Mojtaba Khamenei Serukan Iran Kurangi Ketergantungan Dolar di Tengah Krisis, Perkuat Ekonomi Lokal
지금 보고 있는 영상
Mojtaba Khamenei Serukan Iran Kurangi Ketergantungan Dolar di Tengah Krisis, Perkuat Ekonomi Lokal
조회수 450
영상 설명 · 눌러서 펼치기
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei kembali menyampaikan pidato di tengah tekanan ekonomi yang semakin berat.
Dalam kesempatan tersebut, ia meminta pemerintah mengurangi ketergantungan terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dan memperkuat produksi dalam negeri.
Seruan itu disampaikan Khamenei dalam pidato yang bertepatan dengan rangkaian Pekan Pemerintah. Ia menilai peningkatan produksi domestik menjadi salah satu kunci untuk menghadapi berbagai persoalan ekonomi yang sedang dialami Iran.
Khamenei meminta pemerintah memberikan perhatian serius terhadap sejumlah masalah, termasuk inflasi, pengangguran, kenaikan harga, serta pengelolaan ekonomi.
Menurutnya, pemerintah perlu mendorong pertumbuhan dengan mengarahkan investasi ke sektor-sektor yang dianggap penting dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Kunci utama untuk menyelesaikan semua masalah ini terletak pada peningkatan ketergantungan pada produksi dalam negeri,” kata Khamenei.
Ia juga menegaskan kebijakan yang dikenal sebagai “ekonomi perlawanan” harus tetap menjadi bagian penting dalam agenda pemerintah Iran.
Pernyataan Khamenei muncul ketika ekonomi Iran menghadapi tekanan berat, terutama akibat melemahnya nilai mata uang nasional, rial.
Ketika rial kehilangan nilai terhadap dolar, harga barang impor maupun produk yang membutuhkan bahan baku dari luar negeri berpotensi meningkat.
Kondisi tersebut kemudian dapat memperbesar tekanan terhadap harga kebutuhan sehari-hari dan mengurangi daya beli masyarakat.
Karena itu, Khamenei mendorong pemerintah mengurangi ketergantungan terhadap mata uang asing dan meningkatkan kemampuan ekonomi domestik.
Ia meminta pemerintah memastikan kebutuhan dasar dan barang khusus tetap tersedia meskipun Iran menghadapi berbagai kendala ekonomi.
Namun, seruan untuk memperkuat produksi lokal bukan berarti Iran harus menghentikan seluruh kegiatan impor.
Menurutnya, impor harus dilakukan secara tepat dan bijaksana sehingga tidak menciptakan ketergantungan berlebihan terhadap negara lain.
Tujuannya adalah membuat perekonomian Iran lebih mampu memenuhi kebutuhan masyarakat dari dalam negeri.
Selain produksi domestik, Khamenei juga menyoroti peran teknologi dan inovasi dalam memperkuat ekonomi Iran.
Ia meminta pemerintah memanfaatkan kemampuan para ilmuwan, tenaga ahli teknologi, dan generasi muda Iran untuk menciptakan terobosan di berbagai sektor.
Beberapa bidang yang menjadi perhatian antara lain pertanian, industri, komunikasi, dan pendidikan.
Menurutnya, berbagai kapasitas yang selama ini belum dimanfaatkan secara maksimal harus diaktifkan untuk mendukung pembangunan ekonomi.
Khamenei juga menyoroti upaya pemerintah dalam menjaga ketersediaan barang dan jasa penting, memperbaiki infrastruktur yang rusak, serta mempertahankan pasokan energi selama masa perang.
Tekanan tersebut membuat pemerintah Iran menghadapi tantangan ganda. Di satu sisi, negara harus mempertahankan aktivitas ekonomi dan memenuhi kebutuhan masyarakat. Di sisi lain, pemerintah harus menghadapi dampak sanksi dan pelemahan nilai mata uang.
Seruan Khamenei untuk mengurangi ketergantungan terhadap dolar pada akhirnya merupakan bagian dari strategi Iran untuk memperkuat ketahanan ekonominya.
Dengan meningkatkan produksi dalam negeri, Iran berharap dapat mengurangi kebutuhan terhadap impor dan membatasi dampak pelemahan rial terhadap masyarakat.
