Momen Haru Pemakaman Ibu & Anak Korban Truk Molen di Bekasi, Sang Suami Peluk Pusara
지금 보고 있는 영상
Momen Haru Pemakaman Ibu & Anak Korban Truk Molen di Bekasi, Sang Suami Peluk Pusara
조회수 2,157
영상 설명 · 눌러서 펼치기
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Suasana haru menyelimuti pemakaman Siti Habibah (47) dan anaknya, Adisa (5), korban meninggal dunia dalam tragedi truk molen yang menabrak kerumunan warga di Jalan Cut Mutia, Bekasi, Rawalumbu, Bekasi, Minggu (1/11/2026) sore.
Tangis keluarga dan kerabat pecah saat jenazah ibu dan anak tersebut diberangkatkan menuju tempat peristirahatan terakhir.
Kepergian keduanya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, terutama sang suami, Dul Alim (48), yang harus kehilangan istri dan anaknya sekaligus.
Berdasarkan pantauan Wartakotalive.com di rumah duka di Jalan Siliwangi Gang Mandor Aleh RT 04 RW 04, Sepanjang Jaya, Rawalumbu, Bekasi, sebelum dimakamkan, jenazah Siti dan Adisa terlebih dahulu disalatkan di Masjid Jami Al Huda. Keduanya disalatkan menggunakan keranda berbeda.
Jenazah Adisa berada di dalam keranda berbalut kain hijau yang dihiasi bunga.
Sementara itu, jenazah sang ibu, Siti Habibah, berada di dalam peti berwarna putih.
Suasana semakin mengharukan ketika keluarga, kerabat, serta para pelayat berkumpul untuk memberikan penghormatan terakhir. Sejumlah guru dan teman-teman sekolah Adiba, kakak Adisa, turut hadir untuk menyampaikan belasungkawa sekaligus memberikan dukungan kepada keluarga yang ditinggalkan.
Mereka berusaha menguatkan Adiba dan anggota keluarga lainnya yang masih diliputi kesedihan.
Sekitar pukul 08.34 WIB, jenazah ibu dan anak tersebut disalatkan. Setelah rangkaian salat jenazah selesai pada pukul 08.47 WIB, keduanya kemudian dibawa menuju tempat pemakaman umum (TPU) keluarga.
Setibanya di pemakaman, prosesi pemakaman dimulai dengan menurunkan jenazah Siti Habibah terlebih dahulu ke liang lahat. Peti putih yang membungkus jenazahnya dikeluarkan sebelum jenazah dikebumikan.
Suasana hening menyelimuti prosesi tersebut. Salah seorang anggota keluarga kemudian mengumandangkan azan di dekat liang lahat sebagai bagian dari prosesi pemakaman.
Tanah merah perlahan menutupi liang lahat Siti. Setelah liang lahat tertutup, bunga-bunga ditaburkan di atas makam oleh Dul Alim, suami sekaligus ayah dari korban.
Namun, kehilangan yang dirasakan Dul Alim belum berhenti di situ. Ia masih harus mengantarkan putri kecilnya, Adisa, ke tempat peristirahatan terakhir.
Jenazah Adisa kemudian diturunkan ke liang lahat. Azan kembali dikumandangkan sebelum liang lahat ditutup dengan tanah.
Bunga-bunga kembali ditaburkan di atas makam bocah berusia lima tahun tersebut.
Setelah seluruh prosesi pemakaman selesai, keluarga dan para pelayat menundukkan kepala untuk berdoa. Mereka menyampaikan salam perpisahan di hadapan dua pusara yang masih dipenuhi tanah merah dan taburan bunga.
Momen paling memilukan terlihat ketika Dul Alim berpamitan dari makam. Langkahnya kemudian terhenti di hadapan pusara sang istri.
Ia menghampiri makam Siti dan menangis tersedu-sedu. Kesedihan seolah tak terbendung setelah kehilangan sosok istri yang selama ini mendampinginya.
