Nasib Kalapas Cibinong & 4 Anak Buahnya Kini Dinonaktifkan Buntut Dugaan Fasilitas Mewah untuk Napi
지금 보고 있는 영상
Nasib Kalapas Cibinong & 4 Anak Buahnya Kini Dinonaktifkan Buntut Dugaan Fasilitas Mewah untuk Napi
조회수 5,192
영상 설명 · 눌러서 펼치기
Baca Selengkapnya di https://video.tribunnews.com/view/965985/nasib-kalapas-cibinong-4-anak-buahnya-kini-dinonaktifkan-buntut-dugaan-fasilitas-mewah-untuk-napi
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan menonaktifkan Kepala Lapas Kelas IIA Cibinong Wisnu Hani Putanto beserta empat anak buahnya.
Penonaktifan tersebut dilakukan setelah Ombudsman RI menemukan adanya kluster rumah mewah yang diduga digunakan oleh narapidana di lingkungan Lapas Cibinong.
Informasi ini disampaikan langsung oleh Inspektur Jenderal Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Rudi Setiawan, dalam konferensi pers pada Sabtu (26/9).
"Kami menonaktifkan lima pejabat struktural yang diduga bertanggung jawab terkait peristiwa yang ditemukan oleh Ombudsman," ujarnya.
Lima pejabat yang dinonaktifkan diduga bertanggung jawab atas kondisi yang ditemukan Ombudsman.
Selain Wisnu, pejabat yang dinonaktifkan yakni Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP), Kasi Bimbingan Narapidana/Anak Didik dan Kegiatan Kerja (Binadik), Kasi Keamanan dan Ketertiban (Kamtib), serta Kepala Urusan Umum.
Rudi mengatakan kelima pejabat tersebut akan menjalani pemeriksaan internal.
Pemeriksaan dilakukan untuk mengetahui kondisi yang menyebabkan temuan Ombudsman tersebut terjadi.
Penonaktifan dan pemeriksaan internal dilakukan setelah Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan memerintahkan tindak lanjut terhadap temuan Ombudsman.
"Saya sampaikan, pertama adalah Kalapas, kedua KPLP, Kasi Binadik, Kasi Kamtib, dan Kepala Urusan Umum yang membidangi barang-barang milik negara," kata Rudi.
"Fasilitas-fasilitas ini beliaulah yang mengurus. Kami nonaktifkan dan kami lakukan pemeriksaan bagaimana kondisi yang terjadi sampai ditemukan dan sampai hari ini," lanjutnya.
Kementerian juga berkolaborasi dengan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dalam menindaklanjuti temuan tersebut.
Rudi menyebut Kepala Urusan Umum turut dinonaktifkan karena membidangi fasilitas dan barang-barang milik negara.
Pemeriksaan diharapkan dapat mengungkap bagaimana kondisi hingga fasilitas yang menjadi temuan Ombudsman tersebut bisa ditemukan di lingkungan Lapas Cibinong. (Tribun-Video.com)
Program: Tribunnews Update
Host: Anggraheni Widya Witari
Editor Video: Nathanael Moer Rahardian
Uploader: Panji Anggoro Putro
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan menonaktifkan Kepala Lapas Kelas IIA Cibinong Wisnu Hani Putanto beserta empat anak buahnya.
Penonaktifan tersebut dilakukan setelah Ombudsman RI menemukan adanya kluster rumah mewah yang diduga digunakan oleh narapidana di lingkungan Lapas Cibinong.
Informasi ini disampaikan langsung oleh Inspektur Jenderal Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Rudi Setiawan, dalam konferensi pers pada Sabtu (26/9).
"Kami menonaktifkan lima pejabat struktural yang diduga bertanggung jawab terkait peristiwa yang ditemukan oleh Ombudsman," ujarnya.
Lima pejabat yang dinonaktifkan diduga bertanggung jawab atas kondisi yang ditemukan Ombudsman.
Selain Wisnu, pejabat yang dinonaktifkan yakni Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP), Kasi Bimbingan Narapidana/Anak Didik dan Kegiatan Kerja (Binadik), Kasi Keamanan dan Ketertiban (Kamtib), serta Kepala Urusan Umum.
Rudi mengatakan kelima pejabat tersebut akan menjalani pemeriksaan internal.
Pemeriksaan dilakukan untuk mengetahui kondisi yang menyebabkan temuan Ombudsman tersebut terjadi.
Penonaktifan dan pemeriksaan internal dilakukan setelah Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan memerintahkan tindak lanjut terhadap temuan Ombudsman.
"Saya sampaikan, pertama adalah Kalapas, kedua KPLP, Kasi Binadik, Kasi Kamtib, dan Kepala Urusan Umum yang membidangi barang-barang milik negara," kata Rudi.
"Fasilitas-fasilitas ini beliaulah yang mengurus. Kami nonaktifkan dan kami lakukan pemeriksaan bagaimana kondisi yang terjadi sampai ditemukan dan sampai hari ini," lanjutnya.
Kementerian juga berkolaborasi dengan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dalam menindaklanjuti temuan tersebut.
Rudi menyebut Kepala Urusan Umum turut dinonaktifkan karena membidangi fasilitas dan barang-barang milik negara.
Pemeriksaan diharapkan dapat mengungkap bagaimana kondisi hingga fasilitas yang menjadi temuan Ombudsman tersebut bisa ditemukan di lingkungan Lapas Cibinong. (Tribun-Video.com)
Program: Tribunnews Update
Host: Anggraheni Widya Witari
Editor Video: Nathanael Moer Rahardian
Uploader: Panji Anggoro Putro
Tribunnews 다른 영상
🔴LIVE: Polisi Ungkap Hasil Penyelidikan Sementara Kasus Kematian Istri Dokter di Cirebon, Ada Luka
조회수 9
Pakar Kaget Mendadak Dipanggil Prabowo di Istana: Pertama Kali Langsung Diterima Presiden
조회수 8
Once Mekel Kenang Sosok Guruh Soekarnoputra: Beliau Maestro Budaya dan Kesenian Indonesia
조회수 354
Rano Karno Terisak, Baca Pesan Keluarga Lepas Kepergian Guruh: Tak Sekedar di Bawah Nama Bung Karno
조회수 1,042
Pujian SBY untuk Guruh Soekarnoputra, Kenang Kebersamaan Bicara Seni di Istana & Pameran Lukis
조회수 873
Sahabat Kenang Sosok Guruh Soekarnoputra, Sandiaga Uno: Tokoh Ekonomi Kreatif & Mentor soal Bisnis
조회수 1,587
Megawati Antar Guruh Sukarnoputra ke Peristirahatan Terakhir, Tabur Bunga di Atas Makam
조회수 4,366
Isu Praktik Dokter Meninggal di Semarang, Pegawai Bantah Masih Melayani Pasien: Sudah Tutup
조회수 311