Ada Pesan Khusus Dikirimkan 1 dari 8 WNI Tentara Bayaran Rusia ke Menlu Sugiono, Kemlu Selidiki
지금 보고 있는 영상
Ada Pesan Khusus Dikirimkan 1 dari 8 WNI Tentara Bayaran Rusia ke Menlu Sugiono, Kemlu Selidiki
조회수 4
영상 설명 · 눌러서 펼치기
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Yvonne Mewengkang mengungkap adanya pesan dari salah satu WNI yang disebut menjadi tentara Rusia.
Pesan tersebut ditujukan kepada Menteri Luar Negeri Sugiono.
Yvonne mengatakan pesan itu dikirim melalui WhatsApp ke nomor pribadinya sebagai juru bicara Kemenlu.
Hal itu disampaikan Yvonne di kantor Kemenlu, Jakarta Pusat, Kamis (17/9/2026).
“Sampai saat ini kita tidak menerima surat resmi untuk Menteri Luar Negeri RI, tapi ada satu WhatsApp yang notabene dari WNI tersebut ke nomor pribadi saya sebagai jubir, menyampaikan kepada Menteri Luar Negeri RI,” kata Yvonne.
Hanya saja, Yvonne tidak mengungkap isi pesan tersebut.
Ia mengatakan Kemenlu masih perlu melakukan verifikasi dan koordinasi dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia atau KBRI Moskwa.
Yvonne menegaskan persoalan tersebut tidak bisa langsung diselesaikan hanya berdasarkan pesan yang diterima.
“But it's not as simple kita membalikkan telapak tangan and then it's done ya, dan semua sekali lagi perlu kita verifikasi dan kita lakukan berbagai koordinasi dengan kementerian/lembaga terkait,” ujarnya.
Di sisi lain, pemerintah juga mendalami dugaan penipuan, eksploitasi, hingga perekrutan kerja yang menyesatkan.
Hal itu berkaitan dengan dugaan WNI direkrut untuk menjadi tentara Rusia.
“Dan apabila terdapat WNI yang menjadi korban, kita tentunya akan mengambil pelindungan yang diperlukan,” ucap Yvonne.
Seperti diketahui, Badan Intelijen Luar Negeri Ukraina atau SZRU merilis identitas delapan WNI yang disebut menjadi tentara Rusia.
Dalam laporan pada 27 Agustus 2026, SZRU menyebut Rusia gencar merekrut warga asing untuk berperang melawan Ukraina.
Delapan WNI tersebut disebut berasal dari berbagai daerah dan lahir antara 1978 hingga 1997.
Mereka yakni Yuda Putra Pratama, Muhammad Syaripudin, Erwanda, M Hadi Maulana, Wahyu Oktavian Iskandar, Haryanto Dwi Kencana, Helmi Nuraha Hakim, dan Ngangun Hudri Fadli.
SZRU menyebut Rusia menjanjikan sejumlah keuntungan dalam perekrutan tersebut.
Di antaranya gaji tinggi, percepatan kewarganegaraan Rusia, tunjangan sosial, serta tugas di luar medan tempur.
Namun, informasi mengenai status kedelapan WNI tersebut masih terus didalami oleh pemerintah Indonesia. (Tribun-Video.com)
https://nasional.kompas.com/read/2026/09/17/14191231/wni-yang-jadi-tentara-rusia-kirim-pesan-ke-menlu-lewat-jubir
Program: Tribunnews Update
Host: Nila Irda
Editor Video: Pandu Widarwoko
Uploader: bagus gema praditiya sukirman
TRIBUN-VIDEO.COM - Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Yvonne Mewengkang mengungkap adanya pesan dari salah satu WNI yang disebut menjadi tentara Rusia.
Pesan tersebut ditujukan kepada Menteri Luar Negeri Sugiono.
Yvonne mengatakan pesan itu dikirim melalui WhatsApp ke nomor pribadinya sebagai juru bicara Kemenlu.
Hal itu disampaikan Yvonne di kantor Kemenlu, Jakarta Pusat, Kamis (17/9/2026).
