allsnsrank
회원가입

Konsumsi Herbal saat Ibadah Haji, Aman atau Justru Berisiko?

Tribunnews
구독자 1,570만명
조회수 23회 · 좋아요 2 · 2026-11-01 📊 채널 정보 보기 ▶ 유튜브

지금 보고 있는 영상

Konsumsi Herbal saat Ibadah Haji, Aman atau Justru Berisiko?
조회수 23
영상 설명 · 눌러서 펼치기
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM -Menjaga daya tahan tubuh selama menjalankan ibadah haji di Tanah Suci sering kali membuat jemaah tertarik untuk mengonsumsi suplemen atau produk herbal. Namun, apakah penggunaan obat herbal aman dan diperbolehkan secara medis untuk jemaah haji?

Dalam video ini, dokter spesialis membeberkan panduan serta notes (catatan medis penting) mengenai konsumsi herbal selama ibadah haji:

Kondisi Kesehatan Jemaah (Sehat vs Punya Penyakit Bawaan):

Bagi jemaah yang kondisinya sehat dan tanpa riwayat penyakit, konsumsi herbal relatif aman.

Bagi jemaah yang memiliki penyakit bawaan (kronis) atau sedang dalam pengobatan rutin dokter, konsumsi herbal wajib dikonsultasikan terlebih dahulu dengan dokter atau Tim Kesehatan Haji Indonesia (TKHI).

Risiko Interaksi Obat & Aktivasi Toksisitas:

Pencampuran obat herbal tanpa pengawasan medis berisiko menyebabkan interaksi antagonis (menetralkan efek obat dokter) atau bahkan memicu mekanisme toksisitas yang dapat memperparah penyakit yang sedang diderita.

Syarat Mutlak: Wajib Izin BPOM:

Herbal atau jamu yang dibawa ke Tanah Suci harus sudah terdaftar di BPOM untuk menjamin standar keamanan dan kualitasnya. Jamu gendong atau herbal tanpa izin BPOM sangat tidak dianjurkan.

Utamakan Produk Fitofarmaka atau Obat Herbal Terstandar (OHT):

Sangat disarankan memilih produk berkategori Fitofarmaka, yaitu obat herbal yang telah melalui uji pra-klinis dan uji klinis pada manusia sehingga keamanan serta efektivitasnya terbukti secara ilmiah.

Simak penjelasan lengkap dari dokter spesialis untuk memastikan penggunaan herbal yang tepat dan aman demi kelancaran ibadah haji Anda!

Editor Video: Magang Syiwa