Di tengah tekanan ekonomi dan konflik yang masih berlangsung, pemerintah Iran kini menghadapi pekerjaan besar untuk mengubah seruan tersebut menjadi kebijakan yang menghasilkan dampak nyata.
Khamenei menilai penguatan produksi domestik, pemanfaatan teknologi, keterlibatan tenaga ahli, serta pengurangan ketergantungan terhadap dolar merupakan langkah penting untuk menjaga ketahanan ekonomi Iran.
Bagi Teheran, tantangan ke depan bukan hanya bagaimana menghadapi tekanan dari luar negeri, tetapi juga bagaimana memastikan perekonomian dalam negeri tetap berjalan dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat.
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Mojtaba Khamenei Buka Suara di Tengah Krisis! Iran Diminta Tinggalkan Dolar, Perkuat Ekonomi Lokal, https://www.tribunnews.com/internasional/7875112/mojtaba-khamenei-buka-suara-di-tengah-krisis-iran-diminta-tinggalkan-dolar-perkuat-ekonomi-lokal?page=all&s=paging_new#goog_rewarded.
Penulis: Namira Yunia Lestanti
Editor: Wahyu Gilang Putranto
Program: Tribunnews Update
Editor Video: Anggraini Puspasari
#MojtabaKhamenei #Khamenei #Iran #EkonomiIran #IranAS #AmerikaSerikat #DolarAS #RialIran #EkonomiPerlawanan #ProduksiDalamNegeri #EkonomiLokal #InflasiIran #SanksiIran #EkonomiIran2026 #TekananEkonomi #TeknologiIran #Geopolitik #TimurTengah
TRIBUN-VIDEO.COM - Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei kembali menyampaikan pidato di tengah tekanan ekonomi yang semakin berat.
Dalam kesempatan tersebut, ia meminta pemerintah mengurangi ketergantungan terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dan memperkuat produksi dalam negeri.
Seruan itu disampaikan Khamenei dalam pidato yang bertepatan dengan rangkaian Pekan Pemerintah. Ia menilai peningkatan produksi domestik menjadi salah satu kunci untuk menghadapi berbagai persoalan ekonomi yang sedang dialami Iran.
Khamenei meminta pemerintah memberikan perhatian serius terhadap sejumlah masalah, termasuk inflasi, pengangguran, kenaikan harga, serta pengelolaan ekonomi.
Menurutnya, pemerintah perlu mendorong pertumbuhan dengan mengarahkan investasi ke sektor-sektor yang dianggap penting dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Kunci utama untuk menyelesaikan semua masalah ini terletak pada peningkatan ketergantungan pada produksi dalam negeri,” kata Khamenei.
Ia juga menegaskan kebijakan yang dikenal sebagai “ekonomi perlawanan” harus tetap menjadi bagian penting dalam agenda pemerintah Iran.
Pernyataan Khamenei muncul ketika ekonomi Iran menghadapi tekanan berat, terutama akibat melemahnya nilai mata uang nasional, rial.
Ketika rial kehilangan nilai terhadap dolar, harga barang impor maupun produk yang membutuhkan bahan baku dari luar negeri berpotensi meningkat.
Kondisi tersebut kemudian dapat memperbesar tekanan terhadap harga kebutuhan sehari-hari dan mengurangi daya beli masyarakat.
Karena itu, Khamenei mendorong pemerintah mengurangi ketergantungan terhadap mata uang asing dan meningkatkan kemampuan ekonomi domestik.
Ia meminta pemerintah memastikan kebutuhan dasar dan barang khusus tetap tersedia meskipun Iran menghadapi berbagai kendala ekonomi.
Namun, seruan untuk memperkuat produksi lokal bukan berarti Iran harus menghentikan seluruh kegiatan impor.
Menurutnya, impor harus dilakukan secara tepat dan bijaksana sehingga tidak menciptakan ketergantungan berlebihan terhadap negara lain.
Tujuannya adalah membuat perekonomian Iran lebih mampu memenuhi kebutuhan masyarakat dari dalam negeri.
Selain produksi domestik, Khamenei juga menyoroti peran teknologi dan inovasi dalam memperkuat ekonomi Iran.
