Bayi 20 Bulan yang Dibunuh Ayah Tiri di Jaksel Ternyata Alami Kurang Gizi dan Luka Bekas Kekerasan
지금 보고 있는 영상
Bayi 20 Bulan yang Dibunuh Ayah Tiri di Jaksel Ternyata Alami Kurang Gizi dan Luka Bekas Kekerasan
조회수 212
영상 설명 · 눌러서 펼치기
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Bayi 20 bulan yang jadi korban pembunuhan ayah tiri dan ibu kandungnya di Kebayoran Lama, Jakarta Selatan ternyata meninggal dalam keadaan kurang gizi.
Keadaan korban tersebut diketahui dari hasil autopsi yang dilakukan oleh tim forensik Rumah Sakit Polri Kramat Jati.
Ahli Forensik RS Polri, dr. Astri Megaratri Paralebda dalam keterangan di Mapolres Jakarta Selatan, Senin (2/11/2026) mengatakan, pihaknya menemukan korban dalam keadaan gizi yang tak sesuai dengan usianya.
Selain kurang gizi, bocah tersebut juga mengalami sejumlah luka diduga kuat bekas kekerasan.
Luka tersebut ditemukan di bagian kepala, dada, dan perut.
Tak hanya di bagian luar, juga ditemukan cedera pada bagian organ-organ tubuh bagian dalam.
Diduga kuat bayi berinisial SF tersebut mengalami kekerasan berulang.
Sebagai informasi, jasad SF ditemukan terkubur di lahan kosong di Bendungan Hilir, Jakarta Pusat pada Minggu (1/11/2026) oleh polisi.
Temuan jasad SF terjadi seusai polisi mendapat laporan soal kecurigaan warga terhadap perilaku ayah tiri korban, AR (22).
Warga mendengar suara jeritan dan teriakan SF dari dalam bilik toilet umum di seberang Stasiun Kebayoran Lama pada Sabtu (31/10/2026) malam.
Setelah mendapat laporan, polisi kemudian menyisir lokasi dan menemukan ibu korban, J (19) bersama anak sulungnya yang berusia tiga tahun.
Kini AR dan J ditahan di Mapolsek Kebayoran Lama.
AR dijerat dengan sangkaan Pasal 458 ayat (2) KUHP tentang pembunuhan, dan Pasal 76c tentang kekerasan terhadap anak.
Sementara J disangkakan dengan Pasal 270 KUHP tentang upaya menghilangkan jenazah untuk menyembunyikan kematian.
(TribunVideo.com)
Artikel ini telah tayang di TribunJakarta.com dengan judul Hasil Otopsi Bayi 20 Bulan Dihabisi Orangtua di Jaksel: Kurang Gizi hingga Luka di Dada dan Perut, https://jakarta.tribunnews.com/jakarta/445719/hasil-otopsi-bayi-20-bulan-dihabisi-orangtua-di-jaksel-kurang-gizi-hingga-luka-di-dada-dan-perut.
Penulis: Annas Furqon Hakim | Editor: Satrio Sarwo Trengginas
Program: Live Tribunnews Update
Host: Putri Dwi Arrini
Editor Video: Ahmad Shalsa Malkhaponda
Reporter: Annas Furqon Hakim
#viral #medsos #jakarta #pembunuhan #kriminal #bayi #ayahtiri #ibu #jaksel
TRIBUN-VIDEO.COM - Bayi 20 bulan yang jadi korban pembunuhan ayah tiri dan ibu kandungnya di Kebayoran Lama, Jakarta Selatan ternyata meninggal dalam keadaan kurang gizi.
Keadaan korban tersebut diketahui dari hasil autopsi yang dilakukan oleh tim forensik Rumah Sakit Polri Kramat Jati.
Ahli Forensik RS Polri, dr. Astri Megaratri Paralebda dalam keterangan di Mapolres Jakarta Selatan, Senin (2/11/2026) mengatakan, pihaknya menemukan korban dalam keadaan gizi yang tak sesuai dengan usianya.
Selain kurang gizi, bocah tersebut juga mengalami sejumlah luka diduga kuat bekas kekerasan.
Luka tersebut ditemukan di bagian kepala, dada, dan perut.
Tak hanya di bagian luar, juga ditemukan cedera pada bagian organ-organ tubuh bagian dalam.
Diduga kuat bayi berinisial SF tersebut mengalami kekerasan berulang.
Sebagai informasi, jasad SF ditemukan terkubur di lahan kosong di Bendungan Hilir, Jakarta Pusat pada Minggu (1/11/2026) oleh polisi.
Temuan jasad SF terjadi seusai polisi mendapat laporan soal kecurigaan warga terhadap perilaku ayah tiri korban, AR (22).
Warga mendengar suara jeritan dan teriakan SF dari dalam bilik toilet umum di seberang Stasiun Kebayoran Lama pada Sabtu (31/10/2026) malam.
Setelah mendapat laporan, polisi kemudian menyisir lokasi dan menemukan ibu korban, J (19) bersama anak sulungnya yang berusia tiga tahun.
Kini AR dan J ditahan di Mapolsek Kebayoran Lama.
AR dijerat dengan sangkaan Pasal 458 ayat (2) KUHP tentang pembunuhan, dan Pasal 76c tentang kekerasan terhadap anak.
Sementara J disangkakan dengan Pasal 270 KUHP tentang upaya menghilangkan jenazah untuk menyembunyikan kematian.
(TribunVideo.com)
Artikel ini telah tayang di TribunJakarta.com dengan judul Hasil Otopsi Bayi 20 Bulan Dihabisi Orangtua di Jaksel: Kurang Gizi hingga Luka di Dada dan Perut, https://jakarta.tribunnews.com/jakarta/445719/hasil-otopsi-bayi-20-bulan-dihabisi-orangtua-di-jaksel-kurang-gizi-hingga-luka-di-dada-dan-perut.
Penulis: Annas Furqon Hakim | Editor: Satrio Sarwo Trengginas
Program: Live Tribunnews Update
Host: Putri Dwi Arrini
Editor Video: Ahmad Shalsa Malkhaponda
Reporter: Annas Furqon Hakim
#viral #medsos #jakarta #pembunuhan #kriminal #bayi #ayahtiri #ibu #jaksel
Tribunnews 다른 영상
🔴LIVE: Tanggul Krueng Meureudu di Pidie Jaya Jebol, Belasan Desa Diterjang Banjir Lumpur
Bahlil Singgung Sikap Negara Tetangga Saat RI Dilanda Bencana, Singgung Kedaulatan Indonesia
조회수 1
🔴Kapolres Sukoharjo Dicopot Usai Kasus Penggeledahan Ponpes, Pigai Turun Tangan Minta Cek Fakta
Jangan Asal Pilih! Ini Aturan Penggunaan Pasta Gigi Berfluoride untuk Anak
조회수 2
Istri Sah Dwi Bagus Kecewa Dituduh Terlibat Pembunuhan Dini hingga Sakit Hati Diduakan Tersangka
조회수 28
🔴LIVE: RANS Carnival dan Cipungland di Tasikmalaya Batal Digelar, Manajemen Mall: Demi Kondusivitas
Heboh Disebut Kacang Lupa Kulit usai Unfollow Raffi Ahmad, Jerome Poline: Integritas Tak Bisa Dibeli
조회수 30
Anak Selalu Menolak Sikat Gigi? Ini Alasan dan Dampaknya bagi Kesehatan Mulut
조회수 12