Jerman Membara! Demo GenZ Berujung Ricuh & Molotov Dimana-mana, Toko Senjata Dijarah Polisi Diserang
지금 보고 있는 영상
Jerman Membara! Demo GenZ Berujung Ricuh & Molotov Dimana-mana, Toko Senjata Dijarah Polisi Diserang
조회수 878
영상 설명 · 눌러서 펼치기
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Demonstrasi besar-besaran yang dipimpin kelompok pemuda GenZ regelt! di Jerman berujung ricuh pada Sabtu (31/10/2026) malam.
Aksi yang awalnya berlangsung damai berubah menjadi bentrokan di sejumlah kota.
Kerusuhan paling parah terjadi di pusat keuangan Frankfurt.
Sejumlah perusuh bertopeng menyerang polisi menggunakan batu, kembang api, bom molotov, hingga bom bensin.
Polisi kemudian merespons dengan mengerahkan meriam air dan menyemprotkan gas merica.
Dikutip dari AFP, Minggu (1/11/2026), kepolisian melaporkan sejumlah toko mengalami kerusakan setelah jendelanya dipecahkan.
Bom molotov juga dilemparkan ke arah petugas tanggap darurat.
Penjarahan turut terjadi di sejumlah tempat usaha.
Sebuah toko senjata mengalami kerusakan pada bagian jendela dan dijarah.
Polisi berhasil mengamankan dua pucuk senjata serta menangkap satu tersangka di lokasi.
Menurut laporan harian Bild, toko sepatu dan toko parfum juga menjadi sasaran penjarahan.
Akibat kerusuhan tersebut, sebagian besar jalan perbelanjaan utama di Frankfurt ditutup.
Kendaraan polisi dan pasukan antihuru-hara dikerahkan untuk memblokir akses ke kawasan tersebut.
Helikopter polisi juga berpatroli dari udara untuk memantau situasi.
Setidaknya satu anggota kepolisian dilaporkan mengalami luka-luka dan harus mendapat perawatan medis.
Menteri Dalam Negeri Negara Bagian Hesse, Roman Poseck, menyebut sekitar 100 ekstremis sayap kiri diduga menyusup ke demonstrasi di Frankfurt.
Ia juga mengecam keras kerusuhan yang terjadi.
Bentrokan serupa turut pecah di Hamburg dan Cologne.
Di kedua kota tersebut, demonstran dilaporkan menyerang petugas layanan darurat menggunakan kembang api, batu, dan botol.
Sementara di Berlin, polisi melaporkan petugas dilempari telur dan botol dalam aksi protes yang berlangsung pada malam hari.
Adapun di Bonn, seorang polisi mengalami luka ringan setelah berkonfrontasi dengan sekelompok orang.
Demonstrasi Gen Z di Jerman terinspirasi oleh gerakan serupa di Perancis dan Italia.
Massa turun ke jalan untuk menyuarakan berbagai persoalan, mulai dari tingginya biaya hidup, kondisi sekolah yang buruk, hingga pemangkasan anggaran pemerintah.
Mereka juga memprotes peningkatan anggaran militer dan rencana layanan sukarela untuk menambah personel militer.
Kebijakan tersebut dikhawatirkan menjadi langkah awal pemberlakuan kembali wajib militer. (Tribun-Video.com)
https://www.afp.com/es/node/3850511?
Program: Tribunnews Update
Host: Nila Irda
Editor Video: Dedhi Ajib Ramadhani
Uploader: bagus gema praditiya sukirman
#viory
TRIBUN-VIDEO.COM - Demonstrasi besar-besaran yang dipimpin kelompok pemuda GenZ regelt! di Jerman berujung ricuh pada Sabtu (31/10/2026) malam.
Aksi yang awalnya berlangsung damai berubah menjadi bentrokan di sejumlah kota.
Kerusuhan paling parah terjadi di pusat keuangan Frankfurt.