Dul Alim kemudian dikuatkan oleh Lala, adik kandungnya yang baru tiba dari Lampung. Lala berusaha menenangkan sang kakak yang masih terpukul atas kepergian istri dan anaknya.
Kesedihan keluarga semakin terasa ketika mereka mendatangi makam Adisa. Kakak perempuan Adisa tak kuasa menahan duka hingga pingsan.
Ia kemudian segera dibawa kembali ke rumah duka untuk mendapatkan pertolongan.
Sementara itu, para pelayat masih tampak memenuhi area pemakaman. Sebagian berdiri di sekitar pusara, sementara lainnya memanjatkan doa untuk Siti dan Adisa. (m27)
Artikel ini telah tayang di Tribunbekasi.com dengan judul Tangis Keluarga Pecah saat Jenazah Ibu dan Anak Korban Kecelakaan Truk Molen Dikebumikan, https://bekasi.tribunnews.com/kota-bekasi/64906/tangis-keluarga-pecah-saat-jenazah-ibu-dan-anak-korban-kecelakaan-truk-molen-dikebumikan?page=2.
Penulis: Yolanda Putri Dewanti | Editor: Joseph Wesly
Program: Live Tribunnews Update
Editor Video: Ahmad Shalsa Malkhaponda
Reporter: Yolanda Putri Dewanti
#viral #medsos #regional #bekasi #kecelakaan #jabodetabek
TRIBUN-VIDEO.COM - Suasana haru menyelimuti pemakaman Siti Habibah (47) dan anaknya, Adisa (5), korban meninggal dunia dalam tragedi truk molen yang menabrak kerumunan warga di Jalan Cut Mutia, Bekasi, Rawalumbu, Bekasi, Minggu (1/11/2026) sore.
Tangis keluarga dan kerabat pecah saat jenazah ibu dan anak tersebut diberangkatkan menuju tempat peristirahatan terakhir.
Kepergian keduanya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, terutama sang suami, Dul Alim (48), yang harus kehilangan istri dan anaknya sekaligus.
Berdasarkan pantauan Wartakotalive.com di rumah duka di Jalan Siliwangi Gang Mandor Aleh RT 04 RW 04, Sepanjang Jaya, Rawalumbu, Bekasi, sebelum dimakamkan, jenazah Siti dan Adisa terlebih dahulu disalatkan di Masjid Jami Al Huda. Keduanya disalatkan menggunakan keranda berbeda.
Jenazah Adisa berada di dalam keranda berbalut kain hijau yang dihiasi bunga.
Sementara itu, jenazah sang ibu, Siti Habibah, berada di dalam peti berwarna putih.
Suasana semakin mengharukan ketika keluarga, kerabat, serta para pelayat berkumpul untuk memberikan penghormatan terakhir. Sejumlah guru dan teman-teman sekolah Adiba, kakak Adisa, turut hadir untuk menyampaikan belasungkawa sekaligus memberikan dukungan kepada keluarga yang ditinggalkan.
Mereka berusaha menguatkan Adiba dan anggota keluarga lainnya yang masih diliputi kesedihan.
Sekitar pukul 08.34 WIB, jenazah ibu dan anak tersebut disalatkan. Setelah rangkaian salat jenazah selesai pada pukul 08.47 WIB, keduanya kemudian dibawa menuju tempat pemakaman umum (TPU) keluarga.
Setibanya di pemakaman, prosesi pemakaman dimulai dengan menurunkan jenazah Siti Habibah terlebih dahulu ke liang lahat. Peti putih yang membungkus jenazahnya dikeluarkan sebelum jenazah dikebumikan.
Suasana hening menyelimuti prosesi tersebut. Salah seorang anggota keluarga kemudian mengumandangkan azan di dekat liang lahat sebagai bagian dari prosesi pemakaman.
