allsnsrank
회원가입

Praktisi Hukum Desak Polisi Bongkar Otak di Balik Penyadapan Prabowo: Konspirasi Pembunuhan Presiden

Tribunnews
구독자 1,570만명
조회수 19,068회 · 좋아요 102 · 참여율 0.53% · 2026-11-07 📊 채널 정보 보기 ▶ 유튜브

지금 보고 있는 영상

Praktisi Hukum Desak Polisi Bongkar Otak di Balik Penyadapan Prabowo: Konspirasi Pembunuhan Presiden
조회수 19,068
영상 설명 · 눌러서 펼치기
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM- Praktisi hukum Djamaludin Koedoeboen meminta aparat kepolisian mengusut tuntas kasus dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo Subianto.

Ia menduga, perkara tersebut bukan hanya berkaitan dengan pelanggaran hukum, tetapi juga kemungkinan adanya rencana besar yang melibatkan sejumlah pihak.

Djamaludin pada Sabtu (7/11), menyebut kasus ini sebagai dugaan konspirasi pembunuhan terhadap Presiden Prabowo.

Djamaludin menilai penyadapan terhadap aktivitas, keberadaan, hingga komunikasi Presiden ialah ancaman serius bagi keamanan kepala negara.

"Ini adalah konspirasi. Dalam konteks hukum dikenal sebagai makar, tapi saya lebih cenderung menggunakan istilah konspirasi pembunuhan terhadap Presiden Prabowo," ujar Djamaludin.

Atas hal itu, ia meminta penyidik tidak hanya memeriksa orang-orang yang sudah ditetapkan sebagai tersangka.

Polisi juga didesak menelusuri siapa pihak yang diduga memberikan perintah, menerima, maupun memanfaatkan informasi hasil penyadapan tersebut.

Bahkan, Djamaludin meminta penyidik mendalami kemungkinan keterlibatan pihak luar, termasuk kelompok oligarki dan aktor politik tertentu.

Ia turut mengapresiasi langkah Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto dalam menangani perkara tersebut.

Menurutnya, proses hukum harus berjalan secara profesional dan terbuka agar seluruh pihak yang terlibat dapat dimintai pertanggungjawaban.

Sementara itu, penyidikan kasus ini terus berkembang.

Sebelumnya, Bareskrim Polri menetapkan empat perwira tinggi kepolisian sebagai tersangka.

Tersangka terbaru adalah mantan Kepala Bagian Monitoring Bareskrim Polri, Irjen Pol Slamet Uliandi, yang ditetapkan pada Kamis (5/11).

Tiga tersangka lainnya, yakni mantan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, mantan Sekretaris Pribadi Kapolri Irjen Ahrie Sonta, serta Irjen Pol Eko Hadi Santoso, telah ditahan di Rutan Bareskrim Polri.

Adapun Slamet Uliandi belum ditahan karena penyidik mempertimbangkan kondisi kesehatannya.

(Tribun-Video.com)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul 4 Jenderal Polisi Jadi Tersangka Penyadapan Ilegal Prabowo, Polri Diminta Ungkap Aktor Utama , https://www.tribunnews.com/nasional/7908271/4-jenderal-polisi-jadi-tersangka-penyadapan-ilegal-prabowo-polri-diminta-ungkap-aktor-utama.

Program: Tribunnews Update
Host: Adila Ulfa Muna Risna
Editor Video: dharma aji yudhaningrat
Uploader: Ghozi Luthfi