Sejumlah perusuh bertopeng menyerang polisi menggunakan batu, kembang api, bom molotov, hingga bom bensin.
Polisi kemudian merespons dengan mengerahkan meriam air dan menyemprotkan gas merica.
Dikutip dari AFP, Minggu (1/11/2026), kepolisian melaporkan sejumlah toko mengalami kerusakan setelah jendelanya dipecahkan.
Bom molotov juga dilemparkan ke arah petugas tanggap darurat.
Penjarahan turut terjadi di sejumlah tempat usaha.
Sebuah toko senjata mengalami kerusakan pada bagian jendela dan dijarah.
Polisi berhasil mengamankan dua pucuk senjata serta menangkap satu tersangka di lokasi.
Menurut laporan harian Bild, toko sepatu dan toko parfum juga menjadi sasaran penjarahan.
Akibat kerusuhan tersebut, sebagian besar jalan perbelanjaan utama di Frankfurt ditutup.
Kendaraan polisi dan pasukan antihuru-hara dikerahkan untuk memblokir akses ke kawasan tersebut.
Helikopter polisi juga berpatroli dari udara untuk memantau situasi.
Setidaknya satu anggota kepolisian dilaporkan mengalami luka-luka dan harus mendapat perawatan medis.
Menteri Dalam Negeri Negara Bagian Hesse, Roman Poseck, menyebut sekitar 100 ekstremis sayap kiri diduga menyusup ke demonstrasi di Frankfurt.
Ia juga mengecam keras kerusuhan yang terjadi.
Bentrokan serupa turut pecah di Hamburg dan Cologne.
Di kedua kota tersebut, demonstran dilaporkan menyerang petugas layanan darurat menggunakan kembang api, batu, dan botol.
Sementara di Berlin, polisi melaporkan petugas dilempari telur dan botol dalam aksi protes yang berlangsung pada malam hari.
Adapun di Bonn, seorang polisi mengalami luka ringan setelah berkonfrontasi dengan sekelompok orang.
Demonstrasi Gen Z di Jerman terinspirasi oleh gerakan serupa di Perancis dan Italia.
Massa turun ke jalan untuk menyuarakan berbagai persoalan, mulai dari tingginya biaya hidup, kondisi sekolah yang buruk, hingga pemangkasan anggaran pemerintah.
Mereka juga memprotes peningkatan anggaran militer dan rencana layanan sukarela untuk menambah personel militer.
Kebijakan tersebut dikhawatirkan menjadi langkah awal pemberlakuan kembali wajib militer. (Tribun-Video.com)
https://www.afp.com/es/node/3850511?
Program: Tribunnews Update
Host: Nila Irda
Editor Video: Dedhi Ajib Ramadhani
Uploader: bagus gema praditiya sukirman
#viory
Tribunnews 다른 영상
🔴The Recap: Putusan MA Disebut 'Telanjangi' Status Ijazah Gibran, Kubu Wapres Pamer Bukti Pendidikan
3 Tips Penting agar Jemaah Tetap Sehat dan Bugar Selama Ibadah Haji
조회수 28
Konsumsi Herbal saat Ibadah Haji, Aman atau Justru Berisiko?
조회수 23
Besok, Letjen Widi Akan Bacakan Nota Pembelaan Kasus Dugaan Korupsi Lahan BUMD Cilacap
조회수 95
Berat Badan Berlebih Bisa Hambat Ibadah Haji? Ini Penjelasan Dokter
조회수 20
Klarifikasi Kapolresta Sleman soal Pesan Berantai Cari Massa Bayaran ke Rans Carnival yang Diboikot
조회수 4,366
Berapa Liter Air Putih yang Dibutuhkan Orang Dewasa Sehari? Ini Penjelasan Dokter!
조회수 40
Persiapan Fisik Sebelum Haji, Ini Latihan yang Tepat untuk Jemaah Lansia dan Muda
조회수 68