara.

Satu di antaranya adalah tetangga kos yang mengaku mendengar suara gaduh dari kamar tersangka saat peristiwa terjadi pada 25 Juni 2025.

(TribunVideo.com)

Artikel ini telah tayang di TribunJateng.com dengan judul Ayah Mozza Hajar Mahendra Pembunuh Anaknya: Baru Kali Pertama Ketemu, Emosi dan Sakit Hati, https://jateng.tribunnews.com/semarang/1268814/ayah-mozza-hajar-mahendra-pembunuh-anaknya-baru-kali-pertama-ketemu-emosi-dan-sakit-hati.
Penulis: Reza Gustav Pradana | Editor: deni setiawan

Program: Live Tribunnews Update
Host: Fransisca Krisdianutami Mawaski
Editor Video: Ahmad Shalsa Malkhaponda
Reporter: Reza Gustav