Tanah merah perlahan menutupi liang lahat Siti. Setelah liang lahat tertutup, bunga-bunga ditaburkan di atas makam oleh Dul Alim, suami sekaligus ayah dari korban.
Namun, kehilangan yang dirasakan Dul Alim belum berhenti di situ. Ia masih harus mengantarkan putri kecilnya, Adisa, ke tempat peristirahatan terakhir.
Jenazah Adisa kemudian diturunkan ke liang lahat. Azan kembali dikumandangkan sebelum liang lahat ditutup dengan tanah.
Bunga-bunga kembali ditaburkan di atas makam bocah berusia lima tahun tersebut.
Setelah seluruh prosesi pemakaman selesai, keluarga dan para pelayat menundukkan kepala untuk berdoa. Mereka menyampaikan salam perpisahan di hadapan dua pusara yang masih dipenuhi tanah merah dan taburan bunga.
Momen paling memilukan terlihat ketika Dul Alim berpamitan dari makam. Langkahnya kemudian terhenti di hadapan pusara sang istri.
Ia menghampiri makam Siti dan menangis tersedu-sedu. Kesedihan seolah tak terbendung setelah kehilangan sosok istri yang selama ini mendampinginya.
Dul Alim kemudian dikuatkan oleh Lala, adik kandungnya yang baru tiba dari Lampung. Lala berusaha menenangkan sang kakak yang masih terpukul atas kepergian istri dan anaknya.
Kesedihan keluarga semakin terasa ketika mereka mendatangi makam Adisa. Kakak perempuan Adisa tak kuasa menahan duka hingga pingsan.
Ia kemudian segera dibawa kembali ke rumah duka untuk mendapatkan pertolongan.
Sementara itu, para pelayat masih tampak memenuhi area pemakaman. Sebagian berdiri di sekitar pusara, sementara lainnya memanjatkan doa untuk Siti dan Adisa. (m27)
Artikel ini telah tayang di Tribunbekasi.com dengan judul Tangis Keluarga Pecah saat Jenazah Ibu dan Anak Korban Kecelakaan Truk Molen Dikebumikan, https://bekasi.tribunnews.com/kota-bekasi/64906/tangis-keluarga-pecah-saat-jenazah-ibu-dan-anak-korban-kecelakaan-truk-molen-dikebumikan?page=2.
Penulis: Yolanda Putri Dewanti | Editor: Joseph Wesly
Program: Live Tribunnews Update
Editor Video: Ahmad Shalsa Malkhaponda
Reporter: Yolanda Putri Dewanti
#viral #medsos #regional #bekasi #kecelakaan #jabodetabek
Tribunnews 다른 영상
Komnas Perempuan Kecam Sikap Polisi, Santriwati Diduga Diintimidasi saat Ponpes Sukoharjo Digeledah
Ultimatum Subhan Palal: Jika Tidak Pergi dari Istana 60 Hari, Saya akan Minta Gibran Pulang ke Solo
KPK Tegaskan Tak Bisa Cekal Nusron Wahid Bepergian ke Luar Negeri, Akui Terganjal Aturan KUHAP
조회수 3
Singapura Nego Harga Ekspor Listrik Indonesia, Bahlil: Danantara Jangan Mau Dilobi-lobi
조회수 56
Menkeu Suahasil Irit Bicara Ditanya Rencana Pemerintah Pungut Pajak Digital: Menko akan Menerangkan
조회수 206
Ustaz Felix Kecam Keras Aksi Penggerebekan Ponpes di Sukoharjo: Polisi Biadab, Harus Diusut Tuntas!
조회수 820
Denny Indrayana Sebut Pemakzulan Wapres Gibran Tak Jatuhkan Presiden Prabowo karena Beda Rezim
조회수 275
DJP Klarifikasi Pernyataan Hashim Adik Prabowo soal Pajak Digital, Transfer Uang Tak Kena PPN
조회수 1,082