allsnsrank
회원가입

Stroke Bisa Mengganggu Kemampuan Bicara? Ini Penjelasannya!

Tribunnews
구독자 1,570만명
조회수 43회 · 좋아요 1 · 2026-10-04 📊 채널 정보 보기 ▶ 유튜브

지금 보고 있는 영상

Stroke Bisa Mengganggu Kemampuan Bicara? Ini Penjelasannya!
조회수 43
영상 설명 · 눌러서 펼치기
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM- Host: Melia Istighfaroh
Mengapa pasien stroke bisa mengalami gangguan bicara atau kesulitan komunikasi padahal sebelumnya kan tidak memiliki masalah?


Narasumber: Angga Pradana, A.MD. TW
Stroke terjadi ketika terdapat gangguan pada aliran darah di otak, yang dapat disebabkan oleh penyumbatan atau perdarahan. Dampaknya terhadap kemampuan komunikasi bergantung pada bagian otak yang mengalami gangguan.
alah satu hal yang perlu diperhatikan adalah apakah bagian otak yang berperan dalam pemrosesan bahasa mengalami dampak akibat stroke.

Ketika bagian otak yang memproses bahasa terdampak, seseorang dapat mengalami kesulitan dalam memahami atau menggunakan bahasa untuk berkomunikasi. Di sisi lain, gangguan juga dapat memengaruhi kemampuan bicara itu sendiri.

Berbicara bukan sekadar mengetahui kata-kata yang ingin disampaikan. Proses ini melibatkan koordinasi berbagai otot yang membantu kita menghasilkan suara dan mengucapkan kata-kata. Ketika sistem yang mengendalikan gerakan otot-otot bicara mengalami gangguan, seseorang dapat mengalami kesulitan menggerakkan organ bicara untuk menghasilkan ucapan yang jelas.

Inilah sebabnya gangguan bahasa dan gangguan bicara perlu dibedakan. Keduanya berkaitan dengan komunikasi, tetapi melibatkan aspek kemampuan yang berbeda. Pada pasien stroke, gangguan bisa terjadi pada kemampuan berbahasa, kemampuan menghasilkan bicara, atau bahkan keduanya sekaligus.

Karena itu, setiap pasien perlu mendapatkan pemeriksaan untuk mengetahui aspek komunikasi mana yang terdampak. Dengan memahami kondisi tersebut, penanganan dapat disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing pasien.
Di sinilah terapi wicara memiliki peran penting dalam membantu pasien yang mengalami gangguan komunikasi setelah stroke. Sebab, memahami kesulitan yang dialami pasien merupakan langkah awal untuk menentukan dukungan dan penanganan yang tepat.