allsnsrank
ํšŒ์›๊ฐ€์ž…

๐Ÿ”ดDidesak Mundur, Kubu Gibran Pamer Bukti Pendidikan, Politisi PDIP Sebut RI 2 Layak Jadi Tersangka

Tribunnews
๊ตฌ๋…์ž 1,570๋งŒ๋ช…
์กฐํšŒ์ˆ˜ 1,284ํšŒ ยท ์ข‹์•„์š” 17 ยท ์ฐธ์—ฌ์œจ 1.32% ยท 2026-11-02 ๐Ÿ“Š ์ฑ„๋„ ์ •๋ณด ๋ณด๊ธฐ โ–ถ ์œ ํŠœ๋ธŒ

์ง€๊ธˆ ๋ณด๊ณ  ์žˆ๋Š” ์˜์ƒ

๐Ÿ”ดDidesak Mundur, Kubu Gibran Pamer Bukti Pendidikan, Politisi PDIP Sebut RI 2 Layak Jadi Tersangka
์กฐํšŒ์ˆ˜ 1,284
์˜์ƒ ์„ค๋ช… ยท ๋ˆŒ๋Ÿฌ์„œ ํŽผ์น˜๊ธฐ
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM - Politisi PDI Perjuangan Ferdinand Hutahaean menyoroti dampak putusan Mahkamah Agung (MA) Nomor 742 terkait surat keterangan atau suket pendidikan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Dalam unggahan video di akun Instagram @ferdinand_hutahean pada Minggu (1/11/2026), Ferdinand menilai persoalan Gibran bukan hanya menyangkut kedudukannya sebagai wakil presiden.

Ia justru menyoroti potensi persoalan pidana yang menurutnya dapat muncul setelah adanya putusan MA tersebut.

Ferdinand menyinggung laporan Ahmad Qazinuddin ke Bareskrim Polri terkait dugaan pembuatan dan penggunaan surat palsu.

Laporan tersebut berkaitan dengan Pasal 391 KUHP tentang pemalsuan surat dan penggunaan surat palsu.

Menurut Ferdinand, putusan MA yang menyatakan suket Gibran tidak sah dapat memperkuat laporan tersebut.

Ia menilai unsur dugaan pembuatan surat palsu perlu ditelusuri dari proses penerbitan suket tersebut.

Ferdinand juga menyinggung pihak yang terlibat dalam proses penerbitan surat, termasuk Gibran dan pihak kementerian yang menandatanganinya.

Program: Hot Topic
Editor Video: Raka Aditya Putra Tama