Khamenei Keluarkan Seruan Keras! Iran Harus Kurangi Ketergantungan pada Dolar
지금 보고 있는 영상
Khamenei Keluarkan Seruan Keras! Iran Harus Kurangi Ketergantungan pada Dolar
조회수 33
영상 설명 · 눌러서 펼치기
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei kembali menyampaikan pidato di tengah tekanan ekonomi yang semakin berat. Dalam kesempatan tersebut, ia meminta pemerintah mengurangi ketergantungan terhadap dolar Amerika Serikat dan memperkuat produksi dalam negeri.
Seruan itu disampaikan Khamenei dalam pidato yang bertepatan dengan rangkaian Pekan Pemerintah. Ia menilai peningkatan produksi domestik menjadi salah satu kunci untuk menghadapi berbagai persoalan ekonomi yang sedang dialami Iran.
Khamenei meminta pemerintah memberikan perhatian serius terhadap sejumlah masalah, termasuk inflasi, pengangguran, kenaikan harga, serta pengelolaan ekonomi.
Menurutnya, pemerintah perlu mendorong pertumbuhan dengan mengarahkan investasi ke sektor-sektor yang dianggap penting dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Ia juga menegaskan kebijakan yang dikenal sebagai “ekonomi perlawanan” harus tetap menjadi bagian penting dalam agenda pemerintah Iran.
Pernyataan Khamenei muncul ketika ekonomi Iran menghadapi tekanan berat, terutama akibat melemahnya nilai mata uang nasional, rial.
Dalam laporan tersebut, nilai rial disebut jatuh ke rekor terendah terhadap dolar AS. Nilainya bahkan dilaporkan menembus 2 juta rial untuk 1 dolar AS di pasar bebas.
Pelemahan nilai tukar dapat memberikan dampak langsung terhadap masyarakat. Ketika rial kehilangan nilai terhadap dolar, harga barang impor maupun produk yang membutuhkan bahan baku dari luar negeri berpotensi meningkat.
Kondisi tersebut kemudian dapat memperbesar tekanan terhadap harga kebutuhan sehari-hari dan mengurangi daya beli masyarakat.
Tekanan terhadap ekonomi Iran juga semakin kompleks karena negara tersebut masih menghadapi berbagai sanksi Amerika Serikat yang membatasi perdagangan dan akses terhadap sistem keuangan internasional.
Karena itu, Khamenei mendorong pemerintah mengurangi ketergantungan terhadap mata uang asing dan meningkatkan kemampuan ekonomi domestik.
Dalam pidatonya, Khamenei menekankan pentingnya menjaga ketersediaan barang-barang penting bagi masyarakat.
Ia meminta pemerintah memastikan kebutuhan dasar dan barang khusus tetap tersedia meskipun Iran menghadapi berbagai kendala ekonomi.
Namun, seruan untuk memperkuat produksi lokal bukan berarti Iran harus menghentikan seluruh kegiatan impor.
Khamenei menyebut impor tetap dapat dilakukan apabila produksi dalam negeri belum mampu memenuhi kebutuhan.
Menurutnya, impor harus dilakukan secara tepat dan bijaksana sehingga tidak menciptakan ketergantungan berlebihan terhadap negara lain.
Dengan pendekatan tersebut, pemerintah diharapkan dapat meningkatkan kapasitas manufaktur lokal sekaligus memperbaiki pengelolaan harga dan distribusi barang.
Tujuannya adalah membuat perekonomian Iran lebih mampu memenuhi kebutuhan masyarakat dari dalam negeri.
Selain produksi domestik, Khamenei juga menyoroti peran teknologi dan inovasi dalam memperkuat ekonomi Iran.
Ia meminta pemerintah memanfaatkan kemampuan para ilmuwan, tenaga ahli teknologi, dan generasi muda Iran untuk menciptakan terobosan di berbagai sektor.
Beberapa bidang yang menjadi perhatian antara lain pertanian, industri, komunikasi, dan pendidikan.
Menurut Khamenei, penerapan teknologi secara tepat dapat meningkatkan produktivitas sekaligus membuka peluang pertumbuhan ekonomi baru.
Ia juga mendorong pemerintah memperbaiki sistem manajemen dan meningkatkan keterlibatan para ahli dalam pengambilan keputusan.
