allsnsrank
ํšŒ์›๊ฐ€์ž…

๐Ÿ”ดKapolres Sukoharjo Dicopot Buntut Kasus Penggeledahan Ponpes, Pigai Turun Tangan Minta Cek Fakta

Tribunnews
๊ตฌ๋…์ž 1,570๋งŒ๋ช…
์กฐํšŒ์ˆ˜ 2,273ํšŒ ยท ์ข‹์•„์š” 34 ยท ์ฐธ์—ฌ์œจ 1.50% ยท 2026-11-02 ๐Ÿ“Š ์ฑ„๋„ ์ •๋ณด ๋ณด๊ธฐ โ–ถ ์œ ํŠœ๋ธŒ

์ง€๊ธˆ ๋ณด๊ณ  ์žˆ๋Š” ์˜์ƒ

๐Ÿ”ดKapolres Sukoharjo Dicopot Buntut Kasus Penggeledahan Ponpes, Pigai Turun Tangan Minta Cek Fakta
์กฐํšŒ์ˆ˜ 2,273
์˜์ƒ ์„ค๋ช… ยท ๋ˆŒ๋Ÿฌ์„œ ํŽผ์น˜๊ธฐ
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru.

TRIBUN-VIDEO.COM - Kapolres Sukoharjo AKBP Andika Dharma Sena dicopot dari jabatannya.

Pencopotan tersebut merupakan buntut kasus penggeledahan di Pondok Pesantren Hamalatul Quran, Sukoharjo, Jawa Tengah.

Selain AKBP Andika, tiga anggota polisi lainnya juga dinonaktifkan.

Kabar tersebut dikonfirmasi oleh Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko pada Senin (2/11/2026).

Ia mengatakan, Divisi Propam Polri telah melakukan pemeriksaan terhadap empat anggota polisi terkait kasus penggeledahan pondok pesantren tersebut.

Mereka di antaranya Kapolres Sukoharjo, Kasat Reserse Iptu AS, Kanit Pidum Ipda FA, dan Kanit PPA Ipda RAP.

"Langkah ini telah dilakukan pemeriksaan dan penonaktifan kepada yang bersangkutan, dan pemeriksaan dilakukan di Propam Mabes Polri," kata Trunoyudo.

Saat ini, pihaknya masih melakukan pendalaman. Proses penegakan hukum juga masih berlangsung.

Diketahui sebelumnya, polisi menggerebek sebuah pondok pesantren di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, pada Selasa (27/10/2026) dini hari.

Penggeledahan tersebut diduga berkaitan dengan penyelidikan kasus pembakaran dan perusakan warung Mie Babi di Kabupaten Sukoharjo.

Kapolres Sukoharjo AKBP Andika Dharma Sena menjelaskan, penggeledahan dilakukan oleh tim gabungan dari Polda Jawa Tengah, Polres Sukoharjo, dan Polres Karanganyar.

Petugas juga meminta keterangan sejumlah orang yang berada di lokasi, baik anak-anak maupun orang dewasa.

Di wilayah Mojolaban, sekitar 15 orang dimintai keterangan dengan status sebagai saksi.

Menteri HAM Natalius Pigai buka suara soal penggeledahan pondok pesantren di Sukoharjo dan Karanganyar, Jawa Tengah.

Pigai menyampaikannya lewat media sosial, Minggu (1/11/2026).

Ia sudah memerintahkan Kanwil HAM Jawa Tengah datang ke lokasi.

Tujuannya, mengecek langsung secara objektif.

โ€œSaya sudah perintahkan Kanwil HAM Jateng untuk datangi dan cek langsung secara objektif ke ponpes dan saya tunggu laporan secepatnya,โ€ kata Pigai di akun media sosialnya pada Minggu (1/11/2026).

Pigai meminta laporan yang lengkap dan komprehensif.

Setelah laporan diterima, ia akan mengambil sikap resmi.

Pigai menghargai pesantren sebagai tempat anak bangsa menimba ilmu.

โ€œPesantren adalah pusat pendidikan sumber daya manusia unggul di negara ini,โ€ ujar Pigai.

Polda Jateng menggeledah pesantren itu pada Selasa, 27 Oktober 2026.

Langkah itu bagian dari pengembangan kasus pembakaran dan perusakan Warung Mi Babi Tepi Sawah di Grogol, Sukoharjo, pada September 2026.

Polisi mengejar terduga pelaku yang masuk daftar pencarian orang.

Polda Jateng menyebut polisi menyita puluhan senjata tajam, busur, dan anak panah.

Polisi juga menyita cairan asam kuat, spiritus, drone, CCTV, dan alat komunikasi.

Pengelola pesantren menyayangkan tindakan aparat.

Menurut mereka, pintu asrama putri didobrak sekitar pukul 03.20 WIB dini hari.

Ada pula laporan bahwa santriwati di bawah umur dibentak dan diminta tiarap oleh aparat.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul BREAKING NEWS: Kapolres Sukoharjo AKBP Andika Dharma Dicopot Buntut Kasus Penggeledahan Pesantren, https://www.tribunnews.com/nasional/7905698/breaking-news-kapolres-sukoharjo-akbp-andika-dharma-dicopot-buntut-kasus-penggeledahan-pesantren.

Program: Hot Topic
Editor Video: Mellinia Pranandari