Ia meminta pemerintah memanfaatkan kemampuan para ilmuwan, tenaga ahli teknologi, dan generasi muda Iran untuk menciptakan terobosan di berbagai sektor.
Beberapa bidang yang menjadi perhatian antara lain pertanian, industri, komunikasi, dan pendidikan.
Menurutnya, berbagai kapasitas yang selama ini belum dimanfaatkan secara maksimal harus diaktifkan untuk mendukung pembangunan ekonomi.
Khamenei juga menyoroti upaya pemerintah dalam menjaga ketersediaan barang dan jasa penting, memperbaiki infrastruktur yang rusak, serta mempertahankan pasokan energi selama masa perang.
Tekanan tersebut membuat pemerintah Iran menghadapi tantangan ganda. Di satu sisi, negara harus mempertahankan aktivitas ekonomi dan memenuhi kebutuhan masyarakat. Di sisi lain, pemerintah harus menghadapi dampak sanksi dan pelemahan nilai mata uang.
Seruan Khamenei untuk mengurangi ketergantungan terhadap dolar pada akhirnya merupakan bagian dari strategi Iran untuk memperkuat ketahanan ekonominya.
Dengan meningkatkan produksi dalam negeri, Iran berharap dapat mengurangi kebutuhan terhadap impor dan membatasi dampak pelemahan rial terhadap masyarakat.
Di tengah tekanan ekonomi dan konflik yang masih berlangsung, pemerintah Iran kini menghadapi pekerjaan besar untuk mengubah seruan tersebut menjadi kebijakan yang menghasilkan dampak nyata.
Khamenei menilai penguatan produksi domestik, pemanfaatan teknologi, keterlibatan tenaga ahli, serta pengurangan ketergantungan terhadap dolar merupakan langkah penting untuk menjaga ketahanan ekonomi Iran.
Bagi Teheran, tantangan ke depan bukan hanya bagaimana menghadapi tekanan dari luar negeri, tetapi juga bagaimana memastikan perekonomian dalam negeri tetap berjalan dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat.
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Mojtaba Khamenei Buka Suara di Tengah Krisis! Iran Diminta Tinggalkan Dolar, Perkuat Ekonomi Lokal, https://www.tribunnews.com/internasional/7875112/mojtaba-khamenei-buka-suara-di-tengah-krisis-iran-diminta-tinggalkan-dolar-perkuat-ekonomi-lokal?page=all&s=paging_new#goog_rewarded.
Penulis: Namira Yunia Lestanti
Editor: Wahyu Gilang Putranto
Program: Tribunnews Update
Editor Video: Anggraini Puspasari
#MojtabaKhamenei #Khamenei #Iran #EkonomiIran #IranAS #AmerikaSerikat #DolarAS #RialIran #EkonomiPerlawanan #ProduksiDalamNegeri #EkonomiLokal #InflasiIran #SanksiIran #EkonomiIran2026 #TekananEkonomi #TeknologiIran #Geopolitik #TimurTengah
Tribunnews 다른 영상
Selidiki Peristiwa Kudatuli 1996, Komnas HAM Bentuk Tim Ad Hoc Dugaan Pelanggaran HAM Berat
조회수 10
Ledakan Dahsyat Guncang Gudang Amunisi di Kiev, 37 Orang Tewas dan Ratusan Warga Dievakuasi
조회수 434
Jadi Tersangka, Ruben Onsu Diingatkan Kuasa Hukum agar Tak Buat Perjanjian Bisnis Tanpa Pendampingan
조회수 7,175
Edukasi Hubungan Intim: Sebab Hubungan Seksual Tidak Dapat Dijadwalkan
조회수 435
Pezeshkian Ungkap Kesepahaman Baru dengan Oman soal Selat Hormuz, Peringatkan Risiko Salah Langkah
조회수 402
Khamenei Keluarkan Seruan Keras! Iran Harus Kurangi Ketergantungan pada Dolar
조회수 1,807
Posisi Bercinta Pasangan: Penyebab Pria Ejakulasi terlalu Cepat dan Singkat
조회수 2,369
400 Kapal Terjebak! 6 000 Pelaut Terdampar di Teluk akibat Perang Timur Tengah
조회수 452