Indonesia Hanya Punya 66 Dokter Aritmia, Akses Layanan Paripurna Baru Tersedia di 16 Provinsi
지금 보고 있는 영상
Indonesia Hanya Punya 66 Dokter Aritmia, Akses Layanan Paripurna Baru Tersedia di 16 Provinsi
조회수 911
영상 설명 · 눌러서 펼치기
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Indonesia masih menghadapi keterbatasan tenaga medis untuk menangani gangguan irama jantung atau aritmia.
Ketua Indonesian Heart Rhythm Society atau InaHRS, dr. Erika Maharani, Sp.JP(K), menyebut Indonesia saat ini hanya memiliki 66 dokter aritmia untuk melayani seluruh penduduk Indonesia.
Keterbatasan tersebut juga berdampak pada akses layanan aritmia yang belum merata. Saat ini, layanan aritmia secara paripurna baru tersedia di 16 provinsi.
Erika menyebut kondisi tersebut menjadi tantangan dalam memastikan masyarakat di berbagai daerah mendapatkan akses deteksi dan penanganan aritmia secara tepat waktu.
Hal itu disampaikan dalam Press Conference World Heart Day bertajuk “Deteksi Dini Aritmia dan Rekomendasi Prosedur untuk Tingkatkan Kualitas Hidup” di Siloam Hospitals TB Simatupang, Jakarta Selatan, Selasa, 29 September 2026.
Indonesia juga disebut termasuk lima negara dengan jumlah dokter aritmia, tindakan ablasi, serta pemasangan alat terkait yang paling rendah di kawasan Asia Pasifik.
Padahal, aritmia, khususnya fibrilasi atrium, berkaitan dengan risiko stroke iskemik sehingga deteksi dini menjadi penting.
InaHRS pun mendorong perluasan skrining serta layanan aritmia agar masyarakat di berbagai daerah dapat memperoleh deteksi dan terapi yang tepat waktu.
(Tribun-Video.com)
Program: Tribunnews Update
Reporter: Aisyah Nursyamsi
Editor Video: Pandu Widarwoko
Uploader: bagus gema praditiya sukirman
TRIBUN-VIDEO.COM - Indonesia masih menghadapi keterbatasan tenaga medis untuk menangani gangguan irama jantung atau aritmia.
Ketua Indonesian Heart Rhythm Society atau InaHRS, dr. Erika Maharani, Sp.JP(K), menyebut Indonesia saat ini hanya memiliki 66 dokter aritmia untuk melayani seluruh penduduk Indonesia.
Keterbatasan tersebut juga berdampak pada akses layanan aritmia yang belum merata. Saat ini, layanan aritmia secara paripurna baru tersedia di 16 provinsi.
Erika menyebut kondisi tersebut menjadi tantangan dalam memastikan masyarakat di berbagai daerah mendapatkan akses deteksi dan penanganan aritmia secara tepat waktu.
Hal itu disampaikan dalam Press Conference World Heart Day bertajuk “Deteksi Dini Aritmia dan Rekomendasi Prosedur untuk Tingkatkan Kualitas Hidup” di Siloam Hospitals TB Simatupang, Jakarta Selatan, Selasa, 29 September 2026.
Indonesia juga disebut termasuk lima negara dengan jumlah dokter aritmia, tindakan ablasi, serta pemasangan alat terkait yang paling rendah di kawasan Asia Pasifik.
Padahal, aritmia, khususnya fibrilasi atrium, berkaitan dengan risiko stroke iskemik sehingga deteksi dini menjadi penting.
InaHRS pun mendorong perluasan skrining serta layanan aritmia agar masyarakat di berbagai daerah dapat memperoleh deteksi dan terapi yang tepat waktu.
(Tribun-Video.com)
Program: Tribunnews Update
Reporter: Aisyah Nursyamsi
Editor Video: Pandu Widarwoko
Uploader: bagus gema praditiya sukirman
Tribunnews 다른 영상
Kemenhaj Terima 189 Pengaduan Haji dan Umrah, 64 Kasus Dilimpahkan ke Bareskrim
조회수 791
Komisi II DPR Kritik Ombudsman: Bekerja Terlalu Jauh, Sampai Mengurusi Persoalan Teknis di Lapas
조회수 9,266
Kasus Korupsi MBG Rugikan Negara Rp 10 Triliun, Dadan Hindayana Cs Segera Sidang di Pengadilan
조회수 4,174
Sejarah Baru! Leo/Daniel Bawa Pulang Emas Ganda Putra Asian Games 2026 Usai Tumbangkan China
조회수 3,217
Soal Temuan Lapas Cibinong, DPR Beri Pesan ke Ombudsman: Jaga Diri Jangan Sampai Kena Santet
조회수 22,381
Praperadilan Silmy Karim Kandas, KPK Kebut Pelimpahan Berkas ke Pengadilan Tipikor
조회수 833
Usut TPPU, KPK Geledah Rumah Wali Kota Nonaktif Madiun Maidi, Anak, hingga Camat
조회수 989
Hakim Pertanyakan Sosok Polisi Komsin Pemegang Uang Titipan Kasus Korupsi Haji
조회수 3,703