๐ดLIVE: Korban Keracunan Es Buah di Magelang Bertambah Jadi Total 219, Penjual Menangis Minta Maaf
์ง๊ธ ๋ณด๊ณ ์๋ ์์
๐ดLIVE: Korban Keracunan Es Buah di Magelang Bertambah Jadi Total 219, Penjual Menangis Minta Maaf
์กฐํ์ 12,184
์์ ์ค๋ช ยท ๋๋ฌ์ ํผ์น๊ธฐ
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Jumlah warga yang diduga mengalami keracunan setelah mengonsumsi es buah di Kecamatan Kajoran, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, bertambah menjadi 219 orang hingga Kamis (15/10/2026).
Dari jumlah tersebut, sebanyak 110 orang masih menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit, yakni RSUD Merah Putih, RSUD Muntilan, dan RSUD Bukit Menoreh.
Mengutip Kompas.com, Jumat (16/10), Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Magelang, Lies Pramudiyanti, mengatakan pasien yang dirawat masih menjalani observasi medis. Sementara itu, sebagian korban lainnya telah diperbolehkan pulang.
Gejala yang dialami para korban meliputi pusing, muntah, sakit perut, hingga diare.
Di tengah penanganan ratusan korban tersebut, penjual es buah yang diduga berkaitan dengan kejadian ini turut menjadi perhatian.
Pemilik warung telah dimintai klarifikasi oleh polisi, sedangkan penyebab pasti dugaan keracunan masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium.
Adapun, baru-baru ini beredar video permohonan maaf dari seorang pria yang diduga merupakan penjual es buah tersebut.
Dalam video yang dibagikan akun Tiktok @joss.sidowangi pada Jumat (16/10), pria tersebut mengaku sebagai pemilik es buah yang diduga mengakibatkan keracunan massal di Magelang.
Dengan mengenakan pakaian berwarna krem dan peci putih, pria tersebut meminta maaf kepada masyarakat yang terdampak.
Sembari menangis, ia menuturkan tidak memiliki niat sama sekali untuk meracuni para korban.
Sementara itu, petugas Dinas Kesehatan Kabupaten Magelang telah mengambil sampel muntahan korban dan es buah yang diduga menjadi penyebab kejadian tersebut.
Sampel itu dikirim ke Balai Laboratorium Kesehatan dan Kalibrasi Daerah Istimewa Yogyakarta untuk diperiksa lebih lanjut.
Polisi juga masih mendalami kasus ini dengan meminta keterangan sejumlah saksi. Kasat Reskrim Polresta Magelang, Kompol Laode Arwansyah, mengatakan pihaknya belum dapat memastikan ada atau tidaknya unsur pidana.
Menurut Laode, penyelidikan masih bergantung pada pendalaman keterangan saksi dan hasil pemeriksaan laboratorium terhadap sampel makanan.
Sebelumnya, polisi memperoleh informasi adanya pesanan sekitar 300 porsi es buah dari sebuah warung di Desa Sidowangi, Kecamatan Kajoran, pada Selasa (12/10).
Pesanan tersebut dikonsumsi dalam sejumlah kegiatan. Sebagian es buah disantap langsung di lokasi, sedangkan sisanya dibawa pulang.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun polisi, gejala dugaan keracunan mulai dirasakan sekitar delapan hingga sepuluh jam setelah es buah dikonsumsi.
Pemerintah Kabupaten Magelang memastikan warga yang mengalami gejala dugaan keracunan tetap mendapatkan penanganan medis.
Selain di rumah sakit, posko pertolongan pertama juga disiagakan di Puskesmas Kajoran 1 dan Puskesmas Kajoran 2.
Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Kabupaten Magelang, Yuvita Isni Kadratin, mengatakan pemerintah daerah akan menanggung biaya pengobatan korban, baik yang dirawat di puskesmas maupun rumah sakit.
Untuk pasien yang menjalani perawatan di luar Kabupaten Magelang, pemerintah daerah akan berkoordinasi dengan dinas kesehatan terkait.
Sementara itu, Dinas Kesehatan meminta masyarakat memaklumi kemungkinan penyesuaian kapasitas ruang perawatan karena banyaknya pasien yang harus ditangani. Langkah tersebut dilakukan agar seluruh warga yang membutuhkan pertolongan tetap memperoleh layanan medis.
(Tribun-Video.com/Tribunjateng.com/Kompas.com)
Artikel ini telah tayang di TribunJateng.com dengan judul Update Dugaan Keracunan Es Buah di Magelang, Korban Bertambah Jadi 219 Orang, https://jateng.tribunnews.com/jawa-tengah/1269603/update-dugaan-keracunan-es-buah-di-magelang-korban-bertambah-jadi-219-orang?page=all.
Penulis: Dse | Editor: deni setiawan
Program: Live Tribunnews Update
Host: Putri Dwi Arrini
Editor Video: Muhammad Taufiq Rahman Setyawan
TRIBUN-VIDEO.COM - Jumlah warga yang diduga mengalami keracunan setelah mengonsumsi es buah di Kecamatan Kajoran, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, bertambah menjadi 219 orang hingga Kamis (15/10/2026).
Dari jumlah tersebut, sebanyak 110 orang masih menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit, yakni RSUD Merah Putih, RSUD Muntilan, dan RSUD Bukit Menoreh.
