[FULL] Listyo Sigit Tersangka Penyadapan Prabowo, Pakar: Bukti Serangan Telak Bagi Presiden
지금 보고 있는 영상
[FULL] Listyo Sigit Tersangka Penyadapan Prabowo, Pakar: Bukti Serangan Telak Bagi Presiden
조회수 5,283
영상 설명 · 눌러서 펼치기
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Direktur Rumah Politik Indonesia, Fernando Emas, menilai kasus dugaan penyadapan terhadap Presiden Prabowo Subianto yang menyeret nama mantan Kapolri Listyo Sigit Prabowo menjadi tamparan bagi pemerintahan Prabowo.
Menurut Fernando, hal tersebut menjadi persoalan serius lantaran sosok yang diduga terlibat dalam penyadapan merupakan orang yang berada di lingkaran dekat Presiden.
Fernando mempertanyakan alasan Listyo Sigit justru diangkat menjadi Kepala Staf Presiden setelah tidak lagi menjabat sebagai Kapolri.
Padahal, berdasarkan informasi yang disampaikan dalam kasus tersebut, dugaan penyadapan disebut telah berlangsung sejak 2025.
Ia pun mempertanyakan kemungkinan adanya kepentingan politik di balik dugaan penyadapan tersebut.
Fernando bahkan melontarkan spekulasi bahwa Listyo Sigit mungkin memiliki ambisi politik tersendiri, termasuk menggantikan Gibran Rakabuming Raka sebagai Wakil Presiden atau maju dalam Pilpres 2029.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa dugaan tersebut masih harus dibuktikan dan tidak boleh langsung dikaitkan dengan kelompok politik tertentu.
Lebih lanjut, Fernando menilai gejolak yang dihadapi Prabowo saat ini bukan semata-mata konflik dengan Presiden ke-7 RI Joko Widodo.
Menurutnya, persoalan yang lebih besar justru merupakan gejolak antara pemerintahan Prabowo dengan masyarakat.
Ia menilai kekecewaan publik muncul akibat sejumlah janji pemerintahan yang belum terealisasi sesuai harapan.
Fernando juga menduga pengungkapan kasus penyadapan tersebut berpotensi mengalihkan perhatian masyarakat dari persoalan-persoalan yang lebih besar.
Ia pun meminta Prabowo mengevaluasi orang-orang di lingkaran kekuasaannya dan melakukan pembenahan kabinet.
Fernando menegaskan, pengangkatan para menteri dan pejabat merupakan hak prerogatif Presiden. Karena itu, apabila terdapat anggota kabinet yang gagal menjalankan tugas atau menyalahgunakan kekuasaan, tanggung jawab politik tetap berada pada Prabowo.
Bahkan, Fernando mengaku ragu Prabowo mampu menuntaskan masa kepemimpinannya hingga 2029 apabila tidak segera memperbaiki pola kepemimpinannya. (Tribun-Video.com)
Program: Tribunnews On Focus
Host: Maria Nanda Ayu Saputri
Editor Video: Ni'amu Shoim Assari Alfani
Uploader: Panji Anggoro Putro
TRIBUN-VIDEO.COM - Direktur Rumah Politik Indonesia, Fernando Emas, menilai kasus dugaan penyadapan terhadap Presiden Prabowo Subianto yang menyeret nama mantan Kapolri Listyo Sigit Prabowo menjadi tamparan bagi pemerintahan Prabowo.
Menurut Fernando, hal tersebut menjadi persoalan serius lantaran sosok yang diduga terlibat dalam penyadapan merupakan orang yang berada di lingkaran dekat Presiden.
Fernando mempertanyakan alasan Listyo Sigit justru diangkat menjadi Kepala Staf Presiden setelah tidak lagi menjabat sebagai Kapolri.
Padahal, berdasarkan informasi yang disampaikan dalam kasus tersebut, dugaan penyadapan disebut telah berlangsung sejak 2025.
Ia pun mempertanyakan kemungkinan adanya kepentingan politik di balik dugaan penyadapan tersebut.
Fernando bahkan melontarkan spekulasi bahwa Listyo Sigit mungkin memiliki ambisi politik tersendiri, termasuk menggantikan Gibran Rakabuming Raka sebagai Wakil Presiden atau maju dalam Pilpres 2029.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa dugaan tersebut masih harus dibuktikan dan tidak boleh langsung dikaitkan dengan kelompok politik tertentu.
Lebih lanjut, Fernando menilai gejolak yang dihadapi Prabowo saat ini bukan semata-mata konflik dengan Presiden ke-7 RI Joko Widodo.
Menurutnya, persoalan yang lebih besar justru merupakan gejolak antara pemerintahan Prabowo dengan masyarakat.
Ia menilai kekecewaan publik muncul akibat sejumlah janji pemerintahan yang belum terealisasi sesuai harapan.
Fernando juga menduga pengungkapan kasus penyadapan tersebut berpotensi mengalihkan perhatian masyarakat dari persoalan-persoalan yang lebih besar.
Ia pun meminta Prabowo mengevaluasi orang-orang di lingkaran kekuasaannya dan melakukan pembenahan kabinet.
Fernando menegaskan, pengangkatan para menteri dan pejabat merupakan hak prerogatif Presiden. Karena itu, apabila terdapat anggota kabinet yang gagal menjalankan tugas atau menyalahgunakan kekuasaan, tanggung jawab politik tetap berada pada Prabowo.
Bahkan, Fernando mengaku ragu Prabowo mampu menuntaskan masa kepemimpinannya hingga 2029 apabila tidak segera memperbaiki pola kepemimpinannya. (Tribun-Video.com)
Program: Tribunnews On Focus
Host: Maria Nanda Ayu Saputri
Editor Video: Ni'amu Shoim Assari Alfani
Uploader: Panji Anggoro Putro
Tribunnews 다른 영상
Guntur Romli PDIP Curiga Ada Pihak yang Perintahkan Penyadapan Prabowo, Singgung Perintah Solo
조회수 35,063
Yusril Respons Dugaan Makar seusai Listyo Jadi Tersangka Penyadapan Prabowo, Bahas Pasal dari Polri
조회수 1,383
Perbandingan Nasib Listyo Sigit saat Masih di Polri vs KSP, Kini Jadi Tersangka Penyadapan Prabowo
조회수 12,679
Malaysia Ikut Siaga seusai 33 Negara Imbau Warganya Siapkan Stok Makanan dan Obat Darurat
조회수 5,775
Kapolri Kembali Mutasi Besar-besaran: 6 Wakapolda dan 5 Kapolres Diganti, Total 264 Perwira Polri
조회수 13,517
Siapa Irjen Ahrie Sonta yang Turut Jadi Tersangka Penyadapan Prabowo?
조회수 26,291
Listyo Sigit dan 2 Jenderal Ditahan di Rutan Polri, Diduga Sadap Presiden Prabowo Sejak 2025
조회수 67,511
Listyo Sigit cs Sadap Presiden Prabowo hingga Media, Yusril Ihza Sebut Motif Masih Didalami
조회수 9,002