Menurutnya, berbagai kapasitas yang selama ini belum dimanfaatkan secara maksimal harus diaktifkan untuk mendukung pembangunan ekonomi.
Jika dapat diterapkan secara efektif, strategi tersebut diharapkan membantu Iran menghadapi tekanan ekonomi dalam jangka pendek sekaligus membangun fondasi ekonomi yang lebih mandiri dalam jangka panjang.
Kebijakan ekonomi tersebut juga tidak dapat dilepaskan dari kondisi konflik yang telah memberikan tekanan tambahan terhadap Iran.
Perang dapat mengganggu aktivitas ekonomi, distribusi barang, perdagangan, hingga pasokan energi.
Dalam situasi seperti itu, pemerintah harus menjaga agar kebutuhan dasar masyarakat tetap tersedia meskipun jalur logistik dan aktivitas perdagangan menghadapi berbagai hambatan.
Khamenei juga menyoroti upaya pemerintah dalam menjaga ketersediaan barang dan jasa penting, memperbaiki infrastruktur yang rusak, serta mempertahankan pasokan energi selama masa perang.
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Mojtaba Khamenei Buka Suara di Tengah Krisis! Iran Diminta Tinggalkan Dolar, Perkuat Ekonomi Lokal, https://www.tribunnews.com/internasional/7875112/mojtaba-khamenei-buka-suara-di-tengah-krisis-iran-diminta-tinggalkan-dolar-perkuat-ekonomi-lokal?page=all&s=paging_new.
Program: Live Update
Editor Video: Untung Sofa Maulana
#ekonomiiran #ekonomi #iran #khamenei #produklokalberkualitas
TRIBUN-VIDEO.COM - Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei kembali menyampaikan pidato di tengah tekanan ekonomi yang semakin berat. Dalam kesempatan tersebut, ia meminta pemerintah mengurangi ketergantungan terhadap dolar Amerika Serikat dan memperkuat produksi dalam negeri.
Seruan itu disampaikan Khamenei dalam pidato yang bertepatan dengan rangkaian Pekan Pemerintah. Ia menilai peningkatan produksi domestik menjadi salah satu kunci untuk menghadapi berbagai persoalan ekonomi yang sedang dialami Iran.
Khamenei meminta pemerintah memberikan perhatian serius terhadap sejumlah masalah, termasuk inflasi, pengangguran, kenaikan harga, serta pengelolaan ekonomi.
Menurutnya, pemerintah perlu mendorong pertumbuhan dengan mengarahkan investasi ke sektor-sektor yang dianggap penting dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Ia juga menegaskan kebijakan yang dikenal sebagai “ekonomi perlawanan” harus tetap menjadi bagian penting dalam agenda pemerintah Iran.
Pernyataan Khamenei muncul ketika ekonomi Iran menghadapi tekanan berat, terutama akibat melemahnya nilai mata uang nasional, rial.
Dalam laporan tersebut, nilai rial disebut jatuh ke rekor terendah terhadap dolar AS. Nilainya bahkan dilaporkan menembus 2 juta rial untuk 1 dolar AS di pasar bebas.
Pelemahan nilai tukar dapat memberikan dampak langsung terhadap masyarakat. Ketika rial kehilangan nilai terhadap dolar, harga barang impor maupun produk yang membutuhkan bahan baku dari luar negeri berpotensi meningkat.
Kondisi tersebut kemudian dapat memperbesar tekanan terhadap harga kebutuhan sehari-hari dan mengurangi daya beli masyarakat.
Tekanan terhadap ekonomi Iran juga semakin kompleks karena negara tersebut masih menghadapi berbagai sanksi Amerika Serikat yang membatasi perdagangan dan akses terhadap sistem keuangan internasional.
Karena itu, Khamenei mendorong pemerintah mengurangi ketergantungan terhadap mata uang asing dan meningkatkan kemampuan ekonomi domestik.
Dalam pidatonya, Khamenei menekankan pentingnya menjaga ketersediaan barang-barang penting bagi masyarakat.
Ia meminta pemerintah memastikan kebutuhan dasar dan barang khusus tetap tersedia meskipun Iran menghadapi berbagai kendala ekonomi.
