Raffi Ahmad hingga Polda Metro Jaya Minta Maaf soal Polemik Deklarasi Sumpah Pemuda di Bundaran HI
지금 보고 있는 영상
Raffi Ahmad hingga Polda Metro Jaya Minta Maaf soal Polemik Deklarasi Sumpah Pemuda di Bundaran HI
조회수 5,071
영상 설명 · 눌러서 펼치기
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Polemik acara deklarasi Sumpah Pemuda di Bundaran HI, Jakarta Pusat pada Kamis (29/10/2026) menuai sorotan tajam dan kritikan publik.
Pasalnya, sejumlah mahasiswa yang datang diketahui massa bayaran yang mengenakan jaket almamater kampus tertentu.
Tak hanya itu, acara ini juga dihadiri oleh beberapa tokoh publik termasuk Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad.
Merespons polemik yang terjadi, Raffi Ahmad kemudian menyampaikan permintaan maafnya.
Melalui video di akun Instagramnya, Minggu (1/11/2026) Raffi Ahmad menjelaskan bahwa kedatangannya dalam acara tersebut memiliki niat tulus tanpa merendahkan atau mencederai semangat perjuangan generasi muda.
Di sisi lain, Raffi Ahmad mengakui bahwa dirinya kurang mencermati mengenai kegiatan tersebut.
Ia pun meminta maaf atas kegaduhan yang sudah terjadi.
Lebih lanjut Raffi mengajak masyarakat untuk tak menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya serta tak melakukan ujaran kebencian.
Sebelumnya, Raffi telah lebih dulu memberikan klarifikasinya melalui sebuah tulisan di Instagram.
Ia menyatakan tak terlibat dalam perencanaan ataupun penyusunan acara serta mengklaim tak mengetahui detail susunan acara maupun pihak yang hadir.
Permintaan maaf dan klarifikasi juga disampaikan oleh selebgram Willie Salim yang ikut dalam acara tersebut.
Melalui unggahan di Instagram, Willie menegaskan dirinya hadir karena undangan dan tak terlibat dalam pengaturan acara.
Selain Raffi Ahmad dan Willie Salim, permintaan maaf juga disampaikan oleh Polda Metro Jaya selaku penyelenggara acara.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto dalam keterangan pada Sabtu (31/10/2026), mengatakan pihaknya memahami beragam tanggapan yang timbul di tengah masyarakat.
Budi pun menyatakan bahwa Polda Metro Jaya menerimanya dengan lapang dada dan menjadikannya sebagai bahan evaluasi.
Adapun acara bertajuk Deklarasi Sumpah Pemuda Mahasiswa Indonesia itu digelar untuk memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-98 di depan Pospol Thamrin, Jakarta Pusat pada Kamis (29/10/2026).
Kegiatan ini kemudian langsung memancing gelombang kritik keras dari warganet di media sosial.
Hal yang jadi sorotan utama adalah keberadaan sejumlah orang yang mengaku sebagai mahasiswa.
Banyak pihak yang meragukan lantaran dalam beberapa video, beberapa peserta terlihat gelagapan dan tak mampu menjelaskan kampus asal mereka.
Belakangan, sejumlah sosok yang jadi sorotan muncul dan memberikan klarifikasinya.
Seperti seorang pria yang mengaku bernama Dino dan mengenakan jaket almamater Universitas Dian Nusantara.
Dalam video yang diunggah Instagram @bem_undira, pria tersebut mengakui bukanlah mahasiswa Undira dan mengikuti deklarasi tersebut karena dibayar.
Pemuda bernama Dino Setiadi ini pun menyampaikan permohonan maaf atas tindakan pencatutan yang dilakukannya tersebut.
Hal serupa juga dilakukan seorang perempuan bernama Sari yang terlihat mengenakan jaket almamater Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI).
Dalam video klarifikasinya, Sari mengaku dirinya mendapat jaket almamater berlogo UBSI dari seorang yang tak dikenalnya.
Sari pun menyadari tindakannya tersebut telah merugikan nama baik kampus.