“Sampai saat ini kita tidak menerima surat resmi untuk Menteri Luar Negeri RI, tapi ada satu WhatsApp yang notabene dari WNI tersebut ke nomor pribadi saya sebagai jubir, menyampaikan kepada Menteri Luar Negeri RI,” kata Yvonne.
Hanya saja, Yvonne tidak mengungkap isi pesan tersebut.
Ia mengatakan Kemenlu masih perlu melakukan verifikasi dan koordinasi dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia atau KBRI Moskwa.
Yvonne menegaskan persoalan tersebut tidak bisa langsung diselesaikan hanya berdasarkan pesan yang diterima.
“But it's not as simple kita membalikkan telapak tangan and then it's done ya, dan semua sekali lagi perlu kita verifikasi dan kita lakukan berbagai koordinasi dengan kementerian/lembaga terkait,” ujarnya.
Di sisi lain, pemerintah juga mendalami dugaan penipuan, eksploitasi, hingga perekrutan kerja yang menyesatkan.
Hal itu berkaitan dengan dugaan WNI direkrut untuk menjadi tentara Rusia.
“Dan apabila terdapat WNI yang menjadi korban, kita tentunya akan mengambil pelindungan yang diperlukan,” ucap Yvonne.
Seperti diketahui, Badan Intelijen Luar Negeri Ukraina atau SZRU merilis identitas delapan WNI yang disebut menjadi tentara Rusia.
Dalam laporan pada 27 Agustus 2026, SZRU menyebut Rusia gencar merekrut warga asing untuk berperang melawan Ukraina.
Delapan WNI tersebut disebut berasal dari berbagai daerah dan lahir antara 1978 hingga 1997.
Mereka yakni Yuda Putra Pratama, Muhammad Syaripudin, Erwanda, M Hadi Maulana, Wahyu Oktavian Iskandar, Haryanto Dwi Kencana, Helmi Nuraha Hakim, dan Ngangun Hudri Fadli.
SZRU menyebut Rusia menjanjikan sejumlah keuntungan dalam perekrutan tersebut.
Di antaranya gaji tinggi, percepatan kewarganegaraan Rusia, tunjangan sosial, serta tugas di luar medan tempur.
Namun, informasi mengenai status kedelapan WNI tersebut masih terus didalami oleh pemerintah Indonesia. (Tribun-Video.com)
https://nasional.kompas.com/read/2026/09/17/14191231/wni-yang-jadi-tentara-rusia-kirim-pesan-ke-menlu-lewat-jubir
Program: Tribunnews Update
Host: Nila Irda
Editor Video: Pandu Widarwoko
Uploader: bagus gema praditiya sukirman
Tribunnews 다른 영상
IRGC Rilis Video Tanker Meledak di Hormuz, AS Bantah Kena Ranjau Laut Sebut Ditembak Rudal Iran
조회수 347
Dokter Tifa Tantang Jokowi Tunjukkan Ijazah Asli di Sidang, Tegaskan Dakwaan Dirinya Salah Kamar
조회수 319
Tantang Jokowi Bawa Ijazah Asli ke Sidang, Dokter Tifa Tegaskan Objek Kajiannya Berbeda
조회수 308
Keberadaan Nusron Dipertanyakan, Tetangga Ungkap Momen Terakhir Menteri ATR/BPN saat di Kudus
조회수 5,480
Roy Suryo Bawa Wayang Petruk hingga Pengacara Minta Jaksa Hadirkan Jokowi ke Persidangan
조회수 1,028
Alasan KPK Tak Ikut Geledah Ruangan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid terkait Kasus HGB Summarecon
조회수 5,479
5 Fakta Sidang Perdana Pokok Perkara Roy Suryo Kasus Dugaan Pencemaran Nama Baik Jokowi
조회수 5,477
Ngalahin Presiden, Prabowo Akui Pernah Diabaikan Menteri, Minta Ketemu Baru Dijawab Setahun Kemudian
조회수 481