Namun, seruan untuk memperkuat produksi lokal bukan berarti Iran harus menghentikan seluruh kegiatan impor.
Khamenei menyebut impor tetap dapat dilakukan apabila produksi dalam negeri belum mampu memenuhi kebutuhan.
Menurutnya, impor harus dilakukan secara tepat dan bijaksana sehingga tidak menciptakan ketergantungan berlebihan terhadap negara lain.
Dengan pendekatan tersebut, pemerintah diharapkan dapat meningkatkan kapasitas manufaktur lokal sekaligus memperbaiki pengelolaan harga dan distribusi barang.
Tujuannya adalah membuat perekonomian Iran lebih mampu memenuhi kebutuhan masyarakat dari dalam negeri.
Selain produksi domestik, Khamenei juga menyoroti peran teknologi dan inovasi dalam memperkuat ekonomi Iran.
Ia meminta pemerintah memanfaatkan kemampuan para ilmuwan, tenaga ahli teknologi, dan generasi muda Iran untuk menciptakan terobosan di berbagai sektor.
Beberapa bidang yang menjadi perhatian antara lain pertanian, industri, komunikasi, dan pendidikan.
Menurut Khamenei, penerapan teknologi secara tepat dapat meningkatkan produktivitas sekaligus membuka peluang pertumbuhan ekonomi baru.
Ia juga mendorong pemerintah memperbaiki sistem manajemen dan meningkatkan keterlibatan para ahli dalam pengambilan keputusan.
Menurutnya, berbagai kapasitas yang selama ini belum dimanfaatkan secara maksimal harus diaktifkan untuk mendukung pembangunan ekonomi.
Jika dapat diterapkan secara efektif, strategi tersebut diharapkan membantu Iran menghadapi tekanan ekonomi dalam jangka pendek sekaligus membangun fondasi ekonomi yang lebih mandiri dalam jangka panjang.
Kebijakan ekonomi tersebut juga tidak dapat dilepaskan dari kondisi konflik yang telah memberikan tekanan tambahan terhadap Iran.
Perang dapat mengganggu aktivitas ekonomi, distribusi barang, perdagangan, hingga pasokan energi.
Dalam situasi seperti itu, pemerintah harus menjaga agar kebutuhan dasar masyarakat tetap tersedia meskipun jalur logistik dan aktivitas perdagangan menghadapi berbagai hambatan.
Khamenei juga menyoroti upaya pemerintah dalam menjaga ketersediaan barang dan jasa penting, memperbaiki infrastruktur yang rusak, serta mempertahankan pasokan energi selama masa perang.
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Mojtaba Khamenei Buka Suara di Tengah Krisis! Iran Diminta Tinggalkan Dolar, Perkuat Ekonomi Lokal, https://www.tribunnews.com/internasional/7875112/mojtaba-khamenei-buka-suara-di-tengah-krisis-iran-diminta-tinggalkan-dolar-perkuat-ekonomi-lokal?page=all&s=paging_new.
Program: Live Update
Editor Video: Untung Sofa Maulana
#ekonomiiran #ekonomi #iran #khamenei #produklokalberkualitas
Tribunnews 다른 영상
Edukasi Hubungan Intim: Sebab Hubungan Seksual Tidak Dapat Dijadwalkan
조회수 16
Pezeshkian Ungkap Kesepahaman Baru dengan Oman soal Selat Hormuz, Peringatkan Risiko Salah Langkah
조회수 32
Posisi Bercinta Pasangan: Penyebab Pria Ejakulasi terlalu Cepat dan Singkat
조회수 135
400 Kapal Terjebak! 6 000 Pelaut Terdampar di Teluk akibat Perang Timur Tengah
조회수 84
Kunci Orgasme Wanita: Posisi dan Titik Rangsang yang Wajib Pria Tahu
조회수 143
Kepala BGN Murka, Bongkar Modus Penipuan: Oknum Catut Namanya, Minta Uang untuk Buka Dapur MBG
조회수 226
PDIP Desak Pelaku Kematian Bambang Pascademo Ditangkap, Ormas yang Terlibat Kekerasan Dibubarkan
조회수 802
Fenomena Squirting: Tanda Kesehatan Intim Wanita Berfungsi Baik
조회수 309