Sementara itu, akun Instagram @keluargamahasiswautjkt pada Minggu (1/11/2026) juga menampilkan seorang perempuan berjaket UT yang terekam ikut dalam deklarasi tersebut.
Sama seperti Dino dan Sari, perempuan bernama Vrisma Nurhalizah itu mengakui bukanlah mahasiswa dan mengenakan jaket pinjaman.
Vrisma menegaskan kehadirannya dalam acara tersebut karena bayaran.
Pihak mahasiswa UT Jakarta kemudian menyatakan menerima permintaan maaf Vrisma dan meminta masyarakat agar tak melakukan persekusi.
Menurut mereka, Vrisma merupakan korban atas gagalnya pemerintah dalam mengurus negara.
(TribunVideo.com)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Polda Metro Jaya Akhirnya Minta Maaf soal Acara Sumpah Pemuda Dihadiri Raffi Ahmad Tuai Polemik, https://www.tribunnews.com/nasional/7905065/polda-metro-jaya-akhirnya-minta-maaf-soal-acara-sumpah-pemuda-dihadiri-raffi-ahmad-tuai-polemik.
Penulis: Reynas Abdila
Editor: Acos Abdul Qodir
Program: Live Tribunnews Update
Host: Fransisca Mawaski
Editor Video: Anggraini Puspasari
#RaffiAhmad #WillieSalim #DeklarasiSumpahPemuda #MahasiswaBayaran #PoldaMetroJaya #SumpahPemuda2026 #BundaranHI #VrismaNurhalizah #DinoSetiadi
TRIBUN-VIDEO.COM - Polemik acara deklarasi Sumpah Pemuda di Bundaran HI, Jakarta Pusat pada Kamis (29/10/2026) menuai sorotan tajam dan kritikan publik.
Pasalnya, sejumlah mahasiswa yang datang diketahui massa bayaran yang mengenakan jaket almamater kampus tertentu.
Tak hanya itu, acara ini juga dihadiri oleh beberapa tokoh publik termasuk Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad.
Merespons polemik yang terjadi, Raffi Ahmad kemudian menyampaikan permintaan maafnya.
Melalui video di akun Instagramnya, Minggu (1/11/2026) Raffi Ahmad menjelaskan bahwa kedatangannya dalam acara tersebut memiliki niat tulus tanpa merendahkan atau mencederai semangat perjuangan generasi muda.
Di sisi lain, Raffi Ahmad mengakui bahwa dirinya kurang mencermati mengenai kegiatan tersebut.
Ia pun meminta maaf atas kegaduhan yang sudah terjadi.
Lebih lanjut Raffi mengajak masyarakat untuk tak menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya serta tak melakukan ujaran kebencian.
Sebelumnya, Raffi telah lebih dulu memberikan klarifikasinya melalui sebuah tulisan di Instagram.
Ia menyatakan tak terlibat dalam perencanaan ataupun penyusunan acara serta mengklaim tak mengetahui detail susunan acara maupun pihak yang hadir.
Permintaan maaf dan klarifikasi juga disampaikan oleh selebgram Willie Salim yang ikut dalam acara tersebut.
Melalui unggahan di Instagram, Willie menegaskan dirinya hadir karena undangan dan tak terlibat dalam pengaturan acara.
Selain Raffi Ahmad dan Willie Salim, permintaan maaf juga disampaikan oleh Polda Metro Jaya selaku penyelenggara acara.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto dalam keterangan pada Sabtu (31/10/2026), mengatakan pihaknya memahami beragam tanggapan yang timbul di tengah masyarakat.
Budi pun menyatakan bahwa Polda Metro Jaya menerimanya dengan lapang dada dan menjadikannya sebagai bahan evaluasi.
Adapun acara bertajuk Deklarasi Sumpah Pemuda Mahasiswa Indonesia itu digelar untuk memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-98 di depan Pospol Thamrin, Jakarta Pusat pada Kamis (29/10/2026).
Kegiatan ini kemudian langsung memancing gelombang kritik keras dari warganet di media sosial.
