allsnsrank
회원가입

DPR Bongkar Kejanggalan Barang Hilang, Kalapas Akui Beri Perintah Pindahkan Properti Lapas Cibinong

Tribunnews
구독자 1,570만명
조회수 4,278회 · 좋아요 42 · 참여율 0.98% · 숏폼 · 2026-09-28 📊 채널 정보 보기 ▶ 유튜브

지금 보고 있는 영상

DPR Bongkar Kejanggalan Barang Hilang, Kalapas Akui Beri Perintah Pindahkan Properti Lapas Cibinong
조회수 4,278
영상 설명 · 눌러서 펼치기
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru


TRIBUN-VIDEO.COM - Sejumlah barang di sel mewah yang raib ternyata dipindahkan oleh Kepala Lapas sendiri.

Hal itu terungkap dalam rapat bersama Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi XIII bersama Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas), Senin (28/9/2026).

Sofa, pendingin ruangan, hingga foto di atas meja hilang setelah Ombudsman datang memeriksa.

Anggota Komisi XIII DPR RI, Yanuar Wibowo, mempertanyakan siapa yang memerintahkan pemindahan itu.

"Siapa yang memerintahkan memindahkan itu, Pak Wisnu?" tanyanya.

Kepala Lapas Kelas IIA Cibinong nonaktif Wisnu pun akhirnya mengaku.

"Yang memerintahkan adalah saya," kata Wisnu.

Ia berdalih barang-barang itu bukan milik negara.

"Barang-barang tersebut bukan barang milik negara," ujarnya.

Namun, ia tidak menyebut siapa yang memasukkan barang tersebut.

"Penanggung jawab rumah tersebut adalah kepala seksi Kamtib," kata Wisnu.

Yanuar mengingatkan, Wisnu akan genap tiga tahun menjabat sebagai Kalapas pada Oktober mendatang.

Artinya, Wisnu dinilai tahu persis barang-barang itu masuk.

Wisnu menjawab, "Kami tidak pernah silaturahmi atau masuk ke rumah anggota kami."

Jawaban itu lantas ditolak keras.

"Anda bukan cuma bohongin Pak Menteri. Anda bohongin seluruh rakyat Indonesia, Pak," tegas Yanuar.

Ia juga mempertanyakan alasan AC rusak yang lalu dicopot.

"Di mana pernah ada AC rusak dicopot, Pak? Ya kan diperbaiki, diservis."

"Jangan bikin kebohongan lagi, Pak," ujarnya menutup pertanyaan.

(Tribun-Video.com)

Program: Tribunnews Update
Host: Nurma Aisyah
Editor Video: Tegar Melani
Uploader: Bintang Nur Rahman