Mengutip Kompas.com, Jumat (16/10), Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Magelang, Lies Pramudiyanti, mengatakan pasien yang dirawat masih menjalani observasi medis. Sementara itu, sebagian korban lainnya telah diperbolehkan pulang.
Gejala yang dialami para korban meliputi pusing, muntah, sakit perut, hingga diare.
Di tengah penanganan ratusan korban tersebut, penjual es buah yang diduga berkaitan dengan kejadian ini turut menjadi perhatian.
Pemilik warung telah dimintai klarifikasi oleh polisi, sedangkan penyebab pasti dugaan keracunan masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium.
Adapun, baru-baru ini beredar video permohonan maaf dari seorang pria yang diduga merupakan penjual es buah tersebut.
Dalam video yang dibagikan akun Tiktok @joss.sidowangi pada Jumat (16/10), pria tersebut mengaku sebagai pemilik es buah yang diduga mengakibatkan keracunan massal di Magelang.
Dengan mengenakan pakaian berwarna krem dan peci putih, pria tersebut meminta maaf kepada masyarakat yang terdampak.
Sembari menangis, ia menuturkan tidak memiliki niat sama sekali untuk meracuni para korban.
Sementara itu, petugas Dinas Kesehatan Kabupaten Magelang telah mengambil sampel muntahan korban dan es buah yang diduga menjadi penyebab kejadian tersebut.
Sampel itu dikirim ke Balai Laboratorium Kesehatan dan Kalibrasi Daerah Istimewa Yogyakarta untuk diperiksa lebih lanjut.
Polisi juga masih mendalami kasus ini dengan meminta keterangan sejumlah saksi. Kasat Reskrim Polresta Magelang, Kompol Laode Arwansyah, mengatakan pihaknya belum dapat memastikan ada atau tidaknya unsur pidana.
Menurut Laode, penyelidikan masih bergantung pada pendalaman keterangan saksi dan hasil pemeriksaan laboratorium terhadap sampel makanan.
Sebelumnya, polisi memperoleh informasi adanya pesanan sekitar 300 porsi es buah dari sebuah warung di Desa Sidowangi, Kecamatan Kajoran, pada Selasa (12/10).
Pesanan tersebut dikonsumsi dalam sejumlah kegiatan. Sebagian es buah disantap langsung di lokasi, sedangkan sisanya dibawa pulang.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun polisi, gejala dugaan keracunan mulai dirasakan sekitar delapan hingga sepuluh jam setelah es buah dikonsumsi.
Pemerintah Kabupaten Magelang memastikan warga yang mengalami gejala dugaan keracunan tetap mendapatkan penanganan medis.
Selain di rumah sakit, posko pertolongan pertama juga disiagakan di Puskesmas Kajoran 1 dan Puskesmas Kajoran 2.
Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Kabupaten Magelang, Yuvita Isni Kadratin, mengatakan pemerintah daerah akan menanggung biaya pengobatan korban, baik yang dirawat di puskesmas maupun rumah sakit.
Untuk pasien yang menjalani perawatan di luar Kabupaten Magelang, pemerintah daerah akan berkoordinasi dengan dinas kesehatan terkait.
Sementara itu, Dinas Kesehatan meminta masyarakat memaklumi kemungkinan penyesuaian kapasitas ruang perawatan karena banyaknya pasien yang harus ditangani. Langkah tersebut dilakukan agar seluruh warga yang membutuhkan pertolongan tetap memperoleh layanan medis.
(Tribun-Video.com/Tribunjateng.com/Kompas.com)
Artikel ini telah tayang di TribunJateng.com dengan judul Update Dugaan Keracunan Es Buah di Magelang, Korban Bertambah Jadi 219 Orang, https://jateng.tribunnews.com/jawa-tengah/1269603/update-dugaan-keracunan-es-buah-di-magelang-korban-bertambah-jadi-219-orang?page=all.
Penulis: Dse | Editor: deni setiawan
Program: Live Tribunnews Update
Host: Putri Dwi Arrini
Editor Video: Muhammad Taufiq Rahman Setyawan
Tribunnews ๋ค๋ฅธ ์์
Guntur Romli Minta KPU Tak Lepas Tangan usai Putusan MA, Desak Tanggung Jawab Usai Loloskan Gibran
์กฐํ์ 9,109
Tak Terima Didesak Dimakzulkan, Trump Tantang Balik Pengkritik Sesumbar Telah Hancurkan Nuklir Iran
์กฐํ์ 5,407
Hotman Unggah Kabar Singapura Tunjuk Pengacara Senior Paling Mahal untuk Usut Karhutla Indonesia
์กฐํ์ 31,631
Suasana Lengang RANS Carnival di Jogja usai Raffi Ahmad Diboikot, UMKM & Musisi Kompak Mundur
์กฐํ์ 81,512
Terungkap Sosok Pria Penusuk Pengemudi Mobil yang Tewas usai Loncat ke Sungai di Jembatan Surabaya
์กฐํ์ 7,514
2 Hari Hilang, Jasad Pelaku Penusukan Pengemudi Mobil yang Loncat dari Jembatan Surabaya Ditemukan
์กฐํ์ 3,683
Penampakan Rans Carnival Jogja Sepi Pengunjung Buntut Boikot Raffi Ahmad, Venue Terlihat Lengang
์กฐํ์ 44,308
๐ดLIVE: Tim SAR Temukan Jasad Pelaku Penusukan di Jembatan Surabaya, Mayat Tersangkut di Eceng Gondok
์กฐํ์ 32,729