Hal yang jadi sorotan utama adalah keberadaan sejumlah orang yang mengaku sebagai mahasiswa.
Banyak pihak yang meragukan lantaran dalam beberapa video, beberapa peserta terlihat gelagapan dan tak mampu menjelaskan kampus asal mereka.
Belakangan, sejumlah sosok yang jadi sorotan muncul dan memberikan klarifikasinya.
Seperti seorang pria yang mengaku bernama Dino dan mengenakan jaket almamater Universitas Dian Nusantara.
Dalam video yang diunggah Instagram @bem_undira, pria tersebut mengakui bukanlah mahasiswa Undira dan mengikuti deklarasi tersebut karena dibayar.
Pemuda bernama Dino Setiadi ini pun menyampaikan permohonan maaf atas tindakan pencatutan yang dilakukannya tersebut.
Hal serupa juga dilakukan seorang perempuan bernama Sari yang terlihat mengenakan jaket almamater Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI).
Dalam video klarifikasinya, Sari mengaku dirinya mendapat jaket almamater berlogo UBSI dari seorang yang tak dikenalnya.
Sari pun menyadari tindakannya tersebut telah merugikan nama baik kampus.
Sementara itu, akun Instagram @keluargamahasiswautjkt pada Minggu (1/11/2026) juga menampilkan seorang perempuan berjaket UT yang terekam ikut dalam deklarasi tersebut.
Sama seperti Dino dan Sari, perempuan bernama Vrisma Nurhalizah itu mengakui bukanlah mahasiswa dan mengenakan jaket pinjaman.
Vrisma menegaskan kehadirannya dalam acara tersebut karena bayaran.
Pihak mahasiswa UT Jakarta kemudian menyatakan menerima permintaan maaf Vrisma dan meminta masyarakat agar tak melakukan persekusi.
Menurut mereka, Vrisma merupakan korban atas gagalnya pemerintah dalam mengurus negara.
(TribunVideo.com)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Polda Metro Jaya Akhirnya Minta Maaf soal Acara Sumpah Pemuda Dihadiri Raffi Ahmad Tuai Polemik, https://www.tribunnews.com/nasional/7905065/polda-metro-jaya-akhirnya-minta-maaf-soal-acara-sumpah-pemuda-dihadiri-raffi-ahmad-tuai-polemik.
Penulis: Reynas Abdila
Editor: Acos Abdul Qodir
Program: Live Tribunnews Update
Host: Fransisca Mawaski
Editor Video: Anggraini Puspasari
#RaffiAhmad #WillieSalim #DeklarasiSumpahPemuda #MahasiswaBayaran #PoldaMetroJaya #SumpahPemuda2026 #BundaranHI #VrismaNurhalizah #DinoSetiadi
Tribunnews 다른 영상
Guntur PDIP: Raffi Ahmad Diboikot meski Sudah Minta Maaf, Mahasiswa Gadungan Kapan Diperiksa?
조회수 1,701
Trump Sindir Hollywood! Dulu Mengkritik, Kini Mendekat Demi Keringanan Pajak dan Insentif Film
조회수 240
Beda Reaksi Penumpang Whoosh Ketemu Prabowo di Stasiun Padalarang vs Halim, Wanita Tas Pink Disorot
조회수 857
RANS Carnival Buka Suara seusai Musisi hingga UMKM Ramai-ramai Mundur dari Acara di Jogja
조회수 1,580
Tirana Memanas, Demonstran Albania Bakar Barikade dan Lempar Batu hingga Polisi Kerahkan Meriam Air
조회수 176
2 Orang Jadi Tersangka Pembakaran Warung Mie Babi Sukoharjo, Pelaku Disebut Eks Napiter
조회수 2,105
Polisi Kembalikan Brankas Uang dan Emas Milik Santri di Sukoharjo, Tak Terkait Kasus Mie Babi
조회수 4,223
🔴LIVE: Polisi Kembalikan Barang Bukti Tak Terkait Kasus Warung Mie Babi Milik Santri di Sukoharjo
조회수 2,033